Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Loncatan Besar! Petani Untung, Kolaborasi Nasional Jaga Stok Beras

Loncatan Besar! Petani Untung, Kolaborasi Nasional Jaga Stok Beras

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah meraih capaian monumental dalam sejarah ketahanan pangan nasional. Untuk pertama kalinya, cadangan beras pemerintah (CBP) melampaui angka 4 juta ton—rekor tertinggi sejak Perum Bulog berdiri pada 1969. Namun lebih dari sekadar angka, keberhasilan ini dinilai sebagai buah manis dari kolaborasi lintas sektor yang berpihak pada kesejahteraan petani.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa capaian ini merupakan bukti konkret efektivitas kebijakan pertanian yang dirancang untuk memperkuat produksi dan serapan lokal. Menurutnya, dukungan dari berbagai elemen negara menjadi kunci sukses menjaga stabilitas pangan.

“Mulai dari petani, Komisi IV DPR, TNI, Polri, Kejaksaan, kepala daerah, penyuluh, penggilingan, akademisi hingga media, semua berperan. Ini bukan kerja satu kementerian, ini kerja bangsa,” ujar Amran dalam keterangannya, Sabtu (31/5/2025).

Lebih jauh, Amran menyoroti bahwa kebijakan yang konsisten dari Presiden Prabowo Subianto telah membuka ruang besar bagi pertanian nasional untuk tumbuh. Terobosan ini juga berdampak langsung bagi petani.

“Kini petani bukan hanya panen lebih banyak, tapi juga menikmati harga jual gabah yang menguntungkan. Ini perubahan yang sangat signifikan,” tegasnya.

Perum Bulog mencatat total cadangan beras pada Kamis (29/5) malam mencapai 4.001.059 ton, termasuk serapan beras lokal sebanyak 2.407.257 ton. Angka ini mencerminkan solidnya sistem logistik pangan nasional, di tengah ketidakpastian iklim dan ekonomi global.

Pemerintah berharap keberhasilan ini menjadi fondasi bagi lompatan menuju kemandirian pangan yang sesungguhnya di mana petani menjadi subjek utama pembangunan, bukan sekadar objek bantuan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Para Peserta Workshop “Meningkatkan Potensi Usaha Mikro dari Rumah – Hobby Menghasilkan Cuan” yang diadakan DPP Pengajian Al-Hidayah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan di Sentra Kuliner Kota Bogor, Rabu (21/5/2025)

    PHK 70 Ribu! Sambal Jadi Solusi Bertahan di Tengah Krisis

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Di tengah badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menghantam lebih dari 70.000 pekerja di Indonesia, sambal justru menjadi solusi mengejutkan yang menginspirasi. Melalui Workshop Ekonomi bertema “Meningkatkan Potensi Usaha Mikro dari Rumah – Hobby Menghasilkan Cuan”, yang digelar pada Rabu (21/5/2025), DPP Pengajian Al-Hidayah bersama BPJS Ketenagakerjaan membuktikan bahwa peluang bisa datang […]

  • Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

    Khamenei Siapkan Suksesor, Iran Antisipasi Situasi Terburuk

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Iran dilaporkan tengah menyiapkan skenario suksesi jika Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam konflik bersenjata yang kian membara dengan Israel. Langkah ini mencerminkan kekhawatiran serius di internal Iran atas potensi memburuknya eskalasi yang dapat mengguncang stabilitas negara. Laporan The New York Times, Sabtu (22/6), menyebut bahwa Khamenei telah menunjuk tiga […]

  • Mahkamah Konstitusi

    Kontroversi Pernyataan Habiburokhman Picu Kekhawatiran Melemahnya MK

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pernyataan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada Selasa (17/6), memicu kritik tajam dan kekhawatiran luas di kalangan masyarakat sipil. Kritik tersebut bukan hanya soal substansi pernyataannya yang dianggap melecehkan Mahkamah Konstitusi (MK), tetapi juga soal indikasi melemahnya komitmen legislatif terhadap sistem demokrasi dan supremasi konstitusi. […]

  • Megawati Dorong Kolaborasi Global, Soroti Dampak AI pada Pendidikan

    Megawati Dorong Kolaborasi Global, Soroti Dampak AI pada Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    ST.PETERSBURG, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam pidatonya di hadapan para rektor di Rusia, Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa AI memiliki potensi besar untuk membantu produktivitas manusia, tetapi harus dikelola dengan bijak. “Saya mencermati bahwa perkembangan AI memang luar biasa, tapi juga berbahaya jika disalahgunakan,” ujar […]

  • Hercules Rosario De Marshal, Ketua Umum DPP GRIB Jaya.

    GRIB Jaya Bantah Tuduhan Ormas Preman, Klaim Jalankan Fungsi Sosial

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID — Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya menanggapi kritik publik yang menyebut organisasi masyarakat tersebut sebagai ormas preman. Melalui Kepala Bidang Media dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, pihaknya membantah keras tudingan tersebut dan menyebutnya tidak berdasar serta tak sesuai dengan fakta. “Kegiatan ormas kami sangat beragam, berfungsi sebagai wadah aspirasi, penyalur kegiatan […]

  • Pengamat politik Adi Prayitno

    Dua Kubu di PDIP Soal Jokowi, Rekonsiliasi Masih Sulit Terwujud

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai pernyataan Puan Maharani yang mengajak untuk mengakhiri ketegangan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan adanya dua kubu dalam PDIP terkait sikap terhadap mantan kadernya itu. Menurut Adi, kubu pertama bersikap keras dan konfrontatif terhadap Jokowi, yang diwakili oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua […]

expand_less