Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kekosongan Kekuasaan Kartel Sinaloa Melumpuhkan Culiacan

Kekosongan Kekuasaan Kartel Sinaloa Melumpuhkan Culiacan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CULIACAN MEKSIKO, CUPLIKAN.CO.ID – Setelah penangkapan Ismael Zambada Garcia alias El Mayo, kekosongan kekuasaan dalam kartel Sinaloa menimbulkan dampak serius bagi kehidupan di kota Culiacan. Kekacauan yang terjadi menyebabkan banyak bisnis tutup lebih awal dan warga ketakutan untuk keluar rumah.

“Kami hanya menerima 15 persen dari pelanggan kami. Orang-orang takut untuk keluar karena mereka tahu risikonya,” kata Jacobo Quintero, pemilik restoran seafood di pusat kota Culiacan sebagaimana dilansir Aljazeera.

Kekacauan ini bermula pada 25 Juli, ketika El Mayo ditangkap dalam sebuah operasi yang diduga melibatkan anak El Chapo, Joaquin Guzman Lopez. Dalam surat yang ditulis El Mayo, dia mengklaim bahwa Guzman Lopez telah menjebaknya dan menyerahkannya kepada otoritas Amerika Serikat.

Pengkhianatan ini menyebabkan ketegangan di dalam kartel. El Mayo Flaco, anak El Mayo, mulai merencanakan pembalasan terhadap faksi Los Chapitos. Pada 9 September, pertempuran pertama pecah antara kedua faksi tersebut, menyebabkan kekerasan yang meluas.

“Kota ini sepi setelah jam empat sore, karena sebagian besar bisnis tutup lebih awal. Tak ada transportasi umum setelah gelap,” kata Quintero. “Kami semua hanya berusaha bertahan,”imbuhnya

Lebih dari 3.000 polisi federal dan tentara dikerahkan untuk mengamankan kota, namun kehadiran mereka tidak cukup menghentikan kekerasan. Menurut Ayala, aparat keamanan tidak memiliki strategi yang jelas untuk mengatasi situasi ini.

“Pasukan federal harusnya mengambil tindakan lebih tegas. Mereka tahu di mana kelompok kriminal berada, tetapi mereka tidak berani bergerak,” ujar Ayala pada Aljazeera.

Selain kekacauan ekonomi, kekerasan ini juga membawa dampak lain: peningkatan jumlah orang hilang. Isabel Cruz, pendiri kelompok pencarian Warrior Bloodhounds, menyebutkan bahwa sejak kekerasan pecah, jumlah orang hilang melonjak tajam.

“Kami menerima banyak telepon dari keluarga yang putus asa mencari orang yang hilang. Jumlah mereka yang hilang bahkan melebihi korban tewas,” kata Cruz.

Meskipun menerima ancaman agar berhenti mempublikasikan informasi tentang orang hilang, Cruz menegaskan, “Ini hanya ancaman lain di antara banyak ancaman yang saya terima, tapi kami tidak akan berhenti.” (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kendaraan taktis Brimob jenis barracuda saat melindas seorang driver ojek online dan melukai satu orang lainnya.

    PB HMI Desak Kapolri Mundur Usai Insiden Brutal Polisi Lindas Ojol

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengecam keras tindakan brutal aparat kepolisian dalam penanganan aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis (28/8/2025). Insiden tabrak lari menggunakan kendaraan taktis Brimob jenis barracuda menewaskan seorang driver ojek online dan melukai satu orang lainnya. Ratusan massa aksi juga ditangkap secara sewenang-wenang oleh aparat. Ketua Bidang […]

  • Kepala BPOM, dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D., dan Presiden Joko Widodo.

    BPOM Fokus Menurunkan Harga Obat dan Mempercepat Regulasi Farmasi

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di bawah kepemimpinan dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D. menghadapi tantangan besar terkait tingginya harga obat di Indonesia. Dalam wawancara bersama Radiant Voice, Taruna menjelaskan bahwa beberapa obat esensial seperti insulin dan obat antiinflamasi di Indonesia harganya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia […]

  • Suasana diklat singkat Pecalang pada Selasa (29/8/2023) Sumber foto : Bali Post.

    Diusir Pecalang! Markas GRIB Jaya Tabanan Ditutup Total

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TABANAN, CUPLIKAN.CO.ID – Ketegangan sempat mewarnai Desa Adat Sanggulan, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, usai sebuah organisasi masyarakat, GRIB Jaya, kedapatan melakukan aktivitas tanpa izin. Dipimpin langsung oleh pecalang dan otoritas desa, kegiatan ormas itu akhirnya dihentikan secara permanen. Pihak desa adat menganggap GRIB Jaya telah melanggar norma dan aturan lokal karena tidak memberi pemberitahuan atas […]

  • Pramono Tegaskan Sekolah Tak Boleh Jadi Tempat Penyimpanan Senjata

    Pramono Tegaskan Sekolah Tak Boleh Jadi Tempat Penyimpanan Senjata

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan keterkejutannya atas temuan 995 pucuk senjata dan narkoba di sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ia menegaskan bahwa lingkungan pendidikan tidak seharusnya menjadi tempat penyimpanan senjata api. “Ini sangat tidak boleh terjadi. Di dunia pendidikan, hal seperti ini tidak boleh terjadi,” tegas Pramono, Jumat […]

  • Voicers Chamad Hojin

    Aksi Massa & Krisis Komunikasi Para Pejabat Publik Kita

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Oleh : Chamad Hojin* Aksi massa beberapa minggu terakhir yang terjadi di Pati, Bone, dan Gedung DPR dipicu oleh pernyataan para pejabat yang dinilai arogan, sombong, sinis dan cenderung menantang rakyat. Para pejabat menggunakan standar ukuran orang lain atau masyarakat dengan ukuran dan standar dirinya sendiri. Akibatnya apa yang diucapkan mendapat reaksi dan tanggapan yang […]

  • Persib Bandung Terancam Gagal Datangkan Ronald Koeman Jr., Real Valladolid Ikut Memburu

    Persib Bandung Terancam Gagal Datangkan Ronald Koeman Jr., Real Valladolid Ikut Memburu

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Bandung, editoria.co.id – Rencana Persib Bandung untuk merekrut penjaga gawang asal Belanda, Ronald Koeman Jr., menghadapi tantangan serius. Klub asal Spanyol, Real Valladolid, dikabarkan ikut masuk dalam perburuan kiper Telstar tersebut dan berpotensi menggagalkan langkah Maung Bandung pada bursa transfer musim ini. Nama Ronald Koeman Jr. memang sudah beberapa waktu terakhir dikaitkan dengan Persib Bandung. […]

expand_less