Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » WAH! Meta Terancam Bayar Rp 480 Triliun! Upaya Damai Zuckerberg Mental di Tangan FTC

WAH! Meta Terancam Bayar Rp 480 Triliun! Upaya Damai Zuckerberg Mental di Tangan FTC

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAHINGTON DC, CUPLIKAN.CO.ID – Perusahaan teknologi raksasa Meta tengah menghadapi risiko kerugian finansial besar setelah tawaran damai dari CEO Mark Zuckerberg ditolak oleh Komisi Perdagangan Federal AS (FTC). Dalam persidangan antimonopoli yang tengah berlangsung di Washington DC, Meta berpotensi harus membayar ganti rugi hingga USD 30 miliar (sekitar Rp 480 triliun) serta menghadapi pembatasan hukum atas praktik bisnisnya.

Zuckerberg dilaporkan telah mengajukan penyelesaian senilai USD 450 juta, bahkan kemudian menaikkannya hingga mendekati USD 1 miliar (sekitar Rp 16 triliun). Namun angka tersebut dianggap terlalu kecil oleh FTC, yang tetap bersikeras pada tuntutan minimal USD 18 miliar (sekitar Rp 288 triliun) ditambah larangan terhadap praktik monopoli seperti yang dituduhkan kepada Meta.

Strategi Meta Diungkap ke Publik

FTC menuding Meta menjalankan strategi “buy or bury”, yaitu membeli atau menyingkirkan pesaing potensial agar tidak bisa mengancam dominasinya. Bukti kuat yang dihadirkan berupa email dan pesan lama dari Zuckerberg, termasuk dokumen tahun 2018 yang mengindikasikan kekhawatiran akan kemungkinan pemisahan Instagram dan WhatsApp dari Meta akibat tekanan antimonopoli.

Salah satu email dari 2012 juga menyebutkan secara eksplisit bahwa pembelian Instagram dilakukan demi “menetralisir kompetitor.” Zuckerberg bahkan disebut pernah mencoba membeli Snapchat dengan tawaran USD 6 miliar, yang ditolak CEO Evan Spiegel.

Mantan COO Facebook, Sheryl Sandberg, turut dihadirkan sebagai saksi dan menjelaskan strategi Meta menghadapi para pesaing, termasuk layanan Google+ dan aplikasi kamera yang dianggap mengancam dominasi Facebook saat itu.

TikTok Jadi Alasan, FTC Tak Bergeming

Dalam kesaksiannya, Zuckerberg berdalih bahwa langkah-langkah Meta adalah bagian dari respons terhadap ancaman serius dari TikTok. Ia menyebut lonjakan popularitas TikTok sejak 2018 telah memperlambat pertumbuhan platform milik Meta, dan perusahaan harus segera menyesuaikan strategi.

“Kami melihat pertumbuhan melambat secara drastis. Itu sangat mendesak,” ujar Zuckerberg dalam sidang.

Namun FTC menilai kehadiran TikTok tidak menghapus fakta bahwa Meta telah berulang kali melakukan akuisisi strategis terhadap pesaing yang dianggap potensial, bahkan sebelum mereka sempat berkembang besar.

Jalan Panjang yang Mahal

Dengan ditolaknya tawaran damai, Meta harus bersiap menghadapi proses hukum yang berlarut-larut, denda miliaran dolar, serta kemungkinan dibatasinya kekuasaan bisnis mereka oleh pemerintah AS.

Langkah ini juga bisa menjadi preseden penting dalam upaya membatasi dominasi raksasa teknologi di dunia. Untuk Meta, pertaruhannya bukan hanya citra publik, tetapi juga stabilitas bisnis dan masa depan perusahaan yang kini tengah diawasi ketat (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taruna Ikrar

    BPOM dan Satgas Tata Niaga Impor Tegas Basmi Kosmetik Ilegal

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa BPOM bersama Satgas Tata Niaga Impor tidak akan berkompromi dalam upaya memberantas kosmetik impor ilegal. Hal ini disampaikan Taruna dalam konferensi pers yang diadakan di Aula Bhinneka Tunggal Ika, BPOM, Jakarta, pada Senin, 30 September 2024. Bersama Menteri Perdagangan RI, […]

  • Kaesang (tengah)

    Kaesang Ingin Tuntaskan Restrukturisasi PSI hingga Akar Rumput

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menyatakan bahwa keputusannya untuk kembali maju sebagai calon ketua umum dalam Pemilu Raya PSI didorong oleh komitmennya menuntaskan agenda restrukturisasi partai dari tingkat pusat hingga daerah. Dalam pernyataan di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Sabtu (21/6/2025), Kaesang mengatakan bahwa saat ini PSI sedang berada […]

  • Calon Gubernur Bali nomor urut 01 Made Muliawan Arya alias De Gadjah di atas helikopter untuk kampanye. Sumber foto : Radar Bali

    De Gadjah Gunakan Helikopter Prabowo: Demi Rakyat, Bukan Pencitraan

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DENPASAR – Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Made Muliawan Arya alias De Gadjah, menjelaskan alasan menggunakan helikopter selama kampanye Pilgub Bali 2024. Ia menekankan bahwa fasilitas tersebut diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menunjang mobilitasnya di lapangan. “Karena fasilitas sudah disiapkan, pakai lah helikopter,” ujar De Gadjah dalam keterangannya, Jumat (15/11/2024) kemarin. Menurut […]

  • Teresa Mendoza (Putih) yang diperankan Alice Braga dalam salah satu adegan pada Film Queen of The South

    Dari Meksiko ke Amerika: Jalan Panjang Seorang Wanita Menjadi Ratu Kartel

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – “Queen of the South” adalah sebuah serial televisi drama kriminal Amerika yang menceritakan perjalanan seorang wanita, Teresa Mendoza, dalam dunia narkoba yang penuh kekerasan dan manipulasi. Dibintangi oleh Alice Braga sebagai Teresa, serial ini menyajikan kisah tentang perjuangan untuk bertahan hidup, membangun kekuatan, dan akhirnya merebut kekuasaan dalam dunia kartel narkoba yang biasanya […]

  • Prima Gandhi, Ketua Umum Terpilih PPI Jepang Periode 2024-2025 Artikel ini telah tayang di KAHMINasional.com dengan judul : Alumni IPB terpilih sebagai Ketum PPI Jepang Periode 2024-2025

    Alumni IPB Terpilih Pimpin PPI Jepang Periode 2024-2025

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    TOKYO, CUPLIKAN.CO.ID – Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (PPI Jepang) baru saja menggelar Kongres ke-44 yang berlangsung di Fukuoka secara hybrid pada Sabtu dan Minggu (21-22 September 2024). Salah satu agenda utama kongres tersebut adalah pemilihan Ketua Umum PPI Jepang periode 2024-2025. Pada kongres tersebut, Prima Gandhi, alumni IPB University, berhasil terpilih sebagai Ketua Umum […]

  • Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), Prof. Laode Masihu Kamaluddin, dalam Webinar Spesial Hari Kebangkitan Nasional 2025 bertema "AI, Keterbukaan Informasi, dan Kebangkitan" yang digelar di Jakarta, Selasa (20/5/2025).

    Rektor UICI Bongkar Defisit Talenta Digital Indonesia 9 Juta!

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), Prof. Laode Masihu Kamaluddin, menyampaikan pidato penuh makna dalam Webinar Spesial Hari Kebangkitan Nasional 2025 bertema “AI, Keterbukaan Informasi, dan Kebangkitan” yang digelar di Jakarta, Selasa (20/5/2025). Acara ini digelar untuk memperingati 117 tahun Hari Kebangkitan Nasional sekaligus menjadi refleksi atas tantangan baru Indonesia di era […]

expand_less