Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » Fahmi Peneliti LP3ES : Polisi Harus Menjaga Nilai-Nilai Kemanusiaan

Fahmi Peneliti LP3ES : Polisi Harus Menjaga Nilai-Nilai Kemanusiaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Institute Peradaban menggelar Dialog Peradaban bertemakan Polisi dan Peradaban pada Rabu (2/10/2024) di Perpustakaan Nasional, Jakarta. Acara ini menampilkan Irjen. Pol. (Purn) Bekto Suprapto sebagai pembicara utama, dengan sejumlah tokoh sebagai penanggap, termasuk Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polisi Republik Indonesia (Kasespim Lemdiklat Polri) Irjen. Pol. Chrisnanda Dwilaksana, Fahmi Wibawa dari LP3ES, sastrawan Okky Madasari, dan budayawan Jaya Suprana.

Dalam dialog tersebut, Fahmi Wibawa, peneliti dari LP3ES, menyoroti fenomena global mengenai citra kepolisian di mata masyarakat, yang menurutnya tidak hanya menjadi isu di Indonesia, tetapi juga terjadi di berbagai negara lain.

“Banyak masyarakat yang merasa cemas ketika berinteraksi dengan polisi, apakah surat-surat kendaraan sudah lengkap atau belum, meskipun mereka tidak melakukan kesalahan. Ini menunjukkan adanya ketidakpercayaan publik terhadap kepolisian,” ujar Fahmi.

Fahmi mengungkapkan, masalah citra negatif ini bukan hanya dialami di Indonesia, melainkan juga di negara lain. Ia mencontohkan film “21 Bridges” yang mengisahkan tentang polisi di New York yang ternyata terlibat dalam jaringan narkoba.

“Film tersebut menggambarkan bagaimana kepercayaan publik terhadap polisi bisa runtuh karena ulah segelintir oknum,” tambahnya.

Fenomena ini, menurut Fahmi, adalah tantangan besar bagi kepolisian di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dalam konteks masyarakat modern, kepercayaan dan penghormatan terhadap kepolisian sangat bergantung pada integritas dan profesionalisme aparatnya.

“Di era peradaban modern, masyarakat tidak hanya menuntut polisi untuk menegakkan hukum, tetapi juga menjunjung harkat dan martabat manusia. Pendekatan yang masih menggunakan cara-cara mempermalukan atau kekerasan hanya akan semakin menjauhkan polisi dari kepercayaan masyarakat,” jelas Fahmi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tugas kepolisian di era sekarang tidak lagi sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penjaga peradaban.

“Polisi harus mampu merawat dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan mereka. Tanpa itu, citra polisi akan terus merosot di mata masyarakat modern yang semakin kritis,” ujar Fahmi.

Fahmi juga menyoroti pentingnya reformasi dalam tubuh kepolisian, baik secara struktural maupun kultural. Ia sepakat dengan pandangan para pembicara lainnya yang menekankan perlunya perubahan menyeluruh untuk memulihkan kepercayaan publik.

“Tantangan yang dihadapi kepolisian saat ini sangat besar, tetapi reformasi institusi harus dilakukan untuk mengatasi persoalan ini,” imbuhnya.

Dialog yang dihadiri berbagai kalangan tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan positif dalam tubuh kepolisian, sehingga dapat beradaptasi dengan tuntutan masyarakat modern yang menginginkan polisi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penjaga peradaban (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf

    Gus Yahya Sambut Seruan Islah Para Kiai Sepuh

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menyambut baik seruan islah yang disampaikan para kiai sepuh usai pertemuan Forum Masyayikh di Pondok Pesantren Ploso, Kediri. Pertemuan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian mendalam para ulama terhadap kondisi jam’iyah dan upaya menjaga keutuhan Nahdlatul Ulama di tengah dinamika yang berkembang. […]

  • Tangkapan layar saat Mahfud MD dalam sebuah acara diskusi di podcast Forum Keadilan TV

    Mahfud MD: Kritik Saya Soal Hukum dan Politik Sudah Sejak Menjabat Menteri

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menjelang berakhirnya masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, Mahfud MD semakin lantang menyuarakan kritik, terutama mengenai isu demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia. Dalam sebuah forum diskusi di kanal podcast Forum Keadilan TV, Mahfud menjelaskan bahwa sikap kritisnya bukanlah hal baru, bahkan sebelum ia menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan […]

  • Kolonel (Purn) Sri Radjasa

    Kolonel Purn Sri Radjasa Sebut Demo Agustus Dibajak Geng Solo

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kolonel (Purn) Sri Radjasa angkat bicara mengenai aksi anarkis yang terjadi pada 25–28 Agustus 2025. Ia menyebut demonstrasi tersebut bukan murni aspirasi rakyat lagi, melainkan telah “dibajak” oleh kelompok tertentu yang ia sebut sebagai geng Solo. Menurut Sri Radjasa, Reza Halid hanya berperan sebagai penyandang dana, sementara kendali lapangan berada di geng […]

  • GHARIS Dukung Audit Menyeluruh Dapur MBG, Minta BGN Prioritaskan Pemeriksaan di Banten

    GHARIS Dukung Audit Menyeluruh Dapur MBG, Minta BGN Prioritaskan Pemeriksaan di Banten

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Gerakan Hak Asasi dan Reformasi Indonesia Sejahtera (GHARIS) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan audit menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur sekolah. Dukungan tersebut disampaikan Ketua Umum GHARIS, Hotmartua Simanjuntak, usai menghadiri diskusi publik di Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Jumat […]

  • Pembacaan Manifesto Perempuan Partai Golkar oleh Noviyanti ( Bidang Pemberdayaan Perempuan Partai Golkar) dalam acara Silaturahmi Perempuan Partai Golkar sekaligus Peringatan Hari Ibu di Aula DPP Partai Golkar Slipi, Jakarta pada Jum'at (20/12/2024).

    Perempuan Golkar Deklarasikan Manifesto untuk Indonesia Inklusif dan Maju

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Perempuan Partai Golkar menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan Indonesia melalui pembacaan manifesto dalam Peringatan Hari Ibu 2024. Acara ini berlangsung di Aula DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, pada Jumat (20/12/2024), yang juga dirangkaikan dengan bedah buku Memahat Jejak Merawat Asa karya Sri Suparni Bahlil. Novianti, yang membacakan manifesto, menegaskan bahwa perempuan […]

  • Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia

    Manuver Politik Bahlil, Rayu Emil dan Eri Masuk Golkar

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan sinyal politik menarik dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Jawa Timur, Sabtu (10/5/2025). Dalam pidatonya, Bahlil merayu dua tokoh muda dari partai lain, yakni Emil Elestianto Dardak dari Partai Demokrat dan Eri Cahyadi dari PDI Perjuangan, dengan menawarkan alternatif “rumah politik” di bawah pohon […]

expand_less