Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » Menteri Agraria: Integrasi Data dan Percepatan Layanan Persempit Celah Mafia Tanah

Menteri Agraria: Integrasi Data dan Percepatan Layanan Persempit Celah Mafia Tanah

  • account_circle MA
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menilai percepatan layanan pertanahan yang didukung integrasi data dapat menjadi langkah strategis untuk mempersempit ruang gerak mafia tanah.

Nusron mengatakan, sistem pertanahan yang memiliki data akurat, terintegrasi, serta didukung teknologi informasi yang memadai akan membuat proses pelayanan menjadi lebih transparan dan sulit dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan secara ilegal.

“Kalau datanya proper, datanya bagus, kemudian integrasi datanya, IT-nya lengkap, saya kira percepatan pelayanan ini justru malah menutup ruang geraknya mafia,” kata Nusron di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, salah satu celah yang kerap dimanfaatkan mafia tanah adalah ketidaksesuaian atau perbedaan data pertanahan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kondisi tersebut dapat menimbulkan ruang bagi pihak tertentu untuk memanipulasi informasi maupun menawarkan jasa kepada masyarakat.

Ia mencontohkan perbedaan antara Nomor Induk Bidang (NIB), Nomor Objek Pajak (NOP), data pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan data pertanahan. Ketidaksinkronan antardata tersebut, kata Nusron, berpotensi dimanfaatkan oleh mafia tanah.

“Contohnya, perbedaan data antara NIB, Nomor Induk Bidang, dengan NOP, dengan data di Bapenda berbeda dengan data pertanahan, di situ pasti ada (celah), mafia akan masuk,” ujarnya.

Selain persoalan integrasi data, Nusron menyoroti lamanya proses pelayanan pertanahan sebagai salah satu faktor yang dapat membuka peluang bagi mafia tanah. Menurut dia, proses yang berbelit dan tidak transparan dapat dimanfaatkan oleh oknum untuk menawarkan jalan pintas kepada masyarakat.

“Kalau pelayanannya lama, diulur-ulur, itu pasti mafia akan masuk,” katanya.

Nusron menjelaskan, modus yang digunakan antara lain dengan membuat pemohon merasa khawatir bahwa proses pengurusan hak atas tanah tidak akan selesai tanpa bantuan pihak tertentu. Oknum tersebut kemudian menawarkan jasa dengan meminta sejumlah uang.

“Menakut-nakuti kepada pemohon atau kepada rakyat. ‘Kamu kalau nggak ada saya, ini nggak saya bantu, nggak mungkin jadi ini. Ini kamu harus kasih uang saya sekian.’ Itu kan kelakuannya biasanya begitu kan?” ujar Nusron.

Oleh karena itu, Nusron menegaskan bahwa pemberantasan mafia tanah tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum terhadap pelaku. Upaya tersebut harus dibarengi dengan pembenahan sistem pelayanan, transparansi proses, integrasi data, serta peningkatan integritas aparatur.

Ia menilai pencegahan melalui perbaikan sistem justru menjadi strategi yang lebih efektif dalam menghilangkan celah yang dapat dimanfaatkan mafia tanah.

“Transparansi, percepatan, dan integrasi data ini justru menutup peluang aksi mafia. Karena yang namanya melawan mafia, yang paling efektif itu tidak sekadar menangkap, tapi yang paling penting adalah memperbaiki sistem sama meningkatkan integritas SDM,” katanya.

Nusron menambahkan, sistem pertanahan yang kuat harus berjalan beriringan dengan sumber daya manusia yang memiliki integritas. Dengan kedua aspek tersebut, peluang terjadinya praktik mafia tanah dapat ditekan secara signifikan.

“Diotak-atik kayak apa pun kalau sistemnya kokoh, mafia tidak akan punya celah,” tutur Nusron.

  • Penulis: MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar

    Delapan Saksi Diperiksa Dugaan Korupsi Chromebook di Kemendikbud

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kejaksaan Agung tengah mendalami dugaan rekayasa kebijakan dalam proyek pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) selama periode 2019–2022. Penyelidikan tidak hanya menyasar proses lelang dan pengadaan, tetapi juga menelusuri indikasi bahwa proses kajian teknis diduga diarahkan untuk menyokong agenda tertentu. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli […]

  • Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarno Putri dan kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.

    Puan dan Prananda Jadi Penopang Kekuatan Internal PDI Perjuangan

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    DENPASAR, CUPLIKAN.CO.ID – Keharmonisan antara Puan Maharani dan Prananda Prabowo dinilai menjadi simbol kekuatan internal PDI Perjuangan. Ketua DPP PDIP Said Abdullah menyebut keduanya tidak hanya dekat secara pribadi, tetapi juga berperan aktif menjaga soliditas partai. “Keduanya memang saudara. Hubungan harmonis itu wajar dan nyata, sekaligus mencerminkan kompaknya PDI Perjuangan,” ujar Said di sela Bimbingan […]

  • Presiden AS, Donald Trump. Sumber foto : Sky News.

    Trump : Fordow Telah Hancur

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memanaskan tensi global dengan membagikan sebuah unggahan di platform Truth Social dari akun intelijen sumber terbuka yang menyatakan bahwa “Fordo is gone” — atau Fordo telah hancur. Pernyataan itu langsung mengguncang jagat diplomasi dunia, mengingat Fordo merupakan fasilitas pengayaan uranium bawah tanah milik Iran yang dikenal […]

  • Bupati Bondowoso Ra Hamid, bersama Pj. Sekda dan Ketua TP PKK Bondowoso, bertemu Konjen RRC.

    Dorong Investasi dan Pariwisata, Bupati Bondowoso Temui Konsul Jenderal RRC

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, terus memperluas jaringan kerja sama internasional demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pada Jumat (14/3/2025), ia melakukan kunjungan kerja ke Konsulat Jenderal Republik Rakyat China (RRC) di Surabaya untuk membahas peluang investasi dan pengembangan sektor pariwisata. Dalam pertemuan tersebut, Ra Hamid—sapaan akrabnya—didampingi oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bondowoso, […]

  • Hercules saat meminta maaf pada Sutiyoso

    Hercules Cium Tangan Sutiyoso, Minta Maaf Tersedu-sedu!

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum DPP GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal, menyambangi kediaman mantan Kepala BIN Jenderal (Purn) Sutiyoso untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Dalam momen yang terekam video, Rabu (28/5/2025), Hercules terlihat memegang dan mencium tangan Sutiyoso sembari menyatakan kesetiaannya sebagai anak asuh sang jenderal. “Saya minta maaf Bapak, kami ini anak Bapak. […]

  • Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago.

    223 Siswa Keracunan Massal! Politikus NasDem: Ini Terparah!

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Kasus keracunan massal yang diduga akibat konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor, Jawa Barat, terus menuai sorotan. Hingga Selasa (13/5/2025), jumlah siswa yang menjadi korban melonjak drastis hingga 223 anak, mencakup pelajar dari tingkat TK hingga SMA. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, menyebut […]

expand_less