Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Terungkap! Fordow, Bunker Nuklir Misterius Iran yang Bikin Israel Resah

Terungkap! Fordow, Bunker Nuklir Misterius Iran yang Bikin Israel Resah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Terletak jauh di dalam perut gunung di Iran, fasilitas pengayaan uranium Fordow menjadi salah satu pusat perhatian dalam konflik memanas antara Israel dan Republik Islam Iran. Disebut-sebut sebagai “gunung nuklir”, Fordow menyimpan ratusan sentrifugal pengayaan uranium, dan menjadi simbol ambisi nuklir Iran yang dikhawatirkan Israel bakal mengarah ke senjata pemusnah massal.

Fasilitas ini disebut-sebut sebagai salah satu tempat paling sulit dihancurkan di dunia. Dilapisi puluhan meter tanah dan batu, Fordow tersembunyi dari pengawasan mata-mata dan rudal asing. Namun, seiring makin terbukanya jalur udara Teheran oleh jet tempur Israel, Fordow kini memasuki daftar target yang mungkin diserang.

Apa itu Fordow?

Fordow merupakan salah satu dari tiga fasilitas nuklir utama Iran, bersama dengan Natanz dan pusat penelitian di Isfahan. Diperkirakan dibangun sejak 2006 dan mulai beroperasi pada 2009, Fordow berada sekitar 80 meter di bawah permukaan gunung.

Berdasarkan laporan pada tahun 2020, terdapat sekitar 1.057 sentrifugal di Fordow. Pada 2023, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menemukan partikel uranium yang diperkaya hingga 83,7% di sana — mendekati ambang 90% yang dibutuhkan untuk senjata nuklir.

Tahun 2024, Washington Post melaporkan ekspansi besar-besaran di Fordow, dengan hampir 1.400 sentrifugal tambahan yang direncanakan dipasang.

Apakah Israel Akan Menyerang Fordow?

Israel secara terbuka menyebut program nuklir Iran sebagai ancaman eksistensial. Meski sejumlah fasilitas telah diserang sebelumnya, Fordow dianggap sebagai “bagian besar yang tersisa” yang masih aktif mengolah uranium.

Dr. Alexander Bollfrass dari IISS mengatakan bahwa Fordow telah menjadi topik utama karena tingkat perlindungannya yang sangat tinggi. Serangan udara mungkin bukan satu-satunya opsi, namun diplomasi juga bisa mengakhiri konflik sebelum IDF (militer Israel) bergerak ke sana.

Apakah Bom Penembus Bunker Bisa Digunakan?

Banyak pihak membahas kemungkinan penggunaan bom penembus bunker seperti GBU-57 milik AS. Bom jenis ini dirancang untuk meledak dua kali: sekali di permukaan dan sekali lagi di kedalaman.

Namun, Fordow jauh lebih dalam dari target-target sebelumnya. Serangan ke Fordow akan membutuhkan ratusan jet yang berkumpul dalam waktu lama, sesuatu yang sangat berisiko dan belum tentu berhasil.

“Saya rasa, bahkan GBU-57 pun membutuhkan beberapa kali serangan,” kata Martin “Sammy” Sampson, mantan marsekal udara dan pengamat di IISS sebagaimana dilansir dari Sky News, Jum’at (20/06).

“Dan jika serangan gagal, itu bisa menjadi bencana militer,”imbuhnya.

Opsi Israel Selain Serangan Udara

Mantan kepala intelijen Mossad, Zohar Palti, mengisyaratkan bahwa Israel memiliki opsi lain.

“Kita tahu bagaimana bekerja sendiri. Jika perlu, kita akan lakukan,” ujarnya dikutip dari Sky News.

Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, menambahkan bahwa negaranya memiliki sejumlah “kontinjensi” untuk menghadapi Fordow, tidak semuanya bergantung pada serangan udara.

Ada pula spekulasi tentang serangan darat oleh pasukan khusus. Namun, opsi ini juga sangat berisiko tinggi.

Sebagian analis menyebutkan bahwa seperti di fasilitas Natanz, Israel bisa saja mengganggu pasokan listrik Fordow sehingga menghentikan operasi sentrifugal tanpa perlu menghancurkan fisiknya.

Iran terus membantah tudingan bahwa mereka ingin mengembangkan senjata nuklir. Kepala IAEA menyebut belum ada bukti sistematis yang mengarah ke program senjata. Namun, keterlibatan militer dan peningkatan pengayaan uranium memicu kekhawatiran internasional.

Kini, Fordow tidak lagi sekadar fasilitas teknik – ia adalah simbol tarik-menarik kekuasaan di Timur Tengah. Bagi Israel, ini tentang eksistensi. Bagi Iran, ini tentang kedaulatan. Dan bagi dunia, Fordow adalah titik panas yang bisa memicu ledakan geopolitik global (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fauda

    Review Film Fauda: Konflik dan Drama Kemanusiaan yang Mendalam

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Fauda adalah sebuah serial drama Israel yang mengeksplorasi konflik yang kompleks antara Israel dan Palestina melalui lensa seorang agen kontra-terorisme. Sejak penayangan perdana, serial ini berhasil menarik perhatian penonton dengan alur cerita yang mendebarkan dan karakter-karakter yang dalam. Diceritakan melalui perspektif kedua belah pihak (meski ada pula yang berpandangan bahwa film ini hanya lewat satu […]

  • Voicers, Syamsul Qomar

    Olahraga, Politik dan Kedaulatan : Evaluasi Sikap Indonesia atas Tekanan IOC

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Oleh : Syamsul Qomar* Gonjang ganjing perseteruan antara Internatinal Olympic Committee (IOC) dan pemerintah Indonesia yang diwakili Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Kembali memanas setelah IOC, pada tanggal 23 Oktober 2025, mengumumkan langkah tegas: “Tidak ada event olahraga internasional yang akan diberikan kepada Indonesia sampai jaminan penuh akses tanpa diskriminasi dapat dipastikan.” Hal ini berkaitan dengan […]

  • Penandatanganan MOU antara UICI dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang ditandatangi oleh Rektor UICI, Prof. La Ode M.Kamaluddin dan Menteri Wihaji di Jakarta pada Senin (19/5/2025)

    UICI Perkuat Dukungan Terhadap BKKBN Lewat Kemitraan Strategis

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) dalam rangka memperluas peran perguruan tinggi dalam pembangunan keluarga dan kependudukan nasional. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada Senin (19/5) di Auditorium Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta. […]

  • Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudistira Adhinegara

    CELIOS Umumkan 8 Tuntutan Ekonomi, Kritik Kebijakan Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Center of Economic and Law Studies (CELIOS) meluncurkan agenda bertajuk “Reset Ekonomi Indonesia” dengan merinci delapan tuntutan ekonomi yang ditujukan kepada pemerintah. CELIOS menilai langkah ini penting untuk memperbaiki tata kelola fiskal, transparansi anggaran, serta arah pembangunan nasional yang dinilai semakin menyimpang dari kepentingan rakyat. Dalam pernyataannya, CELIOS menekankan bahwa tuntutan pertama […]

  • Kompolnas

    Andi Syafrani Gugat Pansel Kompolnas dan Presiden di PTUN Jakarta

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pendaftaran gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta resmi terdaftar hari ini dengan nomor 400/G/TF/2024/PTUN.Jkt. Gugatan ini diajukan oleh Andi Syafrani, peserta seleksi calon anggota Kompolnas periode 2024-2028. Gugatan ini ditujukan kepada Panitia Seleksi (Pansel) Kompolnas yang diketuai oleh Prof. Hermawan Sulistyo serta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Menurut Andi, gugatan […]

  • Bahlil Lahadalia, Sari Yuliati dan Sarmuji beserta jajaran pengurus DPP Partai Golkar dalam acara Senam Partai di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (16/11) menyambut HUT ke-60 Partai Golkar.

    Golkar Siap Sambut Jokowi, Jendela Sampai Pagar Dibuka!

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyampaikan sinyal terbuka bagi siapa pun tokoh nasional yang ingin bergabung ke partai berlambang pohon beringin itu, termasuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Pernyataan ini muncul menanggapi hangatnya isu keterlibatan Jokowi dalam Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang belakangan santer dikaitkan dengannya sebagai calon ketua […]

expand_less