Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tsunami Disinformasi Serbu Perang Iran-Israel, AI Jadi Senjata

Tsunami Disinformasi Serbu Perang Iran-Israel, AI Jadi Senjata

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sejak Israel memulai serangan udara terhadap Iran pada 13 Juni lalu, gelombang disinformasi masif membanjiri dunia maya. Berdasarkan laporan BBC Verify,  dicatat puluhan unggahan yang memperbesar narasi kehebatan serangan balasan Iran dan keberhasilan menghancurkan target-target penting di Israel.

Dalam analisisnya, BBC Verify menemukan banyak video palsu, termasuk hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI), yang menampilkan kekuatan militer Iran. Tiga video palsu terpopuler yang berhasil dilacak bahkan telah ditonton lebih dari 100 juta kali lintas platform.

Namun, disinformasi tidak hanya datang dari satu sisi. Akun-akun pro-Israel juga turut menyebarkan klip-klip lama yang diklaim sebagai unjuk rasa baru di Iran untuk menunjukkan bahwa rakyat negeri itu mendukung aksi militer Israel. Banyak dari unggahan tersebut terbukti rekaman lama yang didaur ulang.

Sebuah organisasi pengamat gambar menyebut tingkat penyebaran hoaks ini sebagai sesuatu yang “mencengangkan”. Mereka menyebut banyak konten datang dari “petani engagement” yang mengejar keuntungan lewat konten manipulatif demi viralitas di media sosial.

“Kami melihat semuanya, dari cuplikan tak terkait dari Pakistan, video daur ulang serangan Oktober 2024, hingga cuplikan gim video dan konten buatan AI yang diklaim sebagai kejadian nyata,” tulis kelompok verifikasi Geoconfirmed di platform X sebagaimana dilansir dari BBC.

Salah satu akun pro-Iran yang jadi sorotan, Daily Iran Military, mengalami lonjakan pengikut dari 700 ribu menjadi 1,4 juta hanya dalam waktu enam hari. Akun ini termasuk di antara banyak akun “obskur” bercentang biru yang muncul masif, menyebarkan disinformasi secara konsisten.

AI dan Propaganda Visual

Menurut Emmanuelle Saliba dari kelompok analis Get Real, konflik Israel-Iran ini menandai “pertama kalinya AI generatif digunakan dalam skala besar selama perang berlangsung.” Laporan BBC Verify juga menemukan gambar AI yang menggambarkan rudal hujan di Tel Aviv serta klip palsu penyerangan malam hari yang sulit diverifikasi.

Isu besar lainnya adalah penyebaran informasi palsu mengenai kehancuran jet tempur F-35 milik Israel. Salah satu unggahan menampilkan jet yang “ditembak jatuh” di gurun Iran, namun terlihat jelas manipulasi AI: ukuran warga sipil di video tak sebanding dengan kendaraan di sekitarnya, dan pasir tak menunjukkan dampak ledakan. Video lain yang meraih 21 juta penonton di TikTok berasal dari gim simulator penerbangan, bukan kejadian nyata.

Lisa Kaplan dari lembaga Alethea mengatakan, narasi ini banyak didorong oleh jaringan akun yang sebelumnya dikaitkan dengan operasi pengaruh Rusia.

“Rusia tidak punya balasan terhadap F-35. Maka yang mereka lakukan adalah merusak persepsi publik terhadap jet ini,” ujarnya.

Dukungan Resmi dan AI “Halusinasi”

Ironisnya, beberapa media resmi di Iran dan Israel ikut menyebarkan konten palsu. Media pemerintah Iran membagikan gambar jet F-35 jatuh yang dibuat AI, sementara akun resmi militer Israel sempat mengunggah video lama dan tak relevan yang kemudian diberi label koreksi oleh komunitas di X.

Platform X sendiri banyak menjadi tempat penyebaran hoaks, termasuk melalui chatbot AI-nya, Grok. Dalam beberapa kasus, Grok justru mengklaim video AI sebagai kejadian nyata, bahkan mengutip laporan dari media seperti Newsweek dan Reuters untuk memperkuat klaimnya. X menolak berkomentar pada permintaan BBC Verify.

TikTok dalam pernyataannya menyebut aktif menghapus konten yang terbukti menyesatkan, sementara Meta (pemilik Instagram), tidak memberikan respons.

Motif dan Psikologi Penyebaran

Matthew Facciani, peneliti dari University of Notre Dame, mengatakan bahwa disinformasi menyebar lebih cepat ketika publik terpolarisasi, seperti dalam isu konflik. “Orang cenderung membagikan konten yang sesuai dengan identitas politik mereka, terutama yang emosional dan sensasional,” jelasnya.

Di tengah meningkatnya potensi keterlibatan AS dalam konflik dan kemungkinan serangan terhadap situs nuklir Iran, disinformasi berbasis AI ini diprediksi akan terus meningkat, memperkeruh situasi yang sudah genting (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Daniel Johan,

    PKB Soroti Kelemahan Pemerintah Kendalikan Lonjakan Harga Beras

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pernyataan tegas kembali datang dari Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Daniel Johan, yang menilai pemerintah belum menunjukkan kapasitas memadai dalam mengendalikan harga beras secara nasional. Menurutnya, wacana penerapan rayonisasi harga beras justru menunjukkan lemahnya strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan. Daniel menilai kebijakan tersebut bukan solusi, melainkan potensi masalah baru […]

  • Anggota Komisi I DPR RI, Selamet Ariyadi, bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

    Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen PAN untuk Santri

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SAMPANG, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN, H. Slamet Ariyadi, menegaskan komitmen Partai Amanat Nasional (PAN) dalam memperjuangkan aspirasi kalangan santri dan pesantren. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Jalan Jalan Sehat (JJS) bersama ribuan santri di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, […]

  • Lafadz Nusantara Center Desak Kemenag Susun Program Strategis Atasi Maraknya Aktivitas LGBT

    Lafadz Nusantara Center Desak Kemenag Susun Program Strategis Atasi Maraknya Aktivitas LGBT

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, editorial.co.id – Direktur Eksekutif Lafadz Nusantara Center, Deni Iskandar, mendorong Kementerian Agama (Kemenag) untuk segera merumuskan langkah dan program strategis menyikapi maraknya aktivitas kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang belakangan menjadi perbincangan publik di media sosial. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul viralnya sebuah video yang disebut memperlihatkan aktivitas pesta gay di sebuah tempat […]

  • dr.Taruna Ikrar saat memberi kuliah di Harvard Medical School, Harvard University, tepatnya di Aula Massachusetts General Hospital, Boston, USA pada Rabu(20/11/2024).

    BPOM Raih Penghargaan Insan Cita Award atas Komitmen Lindungi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof. Taruna Ikrar, dianugerahi penghargaan Insan Cita Award dalam acara Asian Islamic Fashion and Art (AIFA) atas kontribusinya dalam pengawasan obat dan makanan. BPOM dinilai berperan aktif dalam melindungi masyarakat dari bahaya konsumsi makanan, obat, dan produk skincare yang tidak aman. Ketua Panitia AIFA, Viviana […]

  • Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

    Disebut Dukung Amran, Jokowi : Semua Calon Baik

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Nama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali jadi sorotan setelah dikaitkan dengan pencalonan Amran Sulaiman sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Namun, Jokowi membantah kabar dirinya terlibat dalam proses pencalonan tersebut. “Ya semua nama baik, itu urusan internal PPP,” ujar Jokowi singkat di kediaman pribadinya di Solo, Rabu (28/5/2025). Saat didesak […]

  • Peneliti SMRC Saidiman Ahmad

    Jokowi Gabung PSI, SMRC : Bisa Dongkrak Suara dan Dana Bagi PSI

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Spekulasi bergabungnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus jadi perbincangan panas. Banyak kalangan memprediksi jika Jokowi bergabung ke dalam tubuh PSI, maka kepopuleran Jokowi akan turut mengerek popularitas dari PSI. Namun, sebagaimana diberitakan sebelumnya,  peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI), Djayadi Hanan, mengungkap data mengejutkan bahwa elektabilitas Jokowi […]

expand_less