Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Sekjen Gerindra Minta Pemerintah Kaji Ulang Pembukaan Ekspor Pasir Laut

Sekjen Gerindra Minta Pemerintah Kaji Ulang Pembukaan Ekspor Pasir Laut

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Keputusan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka kembali ekspor pasir laut setelah lebih dari 20 tahun menimbulkan kontroversi. Langkah ini diatur dalam Permendag 20/2024 dan Permendag 21/2024, yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut. Namun, banyak pihak mendesak agar pemerintah menunda kebijakan ini, termasuk Partai Gerindra.

Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, menyatakan bahwa keputusan ini sebaiknya dikaji lebih dalam sebelum dieksekusi. “Kami mengusulkan agar ekspor pasir laut ini ditunda dulu, karena dampaknya perlu dipertimbangkan secara matang,” ujar Muzani saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (21/9) sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia.

Muzani menegaskan bahwa pemerintah harus meminta masukan dari berbagai pihak sebelum mengambil keputusan yang berisiko.

“Penting bagi pemerintah untuk mendengar pandangan para pakar ekonomi, ekologi, dan lingkungan. Kami khawatir kebijakan ini akan menimbulkan dampak serius terhadap ekologi laut kita di masa depan,” tambahnya.

Ia juga mengakui bahwa ada manfaat ekonomi dari kebijakan ini. Namun, menurutnya, manfaat tersebut tidak boleh mengalahkan potensi kerugian ekologis yang mungkin timbul.

“Dari sisi ekonomi, mungkin ada keuntungan, tetapi kita harus hati-hati menimbang antara manfaat dan dampak buruknya,” lanjut Muzani, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR.

Muzani mengingatkan bahwa kebijakan ekspor pasir laut tidak perlu dilakukan dengan tergesa-gesa. Pemerintah diharapkan melakukan pengecekan ulang terhadap manfaat dan kerugian sebelum memutuskan.

“Jika dampaknya lebih besar daripada keuntungan ekonomis yang diperoleh, maka kebijakan ini akan menjadi beban jangka panjang bagi lingkungan kita,” tuturnya.

Sementara itu, kebijakan pembukaan ekspor pasir laut ini mendapat penjelasan dari Presiden Jokowi. Ia menyatakan bahwa yang diekspor bukanlah pasir laut, melainkan sedimen yang mengganggu alur pelayaran kapal.

“Yang dibuka itu sedimen, bukan pasir. Meskipun bentuknya mirip pasir, itu adalah sedimen yang harus dibersihkan dari alur kapal,” ujar Jokowi di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Selasa (17/9).

Namun, penjelasan ini belum meredakan kekhawatiran banyak pihak. Keputusan untuk membuka kembali ekspor pasir laut setelah dua dekade mendapat penolakan dari berbagai kelompok, termasuk nelayan, aktivis lingkungan, dan sejumlah organisasi non-pemerintah.

Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan di era Jokowi, juga mengkritik kebijakan ini. Ia khawatir pembukaan ekspor pasir laut akan merusak ekosistem laut dan mengancam kehidupan masyarakat pesisir. Penolakan serupa datang dari PDIP, partai pendukung utama pemerintahan Jokowi, yang turut meminta agar kebijakan ini ditinjau ulang.

Kebijakan yang ditandatangani di penghujung masa jabatan Presiden Jokowi ini menimbulkan pertanyaan mengenai urgensi dan dampak jangka panjangnya. Banyak pihak berharap agar pemerintah lebih transparan dalam menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut serta potensi dampak ekologis yang akan ditimbulkan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2024 di Monumen Nasional (Monas), Rabu (20/11/2024).

    Tragedi Sampang Berdarah, Gibran : Jangan Sampai Terulang, Pilkada Damai Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Gibran meminta seluruh pihak untuk belajar dari insiden pembacokan terhadap seorang saksi di Sampang, Jawa Timur, agar tidak ada lagi kekerasan terkait politik. “Jika ada potensi konflik, walau sekecil apa pun, segera selesaikan. Jangan sampai membesar […]

  • Pantai Bias Tugel Bali

    Pantai Bias Tugel, Surga Tersembunyi dengan Pasir Putih dan Laut Biru

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KARANGASEM BALI, CUPLIKAN.CO.ID – Bali, sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di Indonesia, memang memiliki berbagai pantai indah yang memukau wisatawan dari seluruh dunia. Salah satu pantai yang belum banyak diketahui orang, namun menyimpan keindahan luar biasa adalah Pantai Bias Tugel. Terletak di kawasan Karangasem, Bali, pantai ini menawarkan pesona alam yang masih sangat alami […]

  • ISPI Sebut Penjualan Kendaraan Berbahan Bakar Fosil PT Astra Berpotensi Hambat Target Transisi Energi

    ISPI Sebut Penjualan Kendaraan Berbahan Bakar Fosil PT Astra Berpotensi Hambat Target Transisi Energi

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Direktur Riset Indonesian of Social Political Institute (ISPI), Hendi Surya Iskandar, menilai upaya transisi energi menuju penggunaan kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Menurutnya, dominasi penjualan kendaraan berbahan bakar fosil di pasar otomotif nasional menjadi salah satu faktor yang menghambat pencapaian target tersebut. Hendi mengatakan, perusahaan otomotif masih […]

  • Presiden RI Prabowo Subianto

    Ini Pernyataan Lengkap Presiden Prabowo Subianto Terkait Situasi Terkini

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve. Om Swastiastu. Namo Buddhaya Saudara-saudara sekalian, Saya telah mengikuti perkembangan beberapa hari ini, terutama peristiwa tadi malam, di mana terjadi demonstrasi yang mengarah kepada tindakan-tindakan anarkis. Juga ada peristiwa di mana seorang petugas menabrak pengemudi ojek online yang mengakibatkan almarhum Affan […]

  • BPJPH dan BPOM saat merilis produk bersertikasi halal tapi mengandung unsur Porcine (Babi).

    Skandal Label Halal: 7 Produk Bersertifikat Tercemar Babi

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kepercayaan publik terhadap label halal tengah terguncang. Dalam hasil investigasi bersama yang dirilis Senin (21/4/2025), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan mencengangkan: sembilan produk makanan olahan yang beredar di pasaran Indonesia mengandung unsur babi (porcine), tujuh di antaranya justru mengantongi sertifikat halal. Pengujian […]

  • KPK Konfirmasi Nama Raffi Ahmad Muncul dalam Sidang Kasus Suap Impor Bea Cukai

    KPK Konfirmasi Nama Raffi Ahmad Muncul dalam Sidang Kasus Suap Impor Bea Cukai

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, muncul dalam persidangan kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa penyebutan nama Raffi dalam perkara tersebut […]

expand_less