Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Imas Aan Desak Pemerintah Tegas Hentikan Impor Pakaian Bekas

Imas Aan Desak Pemerintah Tegas Hentikan Impor Pakaian Bekas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Imas Aan Ubudiyah, mendesak pemerintah bertindak tegas menghentikan impor pakaian bekas yang dinilai merusak ekosistem industri tekstil nasional. Ia menegaskan, penghentian tidak boleh sebatas di tingkat distribusi, tetapi harus dilakukan sejak sumber impor di luar negeri.

Menurut Imas, rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk memasukkan pemasok pakaian bekas ke dalam daftar hitam (blacklist) merupakan langkah berani dan patut didukung penuh.

“Kalau pengiriman pakaian bekas masih terjadi, maka peredarannya tetap sulit dihentikan. Karena itu, langkah tegas Menkeu perlu diapresiasi,” ujar Imas di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

“Jika pemasok yang sudah di-blacklist masih nekat mengirim barang ke Indonesia, mereka harus diberi sanksi berat,” tambahnya.

Imas menyoroti bahwa banjir pakaian bekas impor tidak hanya mengganggu daya saing produk tekstil dalam negeri, tetapi juga mengancam lapangan kerja di sektor manufaktur dan UMKM.

“Produk tekstil dalam negeri sebenarnya berkualitas tinggi. Banyak pelaku usaha yang berinovasi, tapi kalah bersaing karena pasar dibanjiri pakaian bekas murah,” tegasnya.

Politikus PKB itu menilai, penghentian impor pakaian bekas akan menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali industri tekstil nasional yang selama beberapa tahun terakhir tertekan oleh arus barang bekas dari luar negeri.

“Jika impor benar-benar dihentikan, industri tekstil nasional akan kembali bergairah dan tenaga kerja di sektor ini bisa terserap lebih banyak,” katanya.

Lebih lanjut, Imas menyoroti maraknya penjualan pakaian bekas di pasar tradisional hingga e-commerce. Ia menilai penegakan aturan masih lemah, sehingga barang bekas impor tetap mudah beredar di pasaran.

“Bagaimana industri tekstil kita bisa berkembang kalau harus bersaing dengan barang bekas impor yang dijual murah dan mudah ditemukan di pasar maupun online,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah memperkuat pengawasan lintas kementerian, termasuk kerja sama antara Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, dan aparat penegak hukum, agar kebijakan larangan impor pakaian bekas benar-benar efektif.

“Sudah saatnya pemerintah berpihak penuh kepada produk dalam negeri. Pengawasan harus menyeluruh, bukan parsial,” pungkasnya.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, sepanjang 2024 hingga Agustus 2025 tercatat 2.584 kasus penyelundupan pakaian bekas (balpres) berhasil ditindak, dengan total 12.808 koli barang bukti senilai sekitar Rp49,44 miliar.

Imas menilai data tersebut menunjukkan perlunya tindakan preventif di tingkat hulu, agar penyelundupan tidak lagi terjadi (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bonnie Triyana (Kiri) bersama Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto (kanan).

    Bonnie: Menbud Tak Bisa Pungkiri Kekerasan Seksual 1998

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana menegaskan bahwa pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon terkait pemerkosaan massal dalam kerusuhan Mei 1998 tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi mengabaikan luka sejarah bangsa. Ia menilai pandangan subjektif Fadli tak bisa dijadikan dasar untuk menghapuskan fakta-fakta kekerasan seksual terhadap perempuan Tionghoa dalam tragedi berdarah tersebut. […]

  • Salah satu kapal di Laut Merah yang dihantam rudal Houthi Yaman

    Houthi Kirim Pesan Email Siap Serang Kapal-Kapal di Laut Merah

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    ATHENA, CUPLIKAN.CO.ID – Pada malam musim semi yang hangat di Athena, sesaat sebelum tengah malam, seorang eksekutif senior di sebuah perusahaan pelayaran Yunani menerima email yang tidak biasa di kotak masuk pribadinya. Pesan tersebut, yang juga dikirim ke alamat email bisnis manajer tersebut, memperingatkan bahwa salah satu kapal perusahaan yang berlayar melalui Laut Merah berisiko […]

  • Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya

    Willy Aditya: Putusan MK Tonggak Baru Demokrasi Gender

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyebut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan keterwakilan perempuan di setiap alat kelengkapan dewan (AKD) sebagai tonggak baru dalam sejarah demokrasi Indonesia. Menurutnya, keputusan ini bukan hanya kemenangan bagi perempuan, tetapi juga kemajuan bagi sistem demokrasi yang menjunjung kesetaraan dan keadilan gender. “Putusan MK ini […]

  • Ketua DPR RI, Puan Maharani

    DPR Siapkan Langkah Strategis Pasca Putusan MK Kuota Perempuan

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa parlemen segera menyusun langkah strategis setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mewajibkan minimal 30 persen keterwakilan perempuan di setiap alat kelengkapan dewan (AKD). Menurutnya, keputusan tersebut bukan hanya soal komposisi, tetapi juga penguatan kualitas peran perempuan dalam proses legislasi. “Keputusan MK ini akan kami tindaklanjuti dengan berdiskusi […]

  • Gambar adalah Ilustrasi

    Bukan Sekedar Bubarkan DPR

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh : Ahmadie Thaha (Cak AT) Seorang anak bangsa bernama Affan Kurniawan, ojek online yang sehari-hari mengais rezeki di jalanan, akhirnya ditelan aspal Senayan, dilindas mobil rantis seberat 12 ton. Tragis, heroik, sekaligus ironis. Ia bukan mati di medan perang lawan penjajah, melainkan di depan Gedung DPR, gedung yang katanya rumah rakyat, tapi entah rakyat […]

  • Hasan Nasbi

    Istana Tepis Dugaan Gratifikasi Kaesang, Senggol Mega dan Mahfud MD

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam merespons tuduhan dugaan gratifikasi terhadap Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PSI, pihak Istana melalui Kepala Presidential Communication Officer (PCO) Hasan Nasbi memberikan klarifikasi tegas. Menurut Hasan, tuduhan tersebut dianggap tidak relevan karena Kaesang bukanlah penyelenggara negara. “Kaesang bukan pejabat publik, tapi reaksi publik seakan […]

expand_less