Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PDI Perjuangan Klaim Kemenangan Pilkada di Tengah Intimidasi

PDI Perjuangan Klaim Kemenangan Pilkada di Tengah Intimidasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan persnya pada Jumat (29/11/2024), menyampaikan analisis dan klaim partainya terkait hasil Pilkada 2024. Hasto menyoroti berbagai tekanan politik yang dihadapi PDI Perjuangan namun tetap mengklaim partai moncong putih ini mampu meraih hasil signifikan.

“Pilkada serentak kali ini menunjukkan sisi gelap demokrasi. Tekanan masif dari aparatur negara dan eksploitasi sumber daya publik terjadi, khususnya di Banten, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara,” ujar Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta.

Hasto menuduh adanya “parcok” atau partai coklat dan campur tangan aparatur negara seperti Polri dan Kemendagri dalam mendukung calon tertentu. Ia mencontohkan simbolisasi program bantuan beras “PM Beras Nasional” di Sumatera Utara yang dikaitkan dengan calon petahana.

Namun, di tengah tekanan tersebut, Hasto menyatakan PDI Perjuangan justru memperluas basis dukungan, termasuk di wilayah yang sebelumnya sulit dimenangkan.

“Di Jawa Tengah, meskipun ditekan, kandang banteng justru semakin kokoh. Contoh lain adalah Kota Depok yang selama ini menjadi basis PKS kini kami menangkan,” tegasnya.

Ia juga menggarisbawahi kemenangan di Gunungkidul, yang sebelumnya dikuasai Partai Golkar. “Saudari Indah Superti, yang melawan intimidasi, mendapat kepercayaan rakyat. Begitu juga di Tapanuli Tengah dan Papua, meski menghadapi berbagai tekanan, kader kami tetap menang,” lanjutnya.

Papua menjadi perhatian khusus bagi PDI Perjuangan. Menurut Hasto, eksploitasi sumber daya alam yang dilakukan oligarki justru membuat rakyat Papua mendukung partainya. “Papua menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap eksploitasi sumber daya yang tidak adil. Kami menang di Papua dan wilayah lainnya seperti Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan,” kata Hasto.

Hasto mengklaim kemenangan di 14 provinsi, naik signifikan dari enam provinsi pada periode sebelumnya. Ia menyebut sejumlah daerah strategis seperti Riau, Jambi, DKI Jakarta, Bali, dan Kalimantan Barat berhasil dikuasai.

“Di Jakarta, kami menang satu putaran. Ini menunjukkan perluasan dukungan rakyat terhadap PDI Perjuangan,” ujarnya.

Kritik Terhadap Intervensi Pemerintah
PDI Perjuangan juga menyampaikan kritik tajam terhadap dugaan pelanggaran demokrasi. “Kita menyaksikan campur tangan aparatur negara di berbagai daerah, seperti mobilisasi ASN dan penggunaan anggaran publik untuk kepentingan politik. Ini bertentangan dengan semangat demokrasi,” ungkap Hasto.

Hasto menegaskan bahwa militansi kader PDI Perjuangan menjadi kunci keberhasilan di tengah tekanan. “Kami digerakkan oleh ideologi dan keyakinan terhadap kebenaran. Dengan semangat ‘mati satu tumbuh seribu,’ PDI Perjuangan terus bertahan,” tegasnya.

Dalam suasana kemenangan, Hasto menyebutkan PDIP akan menghubungi grup musik legendaris Koes Plus untuk menjadikan lagu “Kembali ke Jakarta” sebagai lagu wajib kader PDI Perjuangan.

“Ini simbol kemenangan kami di Jakarta,” katanya.

Meski mengapresiasi rakyat yang mendukung partai, Hasto tetap menyoroti gelapnya demokrasi di Pilkada kali ini. “Kemenangan ini menjadi bukti perlawanan rakyat terhadap intimidasi. Namun, demokrasi kita harus dibangun di atas nilai-nilai kejujuran dan integritas,” tutupnya.

Hasto menyatakan, meski ada beberapa kekalahan, keberhasilan PDI Perjuangan menunjukkan konsistensi ideologi dan dukungan rakyat. “Kami akan terus memperjuangkan cita-cita bangsa dan negara yang adil dan berdaulat,” pungkasnya.

PDI Perjuangan menyatakan siap menghadapi tantangan politik di masa depan dengan semangat perjuangan yang terus menyala (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasukan TNI

    Crisis Response Team TNI Siaga Evakuasi WNI Timur Tengah

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menyikapi meningkatnya eskalasi militer antara Iran dan Israel, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan Crisis Response Team (CRT) yang terdiri dari 34 personel gabungan lintas matra untuk siaga penuh dalam misi evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari wilayah konflik tersebut. Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi, mengungkapkan bahwa tim khusus […]

  • Dokumentasi foto sidang pembacaan putusan untuk 7 perkara dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) di Ruang Sidang DKPP, Jakarta, Senin (25/11/2024). Sumber foto : Instagram @dkpp_ri

    Hubungan Asmara Komisioner Bawaslu Surabaya Berujung Pemecatan

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) resmi memberhentikan Muhammad Agil Akbar dari jabatannya sebagai Komisioner Bawaslu Surabaya pada Senin (25/11/2024) kemarin. Keputusan ini diambil setelah Agil terbukti menjalin hubungan tidak wajar dengan PSH, mantan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Surabaya. “Teradu terbukti melanggar kode etik, dan kami menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap. Putusan ini […]

  • Massa Aksi Demonstrasi di Nepal yang dipenuhi Gen Z

    Heboh! Dana Rp14 Triliun Diduga Kendalikan Politik Nepal

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    NEPAL, CUPLIKAN.CO.ID – Nepal tengah diguncang krisis politik usai Perdana Menteri K.P. Sharma Oli mundur akibat gelombang protes besar-besaran yang dipimpin anak muda. Aksi yang menewaskan lebih dari 30 orang itu bukan hanya dipicu isu korupsi, pengangguran, dan pemblokiran media sosial, tapi juga dikaitkan dengan campur tangan asing—terutama Amerika Serikat. Dokumen internal yang dibocorkan ke […]

  • Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudistira Adhinegara

    CELIOS Umumkan 8 Tuntutan Ekonomi, Kritik Kebijakan Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Center of Economic and Law Studies (CELIOS) meluncurkan agenda bertajuk “Reset Ekonomi Indonesia” dengan merinci delapan tuntutan ekonomi yang ditujukan kepada pemerintah. CELIOS menilai langkah ini penting untuk memperbaiki tata kelola fiskal, transparansi anggaran, serta arah pembangunan nasional yang dinilai semakin menyimpang dari kepentingan rakyat. Dalam pernyataannya, CELIOS menekankan bahwa tuntutan pertama […]

  • Apel kebangsaan bersama pendamping desa di alun-alun kota Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (17/9/2024).

    Dana Desa Harus Dikelola untuk Kemandirian Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BOJONEGORO, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menegaskan bahwa Dana Desa (DD) tidak boleh hanya dihabiskan untuk proyek fisik yang tidak memberikan dampak jangka panjang. Desa harus memanfaatkan dana tersebut untuk membangun kemandirian ekonomi. Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendes PDTT, Rosyid Althaf, menyampaikan hal ini di hadapan […]

  • Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Riyono, saat foto bersama dengan pegiat kesenian Reog Ponorogo.

    Soroti Reog Ponorogo, Riyono : Warisan Dunia yang Penuh Makna

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    MAGETAN, CUPLIKAN.CO.ID – Akhir tahun 2024 menjadi momen istimewa bagi seni tradisional Indonesia, khususnya Reog Ponorogo. Riyono Caping, anggota DPR RI dari Komisi IV Dapil Ponorogo, menggelar pagelaran seni Reog di Joglo Kantor Komunikasi dan Informasi Semar, Desa Jambangan, Kawedanan, Magetan. Acara tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda […]

expand_less