Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Sekjen Gerindra Minta Pemerintah Kaji Ulang Pembukaan Ekspor Pasir Laut

Sekjen Gerindra Minta Pemerintah Kaji Ulang Pembukaan Ekspor Pasir Laut

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Keputusan pemerintah Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka kembali ekspor pasir laut setelah lebih dari 20 tahun menimbulkan kontroversi. Langkah ini diatur dalam Permendag 20/2024 dan Permendag 21/2024, yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut. Namun, banyak pihak mendesak agar pemerintah menunda kebijakan ini, termasuk Partai Gerindra.

Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, menyatakan bahwa keputusan ini sebaiknya dikaji lebih dalam sebelum dieksekusi. “Kami mengusulkan agar ekspor pasir laut ini ditunda dulu, karena dampaknya perlu dipertimbangkan secara matang,” ujar Muzani saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (21/9) sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia.

Muzani menegaskan bahwa pemerintah harus meminta masukan dari berbagai pihak sebelum mengambil keputusan yang berisiko.

“Penting bagi pemerintah untuk mendengar pandangan para pakar ekonomi, ekologi, dan lingkungan. Kami khawatir kebijakan ini akan menimbulkan dampak serius terhadap ekologi laut kita di masa depan,” tambahnya.

Ia juga mengakui bahwa ada manfaat ekonomi dari kebijakan ini. Namun, menurutnya, manfaat tersebut tidak boleh mengalahkan potensi kerugian ekologis yang mungkin timbul.

“Dari sisi ekonomi, mungkin ada keuntungan, tetapi kita harus hati-hati menimbang antara manfaat dan dampak buruknya,” lanjut Muzani, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR.

Muzani mengingatkan bahwa kebijakan ekspor pasir laut tidak perlu dilakukan dengan tergesa-gesa. Pemerintah diharapkan melakukan pengecekan ulang terhadap manfaat dan kerugian sebelum memutuskan.

“Jika dampaknya lebih besar daripada keuntungan ekonomis yang diperoleh, maka kebijakan ini akan menjadi beban jangka panjang bagi lingkungan kita,” tuturnya.

Sementara itu, kebijakan pembukaan ekspor pasir laut ini mendapat penjelasan dari Presiden Jokowi. Ia menyatakan bahwa yang diekspor bukanlah pasir laut, melainkan sedimen yang mengganggu alur pelayaran kapal.

“Yang dibuka itu sedimen, bukan pasir. Meskipun bentuknya mirip pasir, itu adalah sedimen yang harus dibersihkan dari alur kapal,” ujar Jokowi di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Selasa (17/9).

Namun, penjelasan ini belum meredakan kekhawatiran banyak pihak. Keputusan untuk membuka kembali ekspor pasir laut setelah dua dekade mendapat penolakan dari berbagai kelompok, termasuk nelayan, aktivis lingkungan, dan sejumlah organisasi non-pemerintah.

Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan di era Jokowi, juga mengkritik kebijakan ini. Ia khawatir pembukaan ekspor pasir laut akan merusak ekosistem laut dan mengancam kehidupan masyarakat pesisir. Penolakan serupa datang dari PDIP, partai pendukung utama pemerintahan Jokowi, yang turut meminta agar kebijakan ini ditinjau ulang.

Kebijakan yang ditandatangani di penghujung masa jabatan Presiden Jokowi ini menimbulkan pertanyaan mengenai urgensi dan dampak jangka panjangnya. Banyak pihak berharap agar pemerintah lebih transparan dalam menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut serta potensi dampak ekologis yang akan ditimbulkan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba (kiri) duduk bersama di ruang kerja Presiden saat kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2025)/Foto: ANTARA.

    Prabowo Ajak Jepang Perkuat Kerja Sama Hilirisasi SDA di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengundang Jepang untuk terlibat dalam program hilirisasi sumber daya alam (SDA) Indonesia. Tawaran ini disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (11/1/2025). “Program hilirisasi kami sangat terbuka untuk industri Jepang berpartisipasi di semua sektor sumber daya alam,” ujar Prabowo. Hilirisasi menjadi […]

  • DPP PDI Perjuangan menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni di Halaman Masjid At Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (1/6/2025). Sumber foto : Instagram @pdiperjuangan

    PDIP Rayakan Bulan Bung Karno, Soekarno Run Siap Digelar!

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – PDI Perjuangan memeriahkan Bulan Bung Karno dengan berbagai rangkaian acara budaya dan sosial, termasuk pertunjukan wayang kulit hingga kegiatan olahraga bertajuk Soekarno Run. Kegiatan ini digelar sepanjang Juni 2025 sebagai bentuk penghormatan terhadap Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno. Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menyebut bulan Juni istimewa karena memuat dua momentum […]

  • Cindy Monica, Anggota Komisi IV DPR RI

    Cindy Monica Perjuangkan Aspirasi Petani Pariaman ke Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PARIAMAN, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Cindy Monica terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi petani di daerah. Melalui kerja sama dengan Kementerian Pertanian, ia menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 18 kelompok tani di Kota Pariaman, Sumatra Barat. Penyerahan yang berlangsung di Aula Balai Kota Pariaman pada Selasa (28/10/2025) ini merupakan […]

  • Menteri Wihaji saat menyampaikan sambutan dalam acara peringatan 40 hari meninggalnya Kholis Malik (Politisi Partai Golkar) di Cakung Jakarta pada Jum'at (27/12/2024)

    Menteri Wihaji Kenang Kholis Malik Sebagai Mentor dan Sahabat Sejati

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam peringatan 40 hari wafatnya Kholis Malik, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, menyampaikan kenangan dan penghormatan mendalam terhadap almarhum. Acara berlangsung di Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat (27/12/2024), dan dihadiri keluarga besar serta kolega almarhum. Wihaji memulai sambutannya dengan mengakui bahwa dirinya adalah bagian dari anak didik Kholis […]

  • Ilustrasi Bantuan Dana Parpol.

    PDIP Terima Bantuan Keuangan Terbesar dari Pemerintah, Ini Rincian Partai Lainnya

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Dalam Negeri resmi menggelontorkan bantuan keuangan kepada partai politik yang berhasil meraih kursi di DPR RI hasil Pemilu 2024. Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.9.1-068 Tahun 2025, total dana yang disalurkan mencapai Rp134,4 miliar untuk seluruh partai penerima. PDI Perjuangan (PDIP) menjadi partai yang menerima bantuan paling besar, yakni Rp25,38 […]

  • Kasus Pandji dan Ujian Awal KUHP KUHAP Baru: Menjaga Kritik, Menegakkan Keadilan

    Kasus Pandji dan Ujian Awal KUHP KUHAP Baru: Menjaga Kritik, Menegakkan Keadilan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BOGOR, BERITANEGERI.ID – Kegaduhan hukum yang melingkupi pelaporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono atas materi stand‑up comedy berjudul Mens Rea bukan sekadar sensasi media. Insiden ini seolah menjadi fenomena luar biasa yang memantulkan tiga persoalan besar, pertama, kebebasan berekspresi di ruang digital, Kedua, peran hukum pidana baru, dan ketiga, kedewasaan negara hukum dalam merespons kritik. Bukan […]

expand_less