Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Gubernur Koster: Bali Tak Butuh Preman Berkedok Ormas

Gubernur Koster: Bali Tak Butuh Preman Berkedok Ormas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, CUPLIKAN.CO.ID – Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban Pulau Dewata dari gangguan organisasi masyarakat (ormas) yang dinilai meresahkan. Ia menyatakan bahwa Bali tidak membutuhkan ormas yang membawa citra premanisme dan kekerasan dalam balutan kegiatan sosial.

“Bali tidak membutuhkan kehadiran ormas yang berkedok menjaga keamanan, ketertiban, dan sosial dengan tindakan premanisme, tindak kekerasan, dan intimidasi masyarakat,” ujar Koster dalam siaran pers, Senin (12/5/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimda Bali, termasuk DPRD Provinsi Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, hingga Kepala BIN Daerah Bali. Dalam rapat itu, muncul kesepahaman untuk menindak tegas ormas-ormas yang mengganggu ketertiban di tengah masyarakat.

Menurut Gubernur dua periode itu, tindakan premanisme yang dilakukan segelintir ormas berpotensi merusak citra Bali sebagai destinasi wisata internasional yang aman dan ramah.

“Kepariwisataan Bali yang berbasis budaya dan bernilai luhur bisa tercoreng jika praktik kriminal dan premanisme dibiarkan,” tambahnya.

Koster menyebutkan bahwa keamanan Bali saat ini telah ditangani oleh institusi negara seperti TNI dan Polri, serta sistem pengamanan berbasis adat, yakni Sipanduberadat dan Bankamda yang melibatkan pecalang, Linmas, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

“Semua ini sudah cukup. Tidak perlu tambahan ormas yang justru menciptakan konflik baru,” tegasnya.

Penolakan terhadap ormas yang dinilai bermasalah ini juga disuarakan oleh Manggala Pasikian Pecalang MDA Klungkung, Yudhi Pasek Kusuma. Ia mengimbau masyarakat segera menyuarakan penolakan melalui berbagai saluran media, bahkan dengan spanduk dan baliho.

Hal senada juga dinyatakan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. Ia menyebut keberadaan pecalang sudah lebih dari cukup untuk menjaga keamanan adat dan sosial masyarakat Bali.

Salah satu ormas yang saat ini menuai polemik di Bali adalah Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, yang ditolak berbagai kalangan masyarakat adat karena dianggap tidak sejalan dengan sistem keamanan lokal yang sudah mapan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam ratas yang diselenggarakan di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 23 Juni 2025, pemerintah semakin mematangkan rencana penyelenggaraan Sekolah Rakyat, yang dijadwalkan akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026. Sumber foto : Sekretariat Kabinet.

    Prabowo Diminta Beri Wejangan Khusus Guru Sekolah Rakyat!

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyampaikan permohonan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto agar bersedia memberikan pembekalan langsung kepada para kepala sekolah dan guru yang terlibat dalam program Sekolah Rakyat. Permintaan ini ia sampaikan dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, Senin (23/6/2025). “Insya […]

  • Mendikdasmen Ungkap Komitmen Jadikan Kantor Kementerian Rumah Pendidikan

    Mendikdasmen Ungkap Komitmen Jadikan Kantor Kementerian Rumah Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Jakarta— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar giat bertajuk “Silaturahmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Media” pada Rabu (23/10) di Jakarta. Acara ini menjadi ruang diskusi penting antara pemerintah dan media terkait strategi peningkatan mutu pendidikan dan berbagai isu yang dihadapi di lapangan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan pentingnya […]

  • Milenial Freedom

    Gerakan Milenial Mulai Konsolidasikan Dukungan Politik untuk Abah IDI

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, RADIANTVOICE. ID – Gerakan anak muda yang tergabung dalam komunitas Milenials Freedom mulai menggerakkan mesin politik menuju Pilgub Jawa Timur 2029. Ini terlihat dari konsolidasi yang mereka gelar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (28/11/2025), dengan melibatkan puluhan pemuda dari berbagai kabupaten di Indonesia. Pertemuan tersebut difokuskan pada pemetaan figur calon pemimpin Jawa Timur. […]

  • Wakil Ketua DPP PPP, Rusli Effendi.

    Rommy Dituding Eksploitasi PPP, Rusli: Partai Bukan Dagangan!

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Rusli Effendi, melontarkan kritik tajam terhadap manuver M. Romahurmuziy (Rommy) yang disebut-sebut menawarkan posisi Ketua Umum PPP kepada tokoh-tokoh eksternal menjelang Muktamar X yang dijadwalkan pada September 2025. Rusli menilai langkah Rommy sangat tidak etis dan mencederai marwah partai yang seharusnya dijaga dengan penuh […]

  • Analis Politik dan Militer Selamat Ginting

    Selamat Ginting: Ini Saatnya Prabowo Bersih-Bersih di Polri!

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Sorotan tajam kembali mengarah ke tubuh Polri, menyusul pernyataan Analis Politik dan Militer Universitas Nasional. Selamat Ginting, yang menilai banyaknya personel kepolisian berdinas di luar institusi sebagai bentuk penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang. Dalam pernyataannya, Selamat Ginting mengungkapkan bahwa sekitar 10 persen dari total 500 ribu personel Polri atau sekitar 50 ribu orang […]

  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Sumber foto : KOMPAS.COM

    Gubernur Jabar Hentikan Program MBG Usai Ribuan Siswa Keracunan

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BANDUNG, CUPLIKAN.CO.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi resmi menghentikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan ini diambil setelah ribuan siswa di Jawa Barat mengalami keracunan massal usai mengonsumsi makanan dari program tersebut. “Kita hentikan SPPG yang mengakibatkan keracunan,” kata Dedi di Bandung, Kamis (2/10/2025). Kasus ini […]

expand_less