Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Aktivis HAM Tolak Soeharto Jadi Pahlawan, Sebut Langgar Kemanusiaan

Aktivis HAM Tolak Soeharto Jadi Pahlawan, Sebut Langgar Kemanusiaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Gelombang penolakan terus menguat terhadap langkah Kementerian Sosial (Kemensos) yang mengusulkan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai pahlawan nasional. Koalisi Gerakan Masyarakat Sipil Adili Soeharto (GEMAS) menilai keputusan tersebut melukai rasa keadilan korban pelanggaran HAM dan mencoreng nilai kemanusiaan bangsa.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya, yang mewakili GEMAS, menyebut langkah tersebut sebagai “keputusan politik yang tidak berperikemanusiaan.”

“Rekam jejak Soeharto dalam urusan kemanusiaan itu sangat kelam. Selama 32 tahun rezim Orde Baru, terjadi banyak kekerasan negara, pelanggaran HAM berat, dan teror terhadap rakyat,” kata Dimas dalam keterangannya, Selasa (21/10).

Dimas mengingatkan sederet tragedi besar yang terjadi di masa kepemimpinan Soeharto, mulai dari pembantaian 1965, pembungkaman kebebasan sipil, hingga tragedi 1998 menjelang kejatuhan Orde Baru.

“Kalau asas kemanusiaan yang dijadikan dasar pemberian gelar pahlawan nasional, maka Soeharto jelas tidak layak,” tegasnya.

Menurutnya, memberi gelar pahlawan kepada figur dengan catatan pelanggaran HAM justru menghapus ingatan kolektif bangsa terhadap korban dan sejarah kelam masa lalu.

Selain alasan kemanusiaan, GEMAS juga menyoroti aspek moral dan integritas. Dimas menyebut Soeharto pernah dinobatkan sebagai pemimpin terkorup di dunia oleh lembaga internasional karena diduga memperkaya keluarga dan kroni-kroninya.

“Korupsi yang dilakukan di masa Orde Baru menimbulkan kerugian besar bagi negara. Itu bertentangan dengan asas perilaku baik dan tanggung jawab moral seorang pahlawan,” ungkapnya.

Koalisi GEMAS telah mengirimkan surat terbuka kepada Kementerian Sosial berisi penolakan atas usulan tersebut. Surat itu ditandatangani lebih dari 100 lembaga dan individu dari berbagai elemen masyarakat sipil.

Kemensos Klaim Usulan Berdasarkan Proses Kajian Panjang

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa pengusulan Soeharto sebagai pahlawan nasional dilakukan berdasarkan hasil kajian panjang yang melibatkan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD).

“Usulan ini hasil proses yang berlangsung beberapa tahun. Di antara nama yang diusulkan ada Soeharto, Gus Dur, dan aktivis buruh Marsinah,” kata Gus Ipul saat menyerahkan daftar 40 nama kepada Ketua Dewan Gelar, Fadli Zon, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

GEMAS menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga ke meja presiden. Mereka mendesak agar Presiden tidak menyetujui usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto.

“Memberi gelar pahlawan pada pelaku pelanggaran HAM dan simbol korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai reformasi,” pungkas Dimas (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang pelayat bereaksi saat pemakaman tentara Israel Kapten Eitan Itzhak Oster, yang tewas dalam pertempuran di Lebanon, di tengah permusuhan antara Hezbollah dan Israel, di pemakaman militer Gunung Herzl di Yerusalem, 2 Oktober 2024. Sumber foto : REUTERS

    Delapan Tentara Israel Tewas dalam Pertempuran di Lebanon Selatan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JERUSALEM, CUPLIKAN.CO.ID – Israel pada hari Rabu melaporkan bahwa delapan tentaranya tewas dalam pertempuran di Lebanon selatan saat pasukan Israel memasuki wilayah utara tetangganya dalam kampanye melawan kelompok bersenjata Hezbollah. Kehilangan tersebut menjadi yang paling mematikan bagi militer Israel di front Lebanon dalam setahun terakhir setelah serangkaian bentrokan di daerah perbatasan antara Israel dan Hezbollah yang […]

  • Jepang Desak Israel Tahan Diri dan Dukung Implementasi Kesepakatan AS-Iran

    Jepang Desak Israel Tahan Diri dan Dukung Implementasi Kesepakatan AS-Iran

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Tokyo, editoria.co.id  – Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mendesak Israel untuk menahan diri dalam operasi militernya terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon serta mengambil langkah-langkah yang mendukung implementasi kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran yang bertujuan mengakhiri konflik di kawasan. Desakan tersebut disampaikan Motegi dalam percakapan telepon selama sekitar 20 menit dengan Menteri Luar […]

  • Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni. Sumber foto : istimewa.

    NasDem Ingatkan TNI Jaga Netralitas Usai Mutasi Letjen Kunto Dibatalkan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pembatalan mutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dalam hitungan hari memunculkan kekhawatiran akan munculnya tafsir politis terhadap dinamika internal TNI. Partai NasDem menilai kasus ini harus menjadi peringatan penting agar institusi militer tetap menjaga jarak dari arena politik praktis. “Karena nanti dianggap jadi urusan politik, sedangkan TNI tidak berpolitik praktis secara langsung,” […]

  • KADIN

    Tegaskan Munaslub Ilegal, Arsjad : Tak Ada Intervensi Politik!

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, menegaskan bahwa Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin yang digelar pada Sabtu, 14 September 2024, bersifat ilegal dan tidak ada intervensi dari pihak luar. Dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (15/9/2024), Arsjad menyatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan oleh kelompok tertentu yang tidak mengikuti prosedur organisasi. […]

  • Sri Suparni (enam dari kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di RW 06 Pekayon Jaya, Bekasi Selatan pada Sabtu (15/3/2025) kemarin.

    Sri Bahlil Serukan Gotong Royong dalam Pemulihan Banjir Pekayon Jaya

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BEKASI, CUPLIKAN.CO.ID – Dewan Penasehat DPP Pengajian Al-Hidayah, Sri Bahlil, mengunjungi warga terdampak banjir di Kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi, pada Sabtu (15/3/2025). Dalam kunjungannya, ia menyampaikan harapan agar situasi segera membaik dan mengajak seluruh pihak untuk bergotong royong dalam pemulihan wilayah. “Mudah-mudahan ini cepat berlalu dan Kota Bekasi, khususnya di Kelurahan Pekayon Jaya, bisa segera […]

  • Sidang Paripurna MPR Terakhir

    MPR Rekomendasikan Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto dan Gus Dur

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam sidang paripurna yang berlangsung pada 25 September 2024, Ketua MPR RI ke-16, Bambang Soesatyo, mengumumkan bahwa pimpinan MPR telah menerima dan membahas surat dari Fraksi Partai Golkar mengenai kedudukan hukum pasal 4 TAP MPR Nomor XI/MPR/1998. Hasil rapat gabungan pada 23 September lalu menyatakan bahwa pasal tersebut masih berlaku menurut TAP […]

expand_less