Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Prabowo, Agung Surahman dan Diplomasi Cerdas

Prabowo, Agung Surahman dan Diplomasi Cerdas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Iswandi Syahputra

Tulisan ringan ini didorong oleh sebuah kebingungan. Mengapa Presiden Prabowo sampai menjemput langsung Agung Surahman, Aspri (Asisten Pribadi) di Bengkulu sebelum melakukan lawatan ke Luar Negeri?

Setelah saya tanya beberapa sumber, sedikit tersingkap profil kekuatan dan kelebihan Agung yang sangat langka, nyaris tidak dimiliki diplomat Indonesia. Pikiran saya lantas melayang ke tahun 2012.

Dalam sebuah kesempatan akhir Oktober tahun 2012. Sekjend PBB saat itu Ban Ki Moon mengundang Psy ke kantor PBB. Psy seorang penyanyi Korea Selatan bernama asli Park Jae-sang, sangat terkenal saat itu karena menarikan Gangnam Style. Sementara Moon yang menyukai Gangnam Style mengaku cemburu dengan Psy. Keduanya kemudian tertawa dan menari Gangnam Style bersama di kantor PBB.

Korea Selatan, selain India dan Cina, tentu saja Amerika, merupakan salah satu contoh negara yang sukses menggunakan seni, khususnya musik atau lagu sebagai salah satu instrumen popular untuk diplomasi internasional. Menjadikan musik atau lagu sebagai sarana diplomasi dapatlah saya sebut sebagai Smart Power dalam diplomasi. Ini berbeda dengan diplomasi berbasis Hard Power atau Soft Power.

Smart power dalam diplomasi ini yang saya lihat sedang dimainkan Prabowo dalam panggung diplomasi internasional. Mencari kawan sebanyak-banyaknya dengan menggunakan daya tarik menyanyi.

Saya jadi teringat masa kecil di Medan, banyak kawan hampir tiap malam akhir pekan begadang, sambil bernyanyi di ujung gang. Nasehat kawan saat itu pada saya, “Anak Medan harus bisa menyanyi biar banyak kawan di perantauan”.

Kecerdasan Prabowo tampak salah satunya muncul dalam pilihan smart power dalam diplomasi dengan menggunakan musik atau lagu sebagai instrumen untuk mencari kawan sebanyak-banyaknya. Kawan didekati secara emosional, mendalam, intens dan berbekas sebagai kenangan indah.

Berbeda dengan hard power yang menggunakan kekuatan material seperti populasi, wilayah, militer atau kompetensi politik atau soft power yang bersandar pada toleransi atau kohesi sosial. Smart power merupakan kekuatan diplomasi yang bersandar pada penghormatan yang tinggi dan ketertarikan yang dalam pada budaya negara lain. Salah satu praktiknya dengan menyanyikan dengan baik dan benar lagu dari negara tujuan. Sehingga lagu menjadi alat smart power dalam diplomasi internasional.

Sebenarnya ini juga bukan hal baru. Eropa abad ke-18, para diplomat turut berkontribusi dalam budaya musik di Wina, Austria yang dikenal sebagai kota musik klasik dunia. Cina era Kaisar Cina Hui-Tsung juga menggunakan musik sebagai sarana penyebaran pengaruhnya di kawasan. Hanya saja bedanya, musik sebagai sarana penyebaran pengaruh tentu berbeda dengan musik sebagai sarana penghormatan.

Sebagai penghormatan dalam diplomasi, musik dan lagu dinyanyikan oleh orang Indonesia tapi lirik lagu dan bahasanya menggunakan bahasa asli negara sahabat. Dapat dinyanyikan di negara tujuan saat Presiden melakukan kunjungan ke LN atau di Indonesia saat Presiden menerima kunjungan tamu negara.

Di sinilah sosok Agung Surahman, Aspri Presiden Prabowo memang tidak ada duanya. Maaf, Agung Surahman sejauh ini memang belum ada duanya, cenderung langka.

Lihat saja bagaimana suaranya yang bulet, serius, dalam banget saat menyanyikan lagu Ge Chang Zu Guo di depan Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Prabowo saat keduanya bertemu di Cina. Padahal pengakuan Agung, saat itu dia diminta menyanyi mendadak tanpa persiapan.

Tidak cukup itu, lihat juga saat Agung menyanyi berbahasa Turki berjudul Ceddin Deden. Presiden Turki Erdogan yang saat itu tengah berkunjung ke Indonesia sampai ikut pegang mikropon ikut bernyanyi.

Sementara saya, tiap kali pegang mikropon, bawaannya mau kumandang Azan saja rasanya (*).

*Penulis adalah Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Novelis Lebanon

    Novelis Terkenal Lebanon, Elias Khoury, Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Elias Khoury, seorang novelis terkemuka asal Lebanon dan pendukung setia perjuangan Palestina, telah meninggal dunia pada usia 76 tahun. Khoury, yang dikenal sebagai suara penting dalam sastra Arab, telah berjuang melawan penyakit yang dideritanya dalam beberapa bulan terakhir dan beberapa kali dirawat di rumah sakit sebelum meninggal pada Minggu pagi (15/9/24) seperti dilaporkan […]

  • Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo

    Bamsoet: Bonus Demografi Momentum Generasi Muda Bawa Indonesia ke Panggung Global

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI ke-16, Bambang Soesatyo, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membawa Indonesia menuju kemajuan global. Dalam sambutan daring pada wisuda sarjana ke-2 Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA), Kamis (26/9/24), Bamsoet menegaskan bahwa bangsa Indonesia tengah berada pada fase bonus demografi, yang merupakan peluang besar untuk mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Bamsoet […]

  • Ketua Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan Badko HMI Jatim, Dzulkarnain Jamil,

    HMI Jatim Desak DPR Transparan Gunakan Dana Reses untuk Kepentingan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Timur mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI agar membuka secara transparan laporan penggunaan dana reses yang tahun ini naik menjadi Rp702 juta per anggota.Langkah ini dinilai penting untuk menjaga akuntabilitas publik dan memastikan bahwa dana yang bersumber dari uang rakyat benar-benar digunakan untuk kepentingan […]

  • Didik J. Rachbini (Penulis).

    Saran untuk Membangun Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Oleh : Didik J Rachbini* Koperasi Merah Putih sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Indonesia memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian ekonomi nasional. Namun, untuk menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan mampu bersaing, koperasi tidak bisa lagi dikelola secara konvensional. Salah satu kunci utama kesuksesan koperasi adalah profesionalisme pengurus dan manajer koperasi, yang ditunjukkan oleh […]

  • Presiden Joko Widodo

    Jokowi Tanggapi Tuduhan Terkorup Dunia: Buktikan Dulu!

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    SOLO, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi santai tuduhan dirinya sebagai salah satu pemimpin terkorup dunia berdasarkan laporan Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP). Dalam laporan tersebut, nama Jokowi disandingkan dengan sejumlah tokoh dunia seperti Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan pebisnis India […]

  • Ketua Umum GMNI Muhammad Risyad Fahlevi

    GMNI Desak MKD Pecat Ahmad Sahroni Usai Ucapan Provokatif

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mendesak Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI untuk memberhentikan Ahmad Sahroni dari jabatannya sebagai anggota dewan. Tuntutan ini mencuat setelah Sahroni dianggap melontarkan pernyataan provokatif terkait rencana demonstrasi di kompleks parlemen beberapa waktu lalu. Ketua Umum GMNI, Muhammad Risyad Fahlefi, menegaskan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi […]

expand_less