Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum, Pertahanan & Keamanan » KPK Tetapkan Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap Audit Pemkab Muara Enim

KPK Tetapkan Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap Audit Pemkab Muara Enim

  • account_circle DDY
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, editorial.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Tim Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Selatan, Titin Rita Lestari, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengaturan temuan hasil pemeriksaan BPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.

Penetapan tersangka dilakukan setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang merupakan pengembangan dari perkara yang sebelumnya menjerat Bupati Muara Enim, Edison.

Titin tampak mengenakan rompi oranye tahanan KPK dan tangan terborgol usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Saat akan digiring menuju rumah tahanan, ia membantah tudingan telah menerima uang dalam perkara tersebut.

“Ini enggak adil. Saya cuma pelaksana,” kata Titin kepada awak media.

Namun, ketika ditanya mengenai dugaan keterlibatan Anggota BPK RI V Bobby Adhityo Rizaldi, termasuk kemungkinan adanya aliran dana, Titin memilih tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Saya pelaksana saja,” ujarnya singkat.

Selain Titin, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka melalui gelar perkara yang dilakukan setelah OTT. Mereka adalah Edison selaku Bupati Muara Enim, Abi Nurwardani yang menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim tahun 2026, serta Angga, seorang pihak swasta yang disebut sebagai orang kepercayaan Anggota BPK RI V Bobby Adhityo Rizaldi.

Diduga Terkait Pengaturan Temuan BPK

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pemberian suap dari pihak Pemkab Muara Enim kepada oknum di lingkungan BPK.

Menurut Budi, pemberian tersebut diduga bertujuan mempengaruhi atau mengatur hasil temuan pemeriksaan BPK terhadap sejumlah proyek pengadaan di daerah tersebut.

“Dugaan pemberian ini berkaitan dengan temuan BPK dalam pengadaan, salah satunya adalah Smart TV yang kemarin sudah kita jelaskan dalam konstruksi perkara Muara Enim,” ujar Budi.

KPK menyebut total 11 orang diamankan dalam rangkaian operasi tersebut. Dari jumlah itu, lima orang merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di lingkungan BPK.

Hasil Joint Investigation KPK dan Kortastipidkor

Kasus ini merupakan hasil penyelidikan bersama atau joint investigation yang dilakukan KPK bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dalam operasi tangkap tangan pada Senin (8/6).

Dalam operasi tersebut, sebanyak 10 orang diamankan. Hasil pemeriksaan kemudian mengarah pada penetapan empat tersangka, yakni:

  1. Edison (EDI) – Bupati Muara Enim;
  2. Abi Nurwardani (ABN) – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim tahun 2026;
  3. Adi Triyadi (AD) – orang kepercayaan sekaligus keponakan Edison;
  4. Cory Erin Hardi (CRH) – Marketing PT Millenium Solusi Abadi (MSA).

Perkembangan terbaru dari penyidikan kemudian menyeret nama Titin Rita Lestari dan sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dalam praktik suap terkait proses audit BPK.

Hingga saat ini, KPK masih terus mendalami aliran dana serta peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain yang turut menikmati atau memfasilitasi dugaan suap pengaturan temuan hasil pemeriksaan BPK di Kabupaten Muara Enim.

 

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Timur 1 (Surabaya-Sidoarjo), Reni Astuti.

    Reni Astuti: Sinergi Penting untuk Keberlanjutan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SURABAYA – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Dapil Jawa Timur 1, Reni Astuti, optimistis bahwa hasil Pilkada 2024 yang mengunggulkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Jawa Timur serta Eri Cahyadi-Armuji di Surabaya akan menjamin keberlanjutan pembangunan di kedua wilayah tersebut. Reni menilai rekam jejak Khofifah-Emil sebagai pemimpin di tingkat provinsi sudah terbukti membawa […]

  • Kaesang (tengah)

    Kaesang Tegaskan PSI Milik Anak Muda, Bukan Milik Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep kembali menegaskan komitmennya memimpin partai dengan semangat anak muda dan menepis isu bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan ikut terlibat dalam perebutan kursi ketua umum PSI. Setelah menghabiskan sepekan di Solo dan berdiskusi langsung dengan sang ayah, Kaesang memastikan bahwa Jokowi tidak akan mencalonkan […]

  • Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong

    DPR Dukung Dana Parpol Naik Demi Akhiri Merekrut Kader Instan!

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Rencana peningkatan alokasi dana bantuan partai politik (parpol) dari negara mendapat sorotan tajam sekaligus dukungan dari Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong. Politisi Partai Gerindra itu menilai bahwa dana yang selama ini diberikan kepada parpol, yakni Rp1.000 per suara, terlalu kecil untuk mendukung proses kaderisasi dan pendidikan politik yang bermutu. […]

  • Taufik Fredrik Pasiak (Penulis)

    Cinta buta dan fanatisme Politik

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh : Taufiq Fredrik Pasiak* Kita menyebutnya cinta buta—ketika seseorang tetap mencintai walau disakiti, ditipu, bahkan dipermalukan. Cinta semacam ini tak berhenti di ranah asmara. Ia menjelma ke dalam keyakinan politik, agama, budaya, bahkan fanbase selebritas. Cinta berubah rupa menjadi fanatisme—sebuah keterikatan emosional yang membutakan nalar. Mengutip Oxford Dictionary, fanaticism adalah “keyakinan atau perilaku ekstrem, […]

  • Prabowo saat menyampaikan materinya dalam forum Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, Sumber foto : Instagram Presiden Republik Indonesia.

    Di SPIEF Rusia, Prabowo Serukan Dunia Multipolar Damai

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    ST. PETERSBURG, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyerukan pentingnya dunia yang lebih adil dan multipolar dalam pidatonya di Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025, Jumat (20/6). Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dunia dan pengusaha global itu, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia terhadap perdamaian, keadilan internasional, dan kerja sama strategis dengan berbagai negara, termasuk […]

  • Irene Kim, Penggerak Swifties for Kamala

    Swifties for Kamala: Kekuatan Fandom dalam Politik AS

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketika Taylor Swift mendukung Kamala Harris untuk pemilu presiden lewat postingan di instagrmnya, reaksi yang terjadi lebih dari sekadar dukungan selebritas biasa. Penggemarnya, sebanyak 284 juta dan dikenal sebagai “Swifties“, langsung menggerakkan kampanye untuk Harris melalui media sosial. Salah satu penggerak utama kampanye ini adalah Irene Kim, yang telah menjadi Swiftie selama […]

expand_less