Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Tambang Longsor Tewaskan 14 Orang, Dedi Mulyadi Langsung Copot Izin Operasinya!

Tambang Longsor Tewaskan 14 Orang, Dedi Mulyadi Langsung Copot Izin Operasinya!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, CUPLIKAN.CO.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah tegas dengan menutup lokasi tambang Galian C Gunung Kuda yang berada di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Penutupan ini dilakukan menyusul longsornya tambang yang menewaskan 14 orang pekerja pada kejadian tragis yang mengguncang daerah tersebut.

Dedi mengungkapkan bahwa izin pengelolaan tambang yang dipegang oleh tiga yayasan, termasuk Koperasi Pondok Pesantren Al-Azhariyah, telah dicabut sepenuhnya. “Tadi malam, kami sudah mengeluarkan sanksi administrasi berupa penghentian izin dan pencabutan izin dari ketiga tambang itu,” ujar Dedi di lokasi kejadian, Sabtu (31/5).

Menurutnya, langkah ini bukan tanpa alasan karena sejak memimpin Jawa Barat, ia memang selektif dalam memberikan izin pertambangan. Bahkan, banyak tambang yang selama ini sudah ditutup karena dinilai tidak memenuhi standar keamanan dan berpotensi merusak lingkungan. “Saya sudah banyak menutup tambang ilegal dan yang membahayakan. Di Karawang, Subang, dan Tasik sudah banyak saya tutup,” jelasnya.

Dedi juga menegaskan bahwa tiga tahun lalu dirinya sudah mengingatkan agar tambang Galian C Gunung Kuda ini ditutup. Namun, sampai insiden longsor terjadi, pengelolaan tambang tersebut belum juga diperbaiki. Sebagai tindak lanjut, pemerintah provinsi pun pada tahun ini sedang melakukan evaluasi dan moratorium perizinan tambang yang berisiko tinggi.

Sementara itu, Dinas Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat telah beberapa kali mengeluarkan surat peringatan terkait bahaya pengelolaan tambang tersebut. Namun, peringatan ini tampaknya belum diindahkan secara serius oleh pengelola.

Insiden longsor ini telah ditetapkan sebagai status tanggap darurat bencana oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingat dampaknya yang besar terhadap kehidupan masyarakat sekitar lokasi tambang. Upaya penanganan darurat pun tengah berlangsung guna membantu korban dan warga terdampak.

Polisi juga sudah turun tangan untuk menyelidiki insiden ini. Enam saksi telah diperiksa, dan dugaan awal menyebutkan terdapat unsur kelalaian dari pengelola tambang. Polisi mencurigai bahwa pengelola tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku serta tidak menggunakan alat pelindung diri yang memadai bagi para pekerja.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Pemprov Jabar tidak akan tinggal diam dan akan terus menindak tegas pihak-pihak yang melanggar aturan demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Ia juga menginstruksikan agar Pemda Kabupaten Cirebon segera melakukan perubahan tata ruang untuk mengembalikan kawasan tambang menjadi area hijau kembali.

Langkah tegas Dedi ini mendapat perhatian luas sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengawasi dan mengelola sumber daya alam secara profesional dan aman. Harapannya, kejadian serupa tidak terulang dan kesejahteraan masyarakat serta kelestarian alam tetap terjaga (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto bersama Pemkab Situbondo bersama Pemkab Bondowoso pada Rabu (23/4/2025) dalam rangka studi referensi terkait strategi pemekaran kecamatan dan kemitraan dengan perguruan tinggi negeri di Bondowoso.

    Belajar Pemekaran dan Riset Daerah, Pemkab Situbondo Studi ke Bondowoso

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Situbondo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bondowoso pada Rabu (23/4/2025) dalam rangka studi referensi terkait strategi pemekaran kecamatan dan kemitraan dengan perguruan tinggi negeri. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala OPD. Rombongan diterima hangat oleh Bupati Bondowoso […]

  • Muhlis Ali bersama kader HMI di Grha Yakusa Malang.

    Muhlis Ali: Jalan Sunyi, Komitmen Besar

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Oleh: Salihudin M. Awal SULAWESI, RADIANTVOICE..ID – Di antara hiruk-pikuk dunia aktivis, selalu ada nama yg melintas karena sepak terjang politiknya. Banyak alumni HMI yang memilih jalan itu: masuk partai, meraih jabatan, atau menapaki karier di eksekutif dan legislatif. Itu sah, bahkan lumrah. Namun, kisah Muhlis Ali justru berbeda. Ia memilih jalan yg lebih sepi, […]

  • Hercules Rosario De Marshal, Ketua Umum DPP GRIB Jaya.

    GRIB Jaya Bantah Tuduhan Ormas Preman, Klaim Jalankan Fungsi Sosial

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID — Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya menanggapi kritik publik yang menyebut organisasi masyarakat tersebut sebagai ormas preman. Melalui Kepala Bidang Media dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual, pihaknya membantah keras tudingan tersebut dan menyebutnya tidak berdasar serta tak sesuai dengan fakta. “Kegiatan ormas kami sangat beragam, berfungsi sebagai wadah aspirasi, penyalur kegiatan […]

  • Sosialisasi 4 Pilar

    Bamsoet Dorong Amandemen Ke-5 UUD 1945 untuk Selamatkan Demokrasi Pancasila

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar bersama Yayasan Jimly School of Law, mengusulkan perubahan kelima terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) 1945. Menurut Bamsoet, amandemen ini diperlukan untuk mengatasi inkonsistensi dan kontradiksi antar pasal yang telah terjadi akibat empat amandemen sebelumnya. […]

  • Reog Ponorogo yang dibawakan oleh seniman Reog dari Ponorogo tampil di markas besar UNESCO pada 14 Oktober 2025, saat pelaksanaan sidang Executive Board UNESCO.

    UNESCO Akui Ponorogo dan Malang Kembangkan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PARIS, CUPLIKAN.CO.ID – Transformasi ekonomi kreatif Indonesia kembali mendapat pengakuan internasional. Pada peringatan World Cities Day 2025, UNESCO menetapkan Ponorogo dan Malang sebagai dua kota baru dalam UNESCO Creative Cities Network (UCCN), memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan portofolio kota kreatif paling beragam di kawasan Asia. Penetapan Ponorogo dalam kategori Crafts and Folk Art serta […]

  • Presiden memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila Kemenlu pada Senin (2/6/2025). Sumber foto : Sekretariat Presiden.

    Prabowo Ancam Pecat Pejabat Korup, Bongkar Permainan Asing!

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato tegas saat memperingati Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Senin (2/6). Dalam pidato bernada keras dan penuh peringatan, Prabowo menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh hanya menjadi slogan atau mantra kosong. Ia menuntut agar nilai-nilai Pancasila diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama oleh para pejabat publik. “Semua penyelewengan, semua kebocoran […]

expand_less