Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Kontroversi Promosi Doktor Bahlil Lahadalia, Teguh Dartanto: Jernihkan Perspektif, Jangan Terjebak Kebencian

Kontroversi Promosi Doktor Bahlil Lahadalia, Teguh Dartanto: Jernihkan Perspektif, Jangan Terjebak Kebencian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Promosi doktor Menteri Investasi Bahlil Lahadalia di Universitas Indonesia (UI) menimbulkan kegaduhan luar biasa di kalangan masyarakat. Banyak pihak meragukan proses akademik yang ditempuh Bahlil, khususnya terkait kualitas disertasi dan durasi studi yang relatif singkat. Menanggapi hal ini, Dr. Teguh Dartanto, co-promotor Bahlil, memberikan klarifikasi mengenai polemik yang terjadi dan memaparkan fakta yang jarang diketahui publik.

“Ketidaksukaan terhadap sosok Bahlil membuat kita lupa adab dan logika, sehingga dengan mudah menghakimi Universitas Indonesia serta orang-orang yang terlibat dalam proses doktor Bahlil,” ujar Teguh Dartanto (TD), yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI pada Radiant Voice, Minggu (20/10/2024).

Teguh mengaku memilih untuk diam pada hari-hari awal kehebohan tersebut, karena ia menganggap perdebatan terkait kualitas disertasi dan kewajaran waktu tempuh studi memang merupakan hal yang bisa diperdebatkan. Namun, ia akhirnya merasa perlu untuk meluruskan berbagai tudingan yang muncul di media sosial dan ruang publik.

Salah satu kritik yang paling banyak disorot adalah mengenai dugaan plagiarisme dan ketidakwajaran masa studi Bahlil yang hanya empat semester. Menurut Teguh, tuduhan ini didasarkan pada asumsi-asumsi yang keliru dan informasi yang tidak akurat. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Rektor UI, masa studi doktoral memang bisa ditempuh minimal dalam empat semester, dan Bahlil memenuhi syarat tersebut.

“Bahlil lulus program Magister Ilmu Ekonomi di Universitas Cenderawasih pada 2009. Saya sudah melihat ijazahnya yang terdaftar di sistem SKSG UI,” tambahnya, merujuk pada verifikasi administrasi yang dilakukan sebelum Bahlil diterima di program doktor UI.

Selain itu, Teguh menjelaskan bahwa motivasi Bahlil untuk melanjutkan studi doktoral sangat relevan dengan pekerjaannya sebagai Menteri Investasi, khususnya terkait kebijakan hilirisasi nikel yang sedang dijalankan oleh pemerintah. “Bahlil ingin tahu apakah kebijakan tersebut secara akademik benar dan apa yang bisa diperbaiki. Ini adalah penelitian yang memiliki dampak langsung terhadap kebijakan publik,” ujar Teguh.

Dalam penjelasannya, Teguh juga membantah tudingan bahwa dirinya memiliki konflik kepentingan karena pernah bekerja sama dengan Kementerian Investasi.

“Saya bukan staf ahli atau staf khusus, melainkan narasumber yang diundang untuk memberikan saran terkait ekonomi dan investasi,” tegasnya.

Teguh memaparkan proses panjang yang harus dilalui Bahlil, mulai dari diskusi metodologi hingga pengumpulan data di lapangan. Menurutnya, Bahlil secara langsung terjun ke lokasi penelitian di Morowali dan Weda Bay, dua kawasan penting dalam kebijakan hilirisasi nikel. Selain itu, Bahlil juga melakukan wawancara dengan pakar kebijakan industrialisasi dari berbagai negara seperti Ha-Joon Chang (SOAS University of London), Justin Lin (Peking University), dan Dani Rodrik (Harvard University).

“Turun ke lapangan memberikan perspektif yang lebih luas bagi Bahlil, terutama terkait dampak negatif hilirisasi di bidang sosial, kesehatan, dan lingkungan. Ini adalah penelitian yang berusaha melihat kebijakan dari berbagai sudut pandang, bukan hanya dari kacamata ekonomi,” jelas Teguh.

Polemik terkait publikasi jurnal juga tidak lepas dari perhatian publik. Beberapa jurnal yang dikirim oleh Bahlil dinyatakan sebagai jurnal predator atau discontinued. Teguh mengakui bahwa hal ini terjadi karena ketidaktahuan, namun ia menegaskan bahwa masalah tersebut sudah diselesaikan sejak awal tahun 2024.

“Bahlil tidak menggunakan jurnal-jurnal tersebut sebagai syarat kelulusan. Ia harus mencari jurnal lain yang memenuhi syarat internasional dan nasional,” ujar Teguh.

Dalam kaitannya dengan dugaan plagiarisme, Teguh menepis keras tuduhan tersebut. “Turnitin menunjukkan kemiripan disertasi Bahlil hanya 4% hingga 8%. Kesalahan fatal terjadi ketika pengecekan plagiarisme dilakukan dengan sistem yang memasukkan dokumen yang sama, sehingga muncul angka 95%,” jelas Teguh.

Ia juga menekankan bahwa komposisi tim promotor Bahlil, yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu, memastikan kualitas disertasi yang sesuai dengan standar akademik.

“Prof. Didik Rachbini dari Universitas Paramadina, Prof. Arif Satria dari IPB University, dan Prof. Kozuke Mizuno dari Kyoto University adalah penguji eksternal yang kredibel dan tidak bisa dibeli untuk meluluskan disertasi sembarangan,” kata Teguh.

Menutup klarifikasinya, Teguh mengajak masyarakat untuk bersikap objektif dan tidak terjebak dalam kebencian. Ia mengutip QS Al-Ma’idah ayat 8, “Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum membuatmu berlaku tidak adil.”

“Semoga dengan penjelasan ini, kita semua bisa melihat permasalahan secara lebih jernih, tidak tercampur oleh prasangka dan hoaks,” tutupnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi

    Iran Tegaskan Tak Butuh Mediasi Akhiri Perang Israel

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa konflik bersenjata antara Iran dan Israel tidak membutuhkan mediasi dari pihak manapun. Menurutnya, selama agresi militer oleh Israel terus berlangsung, Iran akan terus membalas sebagai bentuk aksi bela diri. “Perang ini tidak memerlukan mediasi. Situasinya sangat jelas: selama agresi dari rezim zionis berlangsung, […]

  • Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi

    Adde Rosi : Lindungi Alam Demi Pendidikan Berkualitas di Papua

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah tegas dan konstitusional Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang resmi mencabut empat Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Menurutnya, pencabutan ini bukan sekadar reformasi tata kelola pertambangan, melainkan juga wujud kehadiran […]

  • Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syaiful Huda

    BMKG Deteksi Bibit Siklon, DPR Minta Waspada

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap kemunculan bibit siklon tropis 93S di wilayah timur Indonesia yang berpotensi memicu cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syaiful Huda, meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan peringatan dini dari BMKG. […]

  • Terminal Petikemas Surabaya

    Arus Peti Kemas TPS Naik 10,35% Hingga September 2024

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) melaporkan peningkatan arus peti kemas sebesar 10,35% dalam periode Januari hingga September 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Total arus peti kemas yang tercatat pada bulan September 2024 mencapai 1.167.043 TEUs, meningkat dari 1.057.586 TEUs pada periode yang sama tahun 2023. Kenaikan ini terutama didorong oleh arus peti […]

  • Jurnalis Al Jazeera, Anas Al -Sharif ketika melaporkan kondisi Gaza sebelum akhirnya dibunuh oleh Israel

    Greenpress Kecam Israel Atas Pembunuhan Dua Jurnalis di Gaza

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Serangan udara Israel di Gaza kembali menuai kecaman internasional. Greenpress Indonesia secara lantang mengutuk pembunuhan dua jurnalis Al Jazeera, Anas Al-Sharif dan Mohammed Quraiqa, yang tewas saat meliput di depan Rumah Sakit Al-Shifa, Gaza, pada 10 Agustus 2025. Selain keduanya, dua juru kamera di antaranya Ibrahim Zaher dan Moamen Aliwa, serta seorang […]

  • Wakil Ketua DPR RI yang juga Politisi Partai Golkar, Adies Kadir, saat sesi wawancara bersama awak media seusai diskusi publik bertajuk "Quo Vadis Pemilu Indonesia? di DPP Partai Golkar, Kamis (24/7).

    Golkar Kaji Inkonsistensi Putusan MK soal Pemilu Serentak

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI sekaligus politisi Partai Golkar, Adies Kadir, menyoroti adanya inkonsistensi dalam putusan-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelaksanaan pemilu serentak. Hal itu ia sampaikan dalam keterangan pers usai menghadiri Diskusi Publik bertema “Quo Vadis Pemilu Indonesia? Dampak Putusan MK No.135/PUU-XXII/2024 terhadap Pemilu Serentak 2024” di kantor DPP Partai Golkar, Kamis […]

expand_less