Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dari Asap Putih hingga “Habemus Papam”: Inilah Proses Pemilihan Paus Baru di Vatikan

Dari Asap Putih hingga “Habemus Papam”: Inilah Proses Pemilihan Paus Baru di Vatikan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

VATIKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Kepulan asap putih dari cerobong Kapel Sistina menandakan kepada dunia bahwa seorang Paus baru, Uskup Roma dan penerus Santo Petrus, telah terpilih. Namun, apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding Kapel Sistina sebelum momen bersejarah itu?

Sebagaimana dilaporkan oleh Alessandro Di Bussolo untuk Vatican News, inilah tahapan lengkap proses pemilihan Paus, dari detik-detik di bawah langit-langit yang dilukis Michelangelo hingga pengumuman resmi “Habemus Papam” oleh Kardinal Protodiakon Dominique Mamberti dari balkon Basilika Santo Petrus.

Tahapan Pemilihan: Ritus Penerimaan

Sesuai ketentuan Ordo Rituum Conclavis dan Konstitusi Apostolik Universi Dominici Gregis, ketika salah satu Kardinal memperoleh suara mayoritas sesuai ketentuan, maka pemilihan dianggap sah secara kanonik.

Kardinal tertua, berdasarkan urutan dan usia, akan menanyakan dalam bahasa Latin:
“Apakah Anda menerima pemilihan kanonik ini sebagai Sri Paus?”

Jika sang Kardinal menerima, ia akan ditanya kembali:
“Dengan nama apa Anda ingin dikenal?”

Master Upacara Liturgi Kepausan, bersama dua petugas seremoni, kemudian menyusun dokumen resmi yang mencatat penerimaan pemilihan dan nama kepausan yang dipilih.

Penutupan Konklaf dan Munculnya Asap Putih

Setelah Paus terpilih menyatakan penerimaan, konklaf dinyatakan selesai. Saat itu pula beberapa pejabat tinggi Vatikan diizinkan masuk untuk membahas urusan mendesak dengan Paus baru.

Selanjutnya, seluruh surat suara dan dokumen terkait pemilihan dibakar. Jika semuanya berjalan sesuai tata cara, asap putih akan mengepul dari cerobong Kapel Sistina — sinyal kepada dunia bahwa Paus baru telah terpilih.

“Ruang Air Mata” dan Perayaan Awal

Paus baru lalu dibawa ke Room of Tears (Ruang Air Mata), sebuah ruangan kecil di sebelah Kapel Sistina. Di sana, ia mengganti jubah kardinal dengan salah satu dari tiga jubah putih kepausan yang telah disiapkan, dan menghabiskan waktu sejenak untuk berdoa.

Setelah itu, Paus kembali ke Kapel Sistina dan duduk di kursi khusus untuk menerima penghormatan. Seorang Kardinal senior membacakan kutipan Injil seperti, “Engkaulah Petrus, dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku,” diikuti dengan doa bagi pemimpin baru umat Katolik sedunia.

Seluruh Kardinal pemilih lalu menghampiri satu per satu untuk menyatakan ikrar ketaatan kepada Paus baru. Upacara ditutup dengan kidung “Te Deum”, sebagai bentuk syukur atas terpilihnya pemimpin rohani yang baru.

Pengumuman Resmi dan Doa di Kapel Paulus

Sebelum muncul ke publik, Paus baru mengunjungi Kapel Paulus (Pauline Chapel) untuk berdoa secara pribadi di hadapan Sakramen Mahakudus. Setelah itu, Kardinal Protodiakon Dominique Mamberti maju ke balkon tengah Basilika Santo Petrus — yang dikenal sebagai Loggia of Blessings — dan menyampaikan pengumuman sakral:

“Annuntio vobis gaudium magnum: Habemus Papam!”
(“Aku menyampaikan kabar sukacita besar: Kita memiliki Paus!”)

Tak lama kemudian, Paus baru tampil di hadapan umat di Lapangan Santo Petrus dan seluruh dunia, memberikan salam pertamanya dan memberkati semua dengan Benediksi Apostolik Urbi et Orbi — untuk kota Roma dan untuk dunia (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drama Korea The Devil Judge

    The Devil Judge: Ketika Keadilan Berubah Jadi Pertunjukan

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Drama Korea The Devil Judge hadir sebagai sajian penuh intensitas yang menggabungkan dunia hukum, politik, dan realitas sosial ke dalam satu narasi yang menggugah. Berlatarkan Korea Selatan versi distopia, drama ini tidak hanya menghibur, tapi juga menyodorkan pertanyaan tajam tentang moralitas dan keadilan. Dibintangi oleh Ji Sung sebagai Kang Yo-han, seorang hakim […]

  • Jenazah Paus Fransiskus disemayamkan dalam peti terbuka. Sumber foto : REUTERS.

    Tangisan dan Antrean 8 Jam: Dunia Berduka untuk Paus Fransiskus di Vatikan

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    VATIKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Ribuan umat Katolik dari seluruh dunia berkumpul di Basilika Santo Petrus, Vatikan, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus. Pemimpin Gereja Katolik berusia 88 tahun itu wafat pada Senin (21/4) setelah mengalami stroke. Sebelumnya, ia sempat dirawat di rumah sakit selama lima minggu akibat pneumonia ganda. Jenazah Paus disemayamkan dalam peti mati […]

  • KIPP Lamongan Perkuat Pemantauan Netralitas Pilkada Serentak 2024

    KIPP Lamongan Perkuat Pemantauan Netralitas Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    LAMONGAN, CUPLIKAN.CO.ID – Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Lamongan mengadakan konsolidasi untuk memantapkan pemantauan pada Pilkada Serentak 2024. Kegiatan ini berlangsung di salah satu kafe di Lamongan, Jumat (8/11/2024), dan dihadiri oleh para anggota KIPP yang akan mengawasi proses pemilihan bupati, wakil bupati, serta gubernur dan wakil gubernur di Jawa Timur. Dalam acara tersebut, […]

  • Ormas Pemuda Pancasila

    Kemendagri Larang Ormas Gunakan Atribut Mirip Aparat

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi mengeluarkan kebijakan baru yang melarang organisasi kemasyarakatan (ormas) menggunakan atribut atau seragam yang menyerupai aparat penegak hukum seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), maupun Kejaksaan. Kebijakan ini bertujuan menjaga ketertiban publik dan mencegah penyalahgunaan simbol negara oleh pihak non-resmi. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima […]

  • POPSI Kritik Rencana Pemeriksaan 300 Perusahaan Sawit, Minta Kementan Utamakan Konsolidasi Hulu

    POPSI Kritik Rencana Pemeriksaan 300 Perusahaan Sawit, Minta Kementan Utamakan Konsolidasi Hulu

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jakarta, Editoria.co.id – Ketua Umum Perkumpulan Organisasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (POPSI), Mansuetus Darto, menilai langkah Kementerian Pertanian (Kementan) yang berencana melaporkan dan memeriksa sekitar 270–300 perusahaan kelapa sawit terkait harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) dilakukan terlalu terburu-buru. Menurutnya, Kementan seharusnya lebih dulu mengonsolidasikan seluruh pelaku di sektor hulu sawit sebelum mengambil langkah penegakan. […]

  • Bantuan untuk Gempa NTT, Baznas Distribusikan 1.900 Porsi Makanan

    Bantuan untuk Gempa NTT, Baznas Distribusikan 1.900 Porsi Makanan

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 1.900 porsi makanan bagi warga yang terdampak gempa bumi di Desa Nanga Mbaling dan Desa Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, mengatakan penyaluran bantuan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat […]

expand_less