Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Institut Sarinah Desak Pemerintah Hentikan Kekerasan

Institut Sarinah Desak Pemerintah Hentikan Kekerasan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Institut Sarinah menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya sembilan korban jiwa dalam gelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah Indonesia. Salah satu korban adalah seorang staf DPRD Sulawesi Selatan, yang menambah pilu tragedi sosial politik belakangan ini. “Kehilangan ini adalah luka bangsa yang harus jadi peringatan serius bagi semua pihak,” demikian pernyataan resmi Institut Sarinah, Selasa (2/9).

Institut Sarinah menilai eskalasi kekerasan dalam aksi massa menunjukkan lemahnya deteksi dini serta penanganan negara. Mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera merespons aspirasi rakyat dengan mengoreksi RAPBN 2026 agar lebih berpihak pada kesetaraan gender dan keadilan sosial. Salah satu langkah yang ditekankan adalah memperbesar anggaran program padat karya serta menekan ketimpangan ekonomi yang dianggap sebagai akar kegelisahan rakyat.

Tidak hanya eksekutif, DPR RI juga diminta melakukan koreksi serius agar regulasi yang lahir sepenuhnya berpihak kepada rakyat, bukan kepentingan segelintir elite.

“Rakyat butuh kehadiran wakilnya di tengah krisis, bukan sekadar janji politik,” tegas pernyataan itu.

Sorotan tajam juga diarahkan pada aparat keamanan. Institut Sarinah menuntut polisi dan TNI menghentikan kekerasan terhadap mahasiswa maupun masyarakat sipil. Penyerbuan ke kampus serta tindakan represif yang diduga mengakibatkan korban jiwa disebut sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip demokrasi dan rasa keadilan rakyat. Aparat, kata mereka, seharusnya fokus pada penangkapan penjarah dan perusak bayaran yang ditengarai digerakkan pihak luar untuk menciptakan destabilisasi.

Institut Sarinah juga mencontohkan praktik dialog langsung antara pemerintah daerah dan demonstran di Palu, Maluku Utara, Maumere, Kupang, serta Yogyakarta yang terbukti mampu mencegah bentrokan.

“Keterbukaan adalah jalan keluar. Dialog harus dihidupkan, bukan dibungkam,” ujarnya.

Lebih jauh, mereka menekankan pentingnya Pancasila sebagai kompas bangsa dalam menghadapi krisis. Prinsip Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah Mufakat, hingga Keadilan Sosial disebut sebagai fondasi yang harus kembali dihidupkan dalam praktik kebijakan maupun kehidupan sehari-hari.

“Emosi tidak boleh mendominasi. Kecerdasan holistik Pancasila harus menuntun bangsa melewati gejolak ini,” tegas Institut Sarinah.

Mereka menutup seruannya dengan ajakan menjaga Ibu Pertiwi, menghargai perjuangan para pendiri bangsa, dan menegakkan Pancasila sebagai jiwa serta rumah bersama bangsa Indonesia (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Citra satelit memperlihatkan tampilan dekat kawah di atas fasilitas bawah tanah Natanz Enrichment Facility, setelah dihantam serangan udara AS, dekat Natanz, Iran, 22 Juni 2025. Sumber Foto : Maxar Technologies. Disiarkan melalui REUTERS.

    Serangan AS Tak Lumpuhkan Nuklir Iran

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Serangan udara Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran tidak berhasil melumpuhkan kemampuan nuklir negara tersebut dan hanya menundanya selama satu hingga dua bulan. Hal ini terungkap dalam laporan awal intelijen AS yang bocor ke media, bertolak belakang dengan klaim Presiden Donald Trump yang menyebut program nuklir Iran telah “dihancurkan total.” Gempuran militer […]

  • CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, meninggalkan lokasi setelah menghadiri sidang Komisi Perdagangan Federal (FTC) yang dapat memaksa perusahaan untuk membatalkan akuisisi terhadap platform pesan WhatsApp dan aplikasi berbagi gambar Instagram, di Pengadilan Distrik AS, Washington, D.C., Amerika Serikat, 15 April 2025. Sumber foto : REUTERS/Nathan Howard.

    Meta Terjepit: Strategi ‘Buy or Bury’ Zuckerberg Dibongkar di Sidang Antimonopoli

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    WASHINGTON DC, CUPLIKAN.CO.ID – Sidang antimonopoli yang digelar oleh Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menghadirkan momen krusial bagi Meta. CEO Meta, Mark Zuckerberg, berada di bawah tekanan setelah regulator membongkar strategi bisnis agresif perusahaan yang disebut sebagai “buy or bury” — membeli atau menyingkirkan kompetitor sebelum mereka tumbuh menjadi ancaman. Selama tiga hari terakhir, Zuckerberg […]

  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Sumber foto : REUTERS

    Trump Buka Peluang Damai Dagang dengan China

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan kesiapan untuk membuka kembali jalur negosiasi dengan Presiden China Xi Jinping guna mengakhiri perang dagang berkepanjangan antara dua kekuatan ekonomi dunia. Dalam wawancara dengan Reuters, Trump menyebut dirinya “senang” jika bisa mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua negara. Meski menyebut China telah mengambil “keuntungan besar” dari […]

  • Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Kepala BKKBN Wihaji

    GENTING, Jembatan Kemanusiaan Cegah Stunting untuk Generasi Emas

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    MALANG, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus menguatkan langkah nyata dalam menekan angka stunting di Indonesia. Melalui program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), berbagai pihak digandeng untuk menjadi “jembatan kemanusiaan” yang langsung menyentuh keluarga berisiko stunting (KRS). Pada Selasa (12/8/2025) di Kota Malang, Jawa Timur, Menteri Kependudukan dan Pembangunan […]

  • KSP Tekankan Pengawasan Program MBG agar Tepat Sasaran dan Bebas Penyalahgunaan

    KSP Tekankan Pengawasan Program MBG agar Tepat Sasaran dan Bebas Penyalahgunaan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan sesuai arahan pemerintah dan tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu. Menurut Dudung, pengawasan diperlukan untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya anak-anak […]

  • Komisi III DPR RI

    RUU KUHAP Disorot, DPR Ditekan Uji Nyali Reformasi Hukum

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi III DPR RI tengah menghadapi ujian penting: menyusun ulang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) agar lebih menjamin hak asasi manusia (HAM) di tengah praktik penegakan hukum yang masih kerap menuai kritik publik. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar pekan ini, DPR mengklaim bahwa RUU KUHAP yang tengah digodok berkomitmen […]

expand_less