Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » David Reeve Bongkar Asal-Usul Golkar Bermula dari Sukarno

David Reeve Bongkar Asal-Usul Golkar Bermula dari Sukarno

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Penulis buku “Golkar, Sejarah yang Hilang: Akar Pemikiran dan Dinamika”, David Reeve, memaparkan evolusi panjang Golkar dalam acara Ngopi dan Diskusi Buku yang digelar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (08/12). Dalam penjelasannya, Reeve menguraikan konteks politik Indonesia sejak Pemilu 1955 hingga kemenangan besar Golkar pada Pemilu 1971 yang menjadi titik awal penelitiannya.

Reeve mengingatkan bahwa Pemilu 1955 diikuti sekitar 80 partai, dengan empat besar — PNI, PKI, Masyumi, dan NU — namun tak satu pun meraih mayoritas. Kondisi itu berlanjut sepanjang Demokrasi Terpimpin tanpa adanya pemilu, hingga Orde Baru berusaha memperoleh legitimasi dengan menyelenggarakan Pemilu 1971.

“Hasil Pemilu 1971 sangat mengagetkan. Jika pada 1955 tidak ada partai yang melebihi 23 persen suara, pada 1971 Golkar justru menang telak 62,8 persen,” ujar Reeve. Ia menyebut kemenangan tersebut menjadi ciri dominan politik Orde Baru selama lebih dari tiga dekade.

Reeve menceritakan pengalamannya sebagai diplomat yang kemudian memilih jalur akademik, mengambil studi doktoral di Universitas Sydney, sekaligus mencari topik riset yang benar-benar orisinal. “Saat itu hampir tidak ada yang tahu apa-apa tentang Golkar. Ada banyak buku tentang PNI, Masyumi, PKI, hingga NU. Tapi tentang Golkar—tidak ada,” katanya.

Rasa ingin tahu itu membawa Reeve pada penelitian mendalam mengenai asal-usul Golkar. Ia menelusuri klaim resmi yang menyebutkan bahwa Golkar lahir pada 1964, lalu melihat bahwa pada tahun tersebut sebenarnya sudah ada banyak organisasi fungsional. Golkar kemudian berperan menyatukan berbagai organisasi itu untuk menghadapi menguatnya Front Nasional.

Yang paling mengejutkan bagi Reeve adalah temuan bahwa gagasan awal pembentukan golongan karya justru muncul dari Presiden Sukarno. “Saya kaget. Selama ini dianggap bahwa Golkar adalah ciptaan tentara. Itu benar dalam satu aspek, tapi pencetus ide golongan karya adalah Bung Karno,” jelasnya.

Menurut Reeve, Sukarno sangat anti terhadap sistem multipartai. Ia bahkan menyerukan  “kuburkan partai” pada 1956–1957 karena melihat partai politik gagal menjaga stabilitas. Dari situ, gagasan golongan karya berkembang sebagai alternatif non-partai berbasis kepentingan sosial, seperti golongan petani, pekerja, atau profesional.

“Bung Karno melihat bahwa petani di Jawa, Sumatra, hingga Maluku boleh berasal dari daerah berbeda, tetapi memiliki kepentingan yang sama sebagai petani. Konsep ini yang kemudian menjadi akar pemikiran golongan karya,” kata Reeve.

Melalui paparannya, Reeve menegaskan bahwa Golkar bukan organisasi yang muncul tiba-tiba, melainkan hasil evolusi panjang gagasan politik Indonesia sejak 1950-an. Temuan itu sekaligus menjadi dasar penyusunan bukunya, yang kini dianggap salah satu referensi paling otoritatif mengenai sejarah Golkar (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Politisi Nasdem, Ahmad Ali, saat diwawancara awak media seusai pelantikan pengurus DPP PSI Periode 2025-2030 kemarin di Jakarta (26/9)

    Ahmad Ali Nasdem Resmi Gabung PSI, Jadi Ketua Harian DPP

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Mantan politikus Partai NasDem, Ahmad Ali, resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan langsung dipercaya menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Pengumuman itu dilakukan saat pelantikan pengurus PSI periode 2025–2030 di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025). Dalam kesempatan itu, Ahmad Ali menekankan pentingnya kehadiran PSI sebagai solusi di […]

  • Danantara Fokus Bangun SDM Teknologi, Siapkan 15 Ribu Talenta Semikonduktor

    Danantara Fokus Bangun SDM Teknologi, Siapkan 15 Ribu Talenta Semikonduktor

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai memprioritaskan penguatan sumber daya manusia untuk mendukung pengembangan industri teknologi strategis nasional, khususnya sektor semikonduktor. Langkah tersebut ditandai dengan target pengembangan 15 ribu talenta semikonduktor dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun ke depan sebagai bagian dari pembangunan ekosistem industri chip nasional. Chief Technology […]

  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2024 di Monumen Nasional (Monas), Rabu (20/11/2024).

    Tragedi Sampang Berdarah, Gibran : Jangan Sampai Terulang, Pilkada Damai Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Gibran meminta seluruh pihak untuk belajar dari insiden pembacokan terhadap seorang saksi di Sampang, Jawa Timur, agar tidak ada lagi kekerasan terkait politik. “Jika ada potensi konflik, walau sekecil apa pun, segera selesaikan. Jangan sampai membesar […]

  • Puteri Komarudin dalam acara Diklat Kader Muda Nasional yang digelar oleh DPP AMPG di Bogor pada Jum'at-Minggu (03-05/10/2025)

    Golkar Siapkan Kader Muda Melek Digital untuk Hadapi Politik Modern

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Di tengah dinamika politik yang semakin digital dan cepat berubah, Partai Golkar menegaskan keseriusannya menyiapkan kader muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui Diklat Kader Muda Nasional Gelombang II di Bogor, Jawa Barat, partai berlambang pohon beringin itu membekali kadernya dengan strategi komunikasi politik dan literasi media digital yang mutakhir. Kegiatan ini […]

  • Voicers MS As-Syadzili

    HMI Tahu Caranya, PMII Nggak Tahu Caranya

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh : MS As-Syadzili* Suatu waktu, Mantan Ketua Umum PBNU dan Presiden Indonesia ke-IV, KH.Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur, menghadiri acara yang digelar oleh organisasi kemahasiswaan yang memiliki kedekatan historis dengan NU, yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Di acara itu, Gus Dur didaulat untuk memberikan kata sambutan. Awalnya, acara tersebut berjalan datar-datar […]

  • Presiden Indonesia Prabowo Subianto menghadiri pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping (tidak terlihat dalam foto) di Great Hall of The People di Beijing, China, 9 November 2024. REUTERS/Florence Lo

    Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan Indonesia di Laut Cina Selatan

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa ia akan “selalu menjaga kedaulatan” Indonesia saat ditanya mengenai isu Laut Cina Selatan. Prabowo juga menekankan pentingnya kemitraan dibanding konflik. “Kami menghormati semua kekuatan,”ujar Prabowo, Kamis (14/11/2024). Pernyataan Prabowo ini disampaikan di Washington pada hari Rabu, setelah Kementerian Luar Negeri Indonesia mempertegas bahwa Indonesia tidak mengakui […]

expand_less