Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Golkar Minta Anggaran Pendidikan 20 Persen APBN/APBD Digunakan Murni untuk Pendidikan

Golkar Minta Anggaran Pendidikan 20 Persen APBN/APBD Digunakan Murni untuk Pendidikan

  • account_circle DDY
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tangerang Selatan, editoria.co.id  — Fraksi Partai Golkar MPR RI menegaskan bahwa alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan.

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, mengatakan selama ini anggaran pendidikan memang telah memenuhi amanat konstitusi secara nominal, namun penggunaannya dinilai belum sepenuhnya fokus pada sektor pendidikan.

“Anggarannya, sih, memang 20 persen, tapi penggunanya tidak semua ke pendidikan. Ini yang kami akan suarakan terus agar 20 persen itu murni ke pendidikan,” kata Mekeng di Tangerang Selatan, Banten, Senin (25/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Mekeng saat merespons persoalan kesejahteraan guru honorer atau nonaparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, persoalan yang dihadapi guru honorer tidak terlepas dari pengelolaan anggaran pendidikan.

Ia mengingatkan bahwa Pasal 31 ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan negara untuk memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD guna memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.

Namun dalam praktiknya, kata Mekeng, sebagian anggaran pendidikan masih digunakan untuk program-program di luar fungsi utama pendidikan.

“Program-program pemerintah yang lain kami setuju, tidak masalah, tapi jangan ambil dari anggaran pendidikan sehingga masalah-masalah yang diteriakkan oleh guru-guru honorer itu bisa diselesaikan, fasilitas, sekolah-sekolah yang rusak itu bisa diselesaikan kalau anggarannya ada,” ujarnya.

Mekeng menilai anggaran pendidikan seharusnya diprioritaskan untuk kebutuhan pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi, termasuk pembiayaan sarana dan prasarana, kebutuhan siswa, serta kesejahteraan guru dan tenaga pendidik.

“Itu satu rangkaian,” tuturnya.

Ia juga meyakini bahwa optimalisasi penggunaan anggaran pendidikan dapat menjadi solusi terhadap berbagai persoalan di dunia pendidikan, termasuk kesejahteraan guru honorer.

Dalam rangka menyikapi isu tersebut, Fraksi Partai Golkar MPR RI menggelar diskusi publik bertajuk “Implementasi Hak Konstitusional Warga Negara atas Pekerjaan dan Penghidupan yang Layak” pada Senin (25/5/2026).

Diskusi itu turut dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat, serta Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen Nunuk Suryani.

Mekeng mengatakan Fraksi Golkar akan terus menghimpun berbagai masukan terkait persoalan kesejahteraan guru dan tata kelola anggaran pendidikan. Hasil diskusi tersebut nantinya akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui surat resmi.

“Saya rasa Presiden kita juga melihat kebutuhan rakyat dan dia kan semuanya berujung pada kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan surat kami bisa diterima dan ditanggapi dengan positif,” katanya.

 

  • Penulis: DDY

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salah satu korban luka ditolong aparat keamanan saat kericuhan yang terjadi dalam gelaran Pilkada 2024 di Puncak Jaya, Papua. Sumber Foto ; ANTARA

    Kotak Suara Pilkada Puncak Jaya Dibawa Kabur Pendukung Paslon

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAYAPURA, CUPLIKAN.CO.ID – Situasi Pilkada di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, memanas setelah kotak suara di lima kampung dan dua kelurahan dilaporkan dibawa kabur oleh pendukung salah satu pasangan calon (paslon). Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, Rabu (27/11). “Kami menerima laporan bahwa pendukung salah satu paslon membawa […]

  • KADIN

    Tegaskan Munaslub Ilegal, Arsjad : Tak Ada Intervensi Politik!

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, menegaskan bahwa Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin yang digelar pada Sabtu, 14 September 2024, bersifat ilegal dan tidak ada intervensi dari pihak luar. Dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (15/9/2024), Arsjad menyatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan oleh kelompok tertentu yang tidak mengikuti prosedur organisasi. […]

  • Barcelona Akhiri Dominasi Lyon dan Rebut Gelar Liga Champions Wanita

    Barcelona Akhiri Dominasi Lyon dan Rebut Gelar Liga Champions Wanita

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Oslo, editoria.co.id – Barcelona menunjukkan era baru kekuatan sepak bola wanita Eropa setelah tampil dominan dan mengalahkan Olympique Lyonnais dengan skor 4-0 pada final Liga Champions Wanita 2025/2026 di Stadion Ullevaal, Oslo, Norwegia, Sabtu (23/5/2026). Kemenangan tersebut menjadi gelar keempat Barcelona di kompetisi tertinggi antarklub Eropa sekaligus menegaskan posisi klub asal Spanyol itu sebagai salah […]

  • Penulis Dr.Taufiq Pasiak

    Mereka yang Menjual rasa takut dan ‘Musuh Bersama’

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Oleh : Taufiq Fredrik Pasiak Saya pertama kali mendengar istilah “musuh bersama” atau common enemy bukan di ruang kuliah, bukan pula dari buku tebal teori politik. Istilah itu justru muncul dalam sebuah obrolan kecil saat masih mahasiswa—di antara diskusi-diskusi ringan yang kerap tak berujung. Pemahaman yang lebih utuh dan membekas justru saya dapatkan pada suatu […]

  • Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji (tengah),

    Sarmuji Minta Aturan Jelas Soal Sebaran Kader Perempuan di AKD

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Sarmuji, meminta adanya aturan teknis yang lebih rinci terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang kewajiban keterwakilan perempuan di seluruh alat kelengkapan dewan (AKD). Menurutnya, tanpa kejelasan mekanisme, implementasi kuota perempuan berisiko timpang dan tidak merata. “Kami siap menindaklanjuti. Hanya saja mesti pelajari detail amar putusannya seperti apa? […]

  • Menkum: Pengguna Karya Jurnalistik untuk Kepentingan Komersial Wajib Bayar Royalti

    Menkum: Pengguna Karya Jurnalistik untuk Kepentingan Komersial Wajib Bayar Royalti

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Pemerintah berencana memperkuat perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik melalui revisi Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dalam revisi tersebut, karya jurnalistik diusulkan secara tegas masuk sebagai objek hak cipta sehingga pemanfaatannya untuk kepentingan komersial harus mendapat izin dari pemegang hak dan disertai pembayaran royalti. Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi […]

expand_less