Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Sukamta Soroti Penerima Bansos Terjerat Judi Online

Sukamta Soroti Penerima Bansos Terjerat Judi Online

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Fenomena judi online (judol) kini semakin memprihatinkan karena tidak hanya melibatkan masyarakat umum, tetapi juga penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai kondisi ini sebagai tanda darurat sosial-ekonomi digital yang perlu segera ditangani secara sistematis oleh pemerintah pusat dan daerah.

“Sangat miris ketika ada penerima bansos yang justru menjadi pemain judi online. Dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan dasar, malah habis untuk aktivitas ilegal,” ujar Sukamta di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Temuan terbaru Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan, ada sekitar 600.000 penerima bansos yang terindikasi melakukan transaksi terkait judi online. Angka ini menimbulkan kekhawatiran baru mengenai penyalahgunaan dana publik dan lemahnya pengawasan sosial terhadap penerima bantuan.

Sukamta mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menindaklanjuti temuan PPATK tersebut dengan menertibkan penerima bansos yang terbukti terlibat aktivitas perjudian daring. Menurutnya, langkah ini harus diikuti oleh pemerintah daerah lain agar program bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

“Pemprov harus berkoordinasi dengan PPATK, Kemensos, dan aparat penegak hukum agar bansos tidak disalahgunakan. Ini soal tanggung jawab sosial dan moral negara terhadap rakyat miskin,” tegas politisi PKS asal Daerah Pemilihan DI Yogyakarta itu.

Selain menimbulkan kerugian ekonomi, praktik judi online juga menyebabkan kerusakan sosial di tingkat rumah tangga dan komunitas. Banyak pemain judol dari kalangan masyarakat menengah ke bawah terjerat utang, mengalami konflik keluarga, bahkan depresi akibat kekalahan dan tekanan finansial.

“Judi online memicu siklus kemiskinan baru. Mereka yang sudah rentan ekonomi semakin terpuruk karena kehilangan penghasilan dan kestabilan sosial,” ujar Sukamta.

Ia menambahkan, generasi muda dan anak-anak kini juga menjadi korban karena mudahnya akses ke aplikasi judi berbasis digital. Data Kejaksaan Agung menunjukkan, pelaku judi daring di Indonesia bahkan terdapat anak usia sekolah dasar (SD) yang sudah bermain slot daring kecil-kecilan.

Perlu Literasi Digital dan Intervensi Sosial

Sukamta menilai, penanganan judi online tidak bisa hanya melalui pendekatan hukum, tetapi harus disertai intervensi sosial dan edukasi digital. Menurutnya, keluarga, sekolah, dan komunitas lokal harus aktif melakukan pendampingan serta literasi keuangan dan digital kepada kelompok rentan.

“Pendidikan digital harus dimulai dari rumah. Masyarakat harus paham bahwa platform judi online dirancang untuk membuat pemain terus kalah, bukan kaya,” katanya.

Ia juga mendorong Kementerian Sosial dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk membuat program rehabilitasi dan edukasi digital bagi masyarakat miskin dan penerima bantuan sosial, agar tidak mudah terjebak ke dalam permainan ilegal.

Lebih jauh, Sukamta memperingatkan bahwa maraknya judi online dapat berujung pada kerugian ekonomi negara dan gangguan stabilitas finansial nasional. Dana yang berputar di platform ilegal ini tidak tercatat dalam sistem ekonomi formal, sehingga mengurangi potensi penerimaan pajak dan menambah risiko keuangan gelap.

“Judi online adalah ancaman sosial sekaligus ekonomi nasional. Bila tidak dikendalikan, dampaknya bukan hanya pada individu, tapi juga keuangan negara,” pungkasnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intervensi Senyap dan Ujian Independensi Bank Indonesia

    Intervensi Senyap dan Ujian Independensi Bank Indonesia

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA, BERITANEGERI.ID – Oleh: Rakhmat Djabar Pemisahan kebijakan fiskal dan moneter bukan sekedar soal pembagian kewenangan administratif. Ia adalah mekanisme pengaman untuk memastikan stabilitas ekonomi tidak dikorbankan oleh kepentingan politik jangka pendek. Di banyak negara, termasuk Indonesia pascareformasi, prinsip ini diterjemahkan melalui keberadaan bank sentral yang independen. Pemerintah, melalui kebijakan fiskal, mengelola anggaran, pajak, dan […]

  • Muktamar ke-IX Pengajian Al Hidayah

    Hetifah Ajak Perempuan Aktif Berkarya Lewat Pengajian Al Hidayah

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID– Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengajak kaum perempuan Indonesia untuk terus aktif berkarya dan berkontribusi melalui Pengajian Al-Hidayah, organisasi perempuan yang kini kembali ia pimpin untuk periode 2025–2030. Ajakan tersebut disampaikan Hetifah melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, usai kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pengajian Al-Hidayah untuk masa bakti […]

  • KH Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, Kepala BP Haji.

    Gus Irfan Digadang-gadang Jadi Menteri Haji, Tunggu Keputusan Presiden

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Nama Mochamad Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan mulai ramai diperbincangkan publik setelah pemerintah resmi menyiapkan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah. Sosok yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji itu dinilai sebagai kandidat kuat menteri pertama yang akan memimpin kementerian baru tersebut. Meski demikian, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, […]

  • Senam Lansia DPP Pengajian Al Hidayah

    Pengajian Al-Hidayah Perkuat Program Kesehatan Lansia Lewat Senam

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – DPP Pengajian Al-Hidayah menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat lansia melalui kegiatan Senam Sehat Bersama Lansia yang digelar di halaman kantor pusat organisasi tersebut, Minggu (16/11/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai wilayah DKI Jakarta. Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.A., menyampaikan bahwa […]

  • Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Mulyadin Malik

    Empat Desa Ini Jadi Contoh Nasional Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Empat desa dari berbagai penjuru Indonesia tampil menjadi sorotan dalam forum nasional bertajuk Sharing Knowledge Desa Berketahanan Pangan dan Iklim yang digelar di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta, mulai 10 hingga 12 Juni 2025. Praktik inovatif mereka dinilai mampu menjadi model bagi desa-desa lain yang rentan terhadap krisis pangan dan iklim. Dalam […]

  • Culiacan

    Perang Antar Kartel Narkoba di Culiacan Telan 90 Korban Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    CULIACAN MEKSIKO, CUPLIKAN.CO.ID – Kekerasan kembali melanda kota Culiacan, ibu kota negara bagian Sinaloa, setelah perseteruan internal dalam kartel Sinaloa pecah pada Juli lalu. Persaingan antara dua faksi kuat kartel tersebut telah memakan lebih dari 90 korban jiwa dan menanamkan ketakutan yang mendalam di kalangan penduduk. “Orang-orang di sini sudah terbiasa dengan kehadiran ‘narcos’, tapi […]

expand_less