Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Tahanan Perempuan Kehilangan Hak Menyusui, PJI Kecam Negara

Tahanan Perempuan Kehilangan Hak Menyusui, PJI Kecam Negara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Tragedi demonstrasi Agustus 2025 meninggalkan luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga korban tewas, tetapi juga bagi para tahanan perempuan yang kini harus menghadapi perlakuan tidak manusiawi. Perempuan Jaga Indonesia (PJI) mengungkap, setidaknya ada seorang ibu muda yang kehilangan haknya untuk menyusui bayi akibat pembatasan akses dalam tahanan.

Menurut PJI, tindakan aparat yang melarang tahanan perempuan bertemu anaknya yang masih menyusu adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia sekaligus bentuk kekerasan berbasis gender.

“Negara tidak hanya merampas kebebasan, tetapi juga merampas ikatan alami seorang ibu dengan anaknya. Ini adalah pelanggaran hak maternity dan hak anak yang paling mendasar,” tegas PJI dalam pernyataan resminya, Selasa (23/9).

Kisah ibu muda yang ditahan ini menjadi potret nyata bagaimana represi negara merusak kehidupan pribadi warganya. Bayi yang seharusnya mendapatkan ASI kini harus berpisah dari sang ibu, sementara kondisi tahanan justru memperburuk kesehatan mental perempuan tersebut.

PJI juga menemukan banyak perempuan aktivis diperlakukan tidak sesuai prosedur. Pemeriksaan dilakukan tanpa pendamping polisi perempuan, bahkan di tengah malam dengan tekanan psikologis yang berat.

“Tidak ada pendampingan psikologis. Mereka dibiarkan menghadapi trauma sendirian di ruang tahanan sempit, berjejalan dengan fasilitas minim,” ungkap PJI.

Bagi PJI, represi aparat dalam penanganan demonstrasi Agustus 2025 menunjukkan bahwa perempuan selalu menjadi pihak paling rentan. Hak-hak dasar mereka terampas, mulai dari hak menyusui, hak atas kesehatan, hingga hak mendapatkan pendamping hukum yang layak.

Kasus ini juga mencerminkan betapa negara gagal mengintegrasikan perspektif gender dalam penegakan hukum. “Kebijakan yang seharusnya melindungi justru melukai,” kata PJI.

Atas fakta tersebut, PJI menuntut Presiden segera mereformasi Polri dengan menempatkan keadilan gender sebagai prioritas. Negara juga diminta menjamin hak-hak tahanan perempuan, termasuk hak maternitas, kesehatan reproduksi, dan pemulihan psikologis.

“Negara tidak boleh menutup mata. Demokrasi tidak bisa ditegakkan di atas penderitaan perempuan dan anak-anak,” tegas PJI (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi 13 pulau

    Sengketa 13 Pulau Picu Polemik Antar Dua Kabupaten di Jatim

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Perselisihan batas wilayah kembali mencuat, kali ini terjadi antara Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Sebanyak 13 pulau kecil di perairan selatan Jawa Timur kini menjadi objek perebutan administratif antara dua daerah tersebut. Pulau-pulau tersebut antara lain Pulau Anak Tamengan, Anakan, Boyolangu, Jewuwur, Karangpegat, Solimo, Solimo Kulon, Solimo Lor, Solimo Tengah, […]

  • Ketua Fraksi Partai NasDem, Victor Laiskodat

    NasDem Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran 2024-2029

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Partai NasDem menegaskan dukungannya untuk pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada periode 2024-2029. Penegasan ini disampaikan sebagai respons atas pertanyaan publik terkait keterlibatan NasDem dalam kabinet pemerintahan mendatang. Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, menekankan bahwa sikap partai telah jelas sejak Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Prabowo […]

  • Ketgam : Suasana diskusi Green Press Indonesia dengan para aktivis sosial dan jurnalis Afrika di kawasan Korogocho, Nairobi, Kenya. Foto: IGG Maha Adi/Greenpress.

    Green Press Ungkap Disinformasi Iklim di Nairobi, Kenya

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    NAIROBI KENYA, CUPLIKAN.CO.ID – Direktur Eksekutif Green Press Indonesia, IGG Maha Adi, baru saja menyelesaikan kunjungan intensif ke Ethiopia dan Kenya dalam rangka program Connect Fund dari Bertha Challenge Fellowship. Perjalanan ini menjadi kelanjutan dari lawatannya sebelumnya ke Cape Town, Afrika Selatan, dengan fokus utama mengangkat isu disinformasi iklim di negara-negara global selatan. Di jantung […]

  • Silfester Matutina dan Jokowi. Sumber foto : TEMPO

    De Jure Kritik Kejagung Belum Eksekusi Terpidana Silfester Matutina

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lembaga Democratic Judicial Reform (De Jure) menyoroti lambannya langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengeksekusi Silfester Matutina, terpidana kasus fitnah terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Direktur Eksekutif De Jure, Bhatara Ibnu Reza, menilai Kejagung tidak menunjukkan keseriusan dalam menjalankan fungsi penegakan hukum. “Kejaksaan tidak benar-benar serius melaksanakan tugas dan fungsinya dalam kasus […]

  • Neng Eem

    Neng Eem Soroti Penolakan Rumah Sakit yang Tewaskan Ibu di Jayapura

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah Zulfa, menyampaikan keprihatinannya atas meninggalnya seorang ibu bernama Irene Sokoy dan bayi dalam kandungannya setelah diduga ditolak empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura, Papua. Ia menilai peristiwa tragis tersebut mencerminkan masih buruknya kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, terutama di kawasan […]

  • Bupati Trenggalek Muchammad Arifin

    Arifin Terapkan Nilai Santri Bung Karno di Trenggalek

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Bupati Trenggalek Muchammad Arifin menegaskan bahwa kepemimpinan daerah harus berakar pada nilai-nilai nasionalisme dan keislaman, sebagaimana diajarkan oleh Bung Karno dan diwariskan oleh Megawati Soekarnoputri. Dalam Diskusi Hari Santri Nasional 2025 yang digelar DPP PDI Perjuangan di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025), Arifin mengungkapkan bahwa nilai-nilai santri menjadi fondasi […]

expand_less