Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Komisi I: KI Pusat Harus Hilangkan Kendala Akses Informasi Publik

Komisi I: KI Pusat Harus Hilangkan Kendala Akses Informasi Publik

  • account_circle MA
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menegaskan bahwa tugas utama Komisi Informasi Pusat bukan sekadar memperbanyak publikasi informasi, melainkan memastikan tidak ada lagi hambatan yang menghalangi akses masyarakat terhadap informasi publik.

Penegasan tersebut disampaikan Sukamta saat memimpin sesi ketiga uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KI Pusat periode 2026–2030 di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

“KIP ini tugasnya bukan menambah publikasi, tetapi menghilangkan berbagai hambatan terhadap keterbukaan informasi. Saya kira itu yang paling penting,” ujar Sukamta.

Menurut dia, keberhasilan KI Pusat tidak hanya diukur dari banyaknya informasi yang dipublikasikan, tetapi juga dari kemampuannya memastikan hak masyarakat untuk memperoleh informasi dapat terpenuhi tanpa kendala administratif maupun birokratis.

Dalam kesempatan itu, Sukamta juga mengapresiasi berbagai gagasan dan rencana kerja yang dipaparkan para calon anggota KI Pusat. Ia menilai masukan yang disampaikan para peserta menjadi bahan pertimbangan penting bagi Komisi I DPR RI dalam menentukan komisioner terpilih.

“Paparan yang disampaikan Bapak dan Ibu sekalian menjadi masukan yang sangat berharga bagi kami. Berbagai perspektif yang muncul dapat menjadi pegangan dan pedoman dalam memperkuat kinerja KI Pusat ke depan,” katanya.

Ia menambahkan, beragam pandangan yang disampaikan para kandidat menunjukkan adanya potensi kolaborasi dan saling melengkapi antaranggota apabila nantinya terpilih sebagai komisioner.

“Setiap paparan memiliki kekuatan masing-masing dan saling melengkapi. Ini menjadi modal yang baik untuk menjalankan tugas sebagai anggota KI Pusat,” tambahnya.

Komisi I DPR RI telah melaksanakan tiga sesi uji kelayakan dan kepatutan terhadap 19 calon anggota KI Pusat sejak Rabu (24/6). Seluruh kandidat mengikuti proses seleksi sebagai bagian dari mekanisme penentuan anggota KI Pusat periode 2026–2030.

Menutup rapat, Sukamta menyampaikan bahwa Komisi I akan melanjutkan pembahasan melalui rapat internal guna mengevaluasi hasil keseluruhan proses uji kelayakan.

“Hasil fit and proper test ini akan kami tindak lanjuti dalam rapat internal Komisi I sebagai bagian dari proses penentuan anggota KI Pusat yang akan datang,” pungkasnya.

  • Penulis: MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala BPOM, dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D., dan Presiden Joko Widodo.

    BPOM Fokus Menurunkan Harga Obat dan Mempercepat Regulasi Farmasi

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di bawah kepemimpinan dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D. menghadapi tantangan besar terkait tingginya harga obat di Indonesia. Dalam wawancara bersama Radiant Voice, Taruna menjelaskan bahwa beberapa obat esensial seperti insulin dan obat antiinflamasi di Indonesia harganya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia […]

  • Penggunaan APBN untuk Hewan Kurban Presiden Dinilai Sah Secara Hukum dan Syariah

    Penggunaan APBN untuk Hewan Kurban Presiden Dinilai Sah Secara Hukum dan Syariah

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk pengadaan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah tidak menyalahi aturan hukum maupun ketentuan syariat. Menurut Habiburokhman, program bantuan kemasyarakatan presiden memiliki dasar hukum yang jelas dalam pengelolaan keuangan negara. Ia merujuk pada […]

  • Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ahmad Irawan. Sumber foto : instagram @ahmadirawan.id

    Komisi II DPR : Dana Gelap Parpol Bisa Dicegah Lewat APBN

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, menilai penambahan dana partai politik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan langkah krusial untuk mencegah pembiayaan dari sumber-sumber tak resmi yang rawan korupsi. Menurut Irawan, skema pendanaan yang jelas dari negara dapat memutus ketergantungan parpol terhadap pendana pribadi atau kelompok […]

  • Iyeth Bustami Soroti Sulitnya Nelayan Pesisir Mendapatkan Solar

    Iyeth Bustami Soroti Sulitnya Nelayan Pesisir Mendapatkan Solar

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI, Iyeth Bustami, mendesak pemerintah dan badan usaha penyalur BBM mencari solusi konkret untuk mengatasi panjangnya antrean solar bersubsidi yang menyulitkan nelayan di wilayah pesisir. Ia menegaskan, akses terhadap bahan bakar harus lebih mudah, terutama bagi nelayan di pulau-pulau kecil yang harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan solar. Persoalan […]

  • Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mencetak sejarah dengan menggelar bedah tujuh buku karya Kepala BPOM, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D, secara serentak di seluruh Indonesia dengan menggunakan pakaian khas daerah, Kamis (31/7/2025).

    BPOM Pecahkan Rekor MURI Lewat Bedah Tujuh Buku Nasional

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mencetak sejarah dengan menggelar bedah tujuh buku karya Kepala BPOM, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D, secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis (31/7/2025). Acara ini diikuti lebih dari 6.000 pegawai BPOM secara hybrid dari 77 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Nusantara, sekaligus memecahkan Rekor MURI […]

  • Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

    Said Iqbal: Kenaikan PPN 12% Ancam Stabilitas Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menilai rencana pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada 2025 sebagai kebijakan yang akan memperburuk kondisi ekonomi masyarakat kecil dan buruh. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya menurunkan daya beli, tetapi juga memperbesar kesenjangan sosial serta menjauhkan target […]

expand_less