Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ratna Juwita Tolak Wacana Ojol Tidak Dapat Subsidi BBM

Ratna Juwita Tolak Wacana Ojol Tidak Dapat Subsidi BBM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita, secara tegas menyatakan penolakannya terhadap wacana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mempertimbangkan untuk tidak memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol).

Ratna, yang merupakan politisi PKB dari Dapil Jatim IX, menyampaikan keberatannya langsung kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, seusai rapat dengan Dewan Energi Nasional. “Sempat ramai terkait pernyataan bapak menteri ESDM yang menyatakan kalau teman ojek online salah satu pihak yang tak diperkenankan terima BBM subsidi,” ungkap Ratna, Kamis (5/12).

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak adil dan akan berdampak besar pada kehidupan sekitar 4 juta pengemudi ojol yang belum memiliki perlindungan memadai. “Secara pribadi maupun dari Fraksi PKB, kami menolak dengan tegas kalau sampai kebijakan ini dilaksanakan. Karena kita punya ojek online sebanyak 4 juta dan mereka belum terproteksi,” ujarnya.

Dalam pertemuannya dengan Menteri ESDM, Ratna meminta agar wacana tersebut dipertimbangkan secara matang. Ia juga mengingatkan Menteri Bahlil agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. “Beliau menyampaikan baru tahap pengkajian. Meski cuma wacana, saya waktu itu meminta agar mempertimbangkan lagi dan tolong pak Menteri kalau keluarkan statemen berhati-hati. Supaya tak menimbulkan polemik di negeri ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa rencana pemberian subsidi BBM kepada pengemudi ojol masih dalam tahap kajian. “Saya kan katakan bahwa dalam skema subsidi itu kita masih godok, sampai sekarang belum selesai,” ujar Bahlil saat menghadiri Indonesia Mining Summit di Jakarta, Rabu (4/12).

Menurut Ratna, pengemudi ojol memegang peranan penting dalam menopang sektor ekonomi digital dan pelayanan transportasi harian masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah harus lebih mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi dari kebijakan ini.

“Sebagai kelompok yang rentan, pengemudi ojol tidak hanya membutuhkan subsidi BBM untuk mengurangi beban biaya operasional mereka, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap kesejahteraan mereka. Subsidi ini bukan hanya soal BBM, melainkan juga soal keberpihakan kepada rakyat kecil,” kata Ratna.

Ia menambahkan bahwa kebijakan terkait subsidi BBM harus berlandaskan asas keadilan, sehingga benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan. “Kami meminta pemerintah memastikan bahwa subsidi BBM tidak salah sasaran, dan ojol sebagai bagian dari masyarakat pekerja harus mendapatkan perhatian khusus,” imbuhnya.

Selain itu, Ratna juga menyoroti pentingnya menciptakan mekanisme penyaluran subsidi yang transparan dan efisien. “Jika wacana ini benar akan diterapkan, pemerintah harus memastikan mekanismenya jelas dan tepat sasaran. Jangan sampai ada kebocoran atau justru tidak efektif,” ujarnya.

Ratna berharap pemerintah tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, terutama yang berdampak langsung pada masyarakat kecil. “Kita semua sepakat untuk memperbaiki sistem subsidi BBM agar lebih terarah, tetapi jangan sampai kelompok seperti pengemudi ojol malah dikorbankan. Pemerintah harus menunjukkan keberpihakan nyata,” pungkasnya.

Melalui sikap tegasnya, Ratna Juwita berharap wacana ini tidak hanya menjadi bahan kajian, tetapi juga menjadi refleksi bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan dukungan langsung dari negara (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus DPP Pengajian Al-Hidayah dalam acara "Pembagian paket " bagi warga kurang mampu.

    Hetifah: Pengajian Al-Hidayah Terpanggil untuk Bantu Korban Banjir Bekasi

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BEKASI, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pengajian Al-Hidayah, Hetifah, menegaskan bahwa aksi sosial yang dilakukan organisasinya merupakan wujud kepedulian terhadap para korban banjir di Bekasi. Melalui program “Pengajian Al-Hidayah Peduli,” bantuan berupa uang tunai, sembako, dan nasi kotak untuk berbuka puasa disalurkan kepada masyarakat terdampak. “Dilaksanakannya kegiatan Pengajian Al-Hidayah Peduli merupakan keterpanggilan […]

  • Ketua LMKN Pencipta, Andi Mulhanan Tombolotutu

    LMKN Terapkan Sistem Baru Royalti Musik, Lebih Transparan dan Adil

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola penarikan, penghimpunan, dan pendistribusian royalti musik di Indonesia melalui sistem baru yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021, serta Permenkum RI Nomor 27 […]

  • Wakil pemimpin Hezbollah Lebanon, Sheikh Naim Qassem, berbicara dalam sebuah aksi unjuk rasa mendukung Palestina di Gaza, di tengah konflik yang berlangsung antara Israel dan kelompok Islamis Palestina Hamas, di Beirut, Lebanon pada 13 Oktober 2023. Sumber foto : REUTERS/Zohra Bensemra

    Hezbollah Siap Tunjuk Pemimpin Baru Pasca Tewasnya Nasrallah

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BEIRUT, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Sekretaris Jenderal Hezbollah, Sheikh Naim Qassem, mengumumkan bahwa kelompoknya akan segera menunjuk pemimpin baru untuk menggantikan Sayyed Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan udara Israel pada hari Jumat. Dalam pidato berdurasi 19 menit yang disiarkan secara televisi, Qassem menegaskan komitmen gerakan yang didukung Iran itu untuk terus melawan Israel meskipun menghadapi […]

  • Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad

    Megawati Hadir di Peringatan Hari Pancasila, Dasco: Belum Tentu Gabung!

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kehadiran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di upacara Hari Lahir Pancasila ramai ditafsirkan sebagai sinyal politik. Namun Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad buru-buru meredam spekulasi tersebut. Menurutnya, belum ada pembicaraan apapun terkait masuknya PDIP ke dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. “Ya saya rasa belum ya, belum ada pembicaraan apa-apa. Belum tentu […]

  • Komisi XI Sebut Transisi Kepemimpinan BI Tetap Menjaga Stabilitas

    Komisi XI Sebut Transisi Kepemimpinan BI Tetap Menjaga Stabilitas

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle MA
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal memastikan pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo tidak akan memengaruhi stabilitas kebijakan moneter maupun sistem keuangan nasional. Menurutnya, mekanisme pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Bank Indonesia sehingga proses transisi dapat berlangsung dengan baik. Hekal mengajak seluruh pihak […]

  • Ketua Umum PKN, Anas Urbaningrum

    Anas: Prabowo Harus Galang Dunia Akhiri Konflik

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, mengajak Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin langkah diplomatik global guna menghentikan perang yang tengah berlangsung. Melalui cuitan di akun X miliknya pada Minggu (22/6), Anas menyatakan bahwa tidak ada perang yang menguntungkan dunia dan menyebut anggapan bahwa perang bisa menciptakan perdamaian sebagai “cacat logika.” […]

expand_less