Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Bamsoet: Politik Uang Merusak Demokrasi dan Meningkatkan Ketimpangan Ekonomi

Bamsoet: Politik Uang Merusak Demokrasi dan Meningkatkan Ketimpangan Ekonomi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyoroti dampak buruk politik uang terhadap sistem demokrasi di Indonesia, yang menurutnya telah menjurus pada demokrasi komersialisasi dan kapitalisasi. Dalam orasi pada perayaan HUT ke-46 FKPPI, Bamsoet menjelaskan bahwa maraknya politik uang telah membuat demokrasi Indonesia terjebak dalam “demokrasi angka-angka.”

Sudah bukan menjadi rahasia lagi, kata Bamsoet, bahwa untuk memenangkan Pemilu maupun Pilkada, tidak cukup hanya dengan kapabilitas dan integritas, melainkan juga harus didukung dengan “isi tas/uang”.

“Pemilihan langsung di Indonesia seringkali tak hanya membutuhkan kapabilitas dan integritas, tetapi juga didukung oleh uang. Hal ini mendorong komersialisasi politik yang pada akhirnya berujung pada demokrasi oligarki,” ujar Bamsoet, Kamis (12/9/24).

Bamsoet juga menyoroti ketimpangan ekonomi yang semakin melebar, dengan mengutip data dari World Inequality Report (WIR) 2022 yang menunjukkan bahwa 1 persen penduduk terkaya di Indonesia menguasai 30,16 persen dari total aset rumah tangga nasional.

“Sementara, kelompok 50 persen terbawah di Indonesia hanya memiliki 4,5 persen dari total kekayaan rumah tangga nasional,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI (Ormas Pendiri Partai Golkar) dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini juga menerangkan, maraknya politik uang juga menyuburkan perilaku koruptip, yang membuat tata kelola pemerintahan menjadi terhambat. Tak bisa dipungkiri, katanya,  reformasi birokrasi di Indonesia masih menghadapi banyak tantangan..

Dalam perayaan HUT ke-46 FKPPI ini, hadir para pengurus FKPPI. Antara lain, Ketua Umum Pontjo Sutowo, Wakil Ketua Umum Indra Bambang Utoyo, Sekretaris Jenderal Anna R Legawati, Bendahara Umum/Komisaris Utama PT ASABRI Fary Djemi Francis, dan Ketua Bidang Industri dan Konstruksi/Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa RI (LKPP RI) Hendrar Prihadi, Tubegus Haryono, Didit Haryadi, Mayjen TNI (P) Dewa Rai dan lain-lain (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mensesneg: Usulan Sipil Isi Jabatan Non-Operasional Polri Sah Disampaikan

    Mensesneg: Usulan Sipil Isi Jabatan Non-Operasional Polri Sah Disampaikan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, editorial.co.id – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menilai usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai agar kalangan sipil dapat mengisi jabatan pejabat utama (PJU) non-operasional di Polri merupakan hal yang sah untuk disampaikan dalam pembahasan revisi Undang-Undang (UU) Polri. Menurut Prasetyo, setiap pihak berhak memberikan masukan terkait revisi UU Polri yang saat […]

  • KIPP Lamongan Perkuat Pemantauan Netralitas Pilkada Serentak 2024

    KIPP Lamongan Perkuat Pemantauan Netralitas Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    LAMONGAN, CUPLIKAN.CO.ID – Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Lamongan mengadakan konsolidasi untuk memantapkan pemantauan pada Pilkada Serentak 2024. Kegiatan ini berlangsung di salah satu kafe di Lamongan, Jumat (8/11/2024), dan dihadiri oleh para anggota KIPP yang akan mengawasi proses pemilihan bupati, wakil bupati, serta gubernur dan wakil gubernur di Jawa Timur. Dalam acara tersebut, […]

  • Alwi Hamu

    Kepingan Kenangan Bersama Alwi Hamu

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Oleh : H. Zainal Bintang JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sepeninggal tokoh pers asal Sulawesi Selatan, almarhum Alwi Hamu, pada 18 Januari 2025, sejumlah pesan WA masuk ke Hp saya. Meminta membuat tulisan kepingan kenangan bersama almarhum. Sebagai sahabat sejak remaja (almarhum kelahiran 1944 dan saya kelahiran akhir 1946), hubungan kami sangat akrab. Kebetulan sama – sama […]

  • Tentara Nasional Indonesia

    Prabowo Dorong Modernisasi TNI, Fokus Hadapi Era Teknologi Baru

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah baru kebijakan pertahanan Indonesia: modernisasi militer berbasis teknologi. Dalam peringatan HUT ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025), Prabowo menginstruksikan jajaran TNI agar beradaptasi cepat terhadap perkembangan sains dan teknologi global. “Saya perintahkan Panglima TNI dan para kepala staf, kaji terus perkembangan teknologi dan sains. […]

  • Taufik Fredrik Pasiak (Penulis)

    Fear Currency

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh : Taufiq Fredrik Pasiak* Dalam ekonomi biasa, kita mengenal mata uang sebagai alat tukar bernilai yang disepakati bersama: rupiah, dolar, euro, dll. Namun, dalam suasana politik yang dikaburkan oleh krisis dan disinformasi, ada mata uang baru dan paling laku; rasa takut. Ketakutan diproduksi dalam skala masif, diedarkan melalui berbagai kanal komunikasi, lalu ditukar dengan […]

  • Tokoh muda NU, Adlin Panjaitan

    Tokoh Muda NU Soroti Pentingnya Komunikasi Publik Kebijakan BBM

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Adlin Panjaitan, menilai kebijakan pemerintah yang menambah alokasi kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk SPBU swasta sebesar 10 persen pada 2025 sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia menekankan pentingnya komunikasi publik yang lebih baik agar masyarakat memahami maksud dan dasar kebijakan tersebut. Menurut Adlin, keputusan […]

expand_less