Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » DPR Setujui Kementerian Haji, Ditjen PHU Terancam Hilang

DPR Setujui Kementerian Haji, Ditjen PHU Terancam Hilang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Disahkannya Perubahan Ketiga atas UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah membawa konsekuensi besar terhadap tata kelola urusan haji di Indonesia. Dengan persetujuan DPR dan pemerintah membentuk Kementerian Haji dan Umrah, struktur lama di Kementerian Agama (Kemenag) dipaksa menyesuaikan diri.

Pergeseran ini paling jelas menyasar Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU), unit eselon I yang selama ini menjadi tulang punggung operasional haji dan umrah. Anggota Panja RUU Haji dan Umrah Komisi VIII DPR, Selly Andriany Gantina, menegaskan Ditjen PHU otomatis dihapus dari Kemenag.

“Otomatis harus dilepas dari Kemenag, sudah tidak ada lagi yang menyangkut dengan namanya Dirjen PHU,” ujarnya, Senin (25/8).

Jika selama ini Ditjen PHU merumuskan kebijakan teknis, mengawasi penyelenggara, hingga mengelola biaya operasional haji, maka semua kewenangan itu akan “pindah rumah” ke Kementerian Haji dan Umrah. Artinya, enam direktorat yang tercantum dalam PMA No. 25/2024, mulai dari Bina Haji hingga Pelayanan Haji Luar Negeri, berpotensi dialihkan beserta SDM, anggaran, dan perangkat daerahnya.

Dirjen PHU, Hilman Latief, mengakui pergeseran itu tidak terelakkan. “Seluruh urusan haji akan bergeser ke Kementerian Haji dan Umrah,” katanya. Namun, kepastian jadwal menunggu Keputusan Presiden (Keppres) dan penetapan struktur organisasi.

Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyebut Keppres pembentukan kementerian dan penetapan menteri ditargetkan terbit pekan ini. Ia menegaskan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) sedang disiapkan pemerintah bersama KemenPAN-RB, dengan target rampung maksimal 30 hari.

Dengan tenggat tersebut, masa transisi akan berlangsung singkat. Pegawai Ditjen PHU harus segera dialihkan ke kementerian baru, bersama anggaran dan aset. Di satu sisi, target cepat menjanjikan efisiensi. Namun di sisi lain, kecepatan berisiko menimbulkan kebingungan birokrasi, terutama jika integrasi SDM tidak berjalan mulus.

Dana Haji Tetap Dipisahkan

Meski fungsi teknis bergeser, pengelolaan dana haji tetap aman di tangan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menegaskan BPKH tidak dilebur agar tidak terjadi konsentrasi kuasa.

“Pengumpulan uang, kemudian pengelolaan uang dan penggunaan uang dalam satu atap itu bisa berbahaya. Untuk menghindari itu, kita pisahkan tentang uang,” tegasnya.

Lahirnya Kementerian Haji dan Umrah dipandang sebagai upaya modernisasi tata kelola ibadah haji, mengingat skala jamaah Indonesia yang terbesar di dunia. Dengan kementerian khusus, fokus kebijakan bisa lebih tajam tanpa berbagi perhatian dengan isu lain di Kemenag.

Namun, ada tantangan besar: pemindahan kewenangan dari Ditjen PHU berpotensi menimbulkan kerumitan baru. Jika transisi tidak dirancang matang, ada risiko tumpang tindih birokrasi atau bahkan vakum layanan di masa peralihan.

Keberhasilan kementerian baru ini akan sangat ditentukan oleh kecepatan penyusunan SOTK, kejelasan aturan turunan, serta kemampuan menjaga layanan haji tetap lancar di tengah perubahan besar. Dalam hitungan pekan ke depan, publik menanti apakah reformasi ini benar-benar menyederhanakan tata kelola, atau justru menambah lapisan birokrasi baru (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskusi Pemuda

    Pemuda Soroti Setahun Kinerja Pemerintahan Prabowo dalam Realisasi Asta Cita

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Forum Pemerhati Kebijakan Publik (Formatik) menggelar Diskusi Publik bertajuk “Refleksi Satu Tahun Prabowo–Gibran dan Momentum Hari Pahlawan: Menanamkan Rasa Nasionalisme” di Warung Pojok Rawamangun, Jakarta Timur, pada Senin (11/11). Acara ini dihadiri sekitar seratus aktivis muda dari berbagai kampus dan organisasi kepemudaan. Memasuki satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil […]

  • Anggota Komisi IV DPR RI F-PKB, Rina Sa'adah

    Beras Ilegal Ancam Harga Pasar, Rina Sa’adah Protes

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Temuan 250 ton beras ilegal asal Thailand di Pelabuhan Bebas Sabang, Aceh, dinilai berpotensi mengganggu stabilitas harga pangan nasional dan merugikan petani lokal. Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Rina Sa’adah, menegaskan bahwa skala penyelundupan tersebut dapat mengguncang pasar beras dalam negeri jika tidak segera ditindak. Rina menilai masuknya beras ilegal […]

  • Logo HMI dan GMNI

    Ketika Tokoh HMI dan GMNI Menyatu di Pelaminan

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Disclaimer : Tulisan ini mungkin telah dimuat sebelumnya di media lain dengan konten yang sama atau serupa. Segala bentuk penyesuaian, pengeditan, atau pembaruan telah dilakukan sesuai dengan kebutuhan penyajian informasi di platform ini. Tulisan ini sengaja dimuat kembali untuk mengenang wafatnya Kholis Malik (Ketua Umum PB HMI Periode 2002-2004/ Ketua Hubungan Antar Lembaga DPP Partai […]

  • HMB Jakarta Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG hingga Daerah

    HMB Jakarta Dukung Kejagung Usut Dugaan Korupsi Program MBG hingga Daerah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, editorial.co.id  – Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Jakarta menyatakan dukungannya terhadap langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia dalam mengusut dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Dukungan tersebut disampaikan Ketua Umum HMB Jakarta, Deri Ardiansyah, menyusul perkembangan penyidikan yang telah menetapkan tiga pejabat BGN sebagai tersangka dalam perkara […]

  • Hwang Do Hee

    Intrik Politik dan Dilema Moral dalam Film Queenmaker

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Queenmaker adalah sebuah drama politik yang memikat, mengeksplorasi intrik dan dinamika kekuasaan di dunia pemilihan umum. Serial ini berfokus pada Hwang Do-hee, seorang ahli strategi politik yang cerdas dan ambisius. Cerita dimulai ketika Hwang dipanggil untuk membantu seorang kandidat wali kota yang kurang dikenal, menciptakan ketegangan saat ia mencoba membawa kandidat tersebut […]

  • Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dalam acara Sharing Knowledge Desa Berketahanan Pangan dan Iklim yang digelar di Jakarta, Selasa (10/6).

    Yandri Susanto: Desa Bisa Swasembada dari A sampai Z, Jangan Jadi Penonton!

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menegaskan bahwa desa-desa di Indonesia punya potensi besar untuk menjadi pusat ketahanan pangan sekaligus kekuatan ekonomi mandiri, jika dikelola secara tepat dan sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Dalam acara Sharing Knowledge bertema Desa Berketahanan Pangan dan Iklim yang digelar di Jakarta, Selasa […]

expand_less