Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ketum PPI : Wacana Polri di Bawah Kemendagri itu Langkah Mundur

Ketum PPI : Wacana Polri di Bawah Kemendagri itu Langkah Mundur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Poros Pemuda Indonesia, Muhlis Ali, menilai wacana pengembalian Polri di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atau Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai langkah mundur yang dapat merusak tatanan demokrasi di Indonesia. Menurutnya, reformasi 1998 telah membangun fondasi penting bagi netralitas Polri yang harus dijaga.

“Wacana Polri di bawah Kemendagri itu langkah mundur”tegas Muhlis di Jakarta, Selasa (3/12/2024)

“Pemisahan Polri dari TNI adalah hasil perjuangan reformasi untuk menciptakan institusi penegak hukum yang netral dan independen. Mengembalikan Polri ke struktur lama justru bertentangan dengan arah demokrasi kita,” sambung Muhlis.

Muhlis menjelaskan, Tap MPR Nomor VI/MPR/2000 menjadi landasan penting untuk memastikan Polri fokus pada keamanan domestik, sedangkan TNI pada pertahanan negara. Wacana ini, menurutnya, dapat memicu tumpang tindih peran yang sempat menjadi masalah di masa lalu.

“Jika Polri berada di bawah Kemendagri, risiko politisasi meningkat. Di bawah TNI, pendekatan humanis dalam tugas-tugas Polri juga bisa tergeser oleh pendekatan militeristik,” tambahnya.

Ia juga menyoroti risiko terganggunya akuntabilitas dan transparansi Polri jika mekanisme internalnya tunduk pada birokrasi kementerian atau struktur hierarkis militer. Hal ini, kata Muhlis, akan berdampak pada efektivitas pelayanan dan penegakan hukum.

“Polri saat ini telah membangun banyak sistem yang memastikan profesionalisme, termasuk pengawasan independen. Wacana ini justru dapat merusak capaian tersebut,” ujarnya.

Muhlis menyarankan agar pemerintah dan politisi lebih fokus pada pengembangan kapasitas dan integritas Polri. Langkah ini, menurutnya, akan meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat demokrasi.

“Polri harus tetap independen. Ini penting untuk menjaga keseimbangan kekuasaan dalam sistem negara dan memastikan perlindungan hak-hak rakyat,” kata Muhlis.

Di akhir pernyataannya, Muhlis mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat reformasi. “Demokrasi Indonesia harus terus maju, bukan mundur. Mari kita dukung Polri agar tetap netral, profesional, dan menjadi institusi yang dipercaya masyarakat,” tutupnya (RED).

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zetro Leonardo Purba

    Diplomat RI Zetro Purba Tewas Ditembak di Lince, Peru

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Seorang diplomat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru, Zetro Leonardo Purba, dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan di wilayah Lince, Lima, pada Senin malam (1/9) waktu setempat. Menurut laporan media lokal Panamericana Television yang dipantau dari Jakarta, Selasa (2/9), Zetro ditembak tiga kali oleh pelaku tak dikenal hanya beberapa […]

  • Menteri HAM, Natalius Pigai

    Menteri HAM Usul Halaman DPR Jadi Pusat Demo Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan agar gedung-gedung perkantoran yang memiliki halaman luas, termasuk DPR RI di Senayan, Jakarta, dijadikan pusat demokrasi bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Tujuannya agar aksi unjuk rasa tidak lagi mengganggu kenyamanan pengguna jalan raya. “Kantor besar seperti DPR RI, halaman luas jangan sampai masyarakat demonstrasi […]

  • Audiensi DPP PUI ke Partai Gelora

    PUI–Gelora Soroti Pergeseran Kebijakan Luar Negeri AS di Era Trump

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pertemuan antara Bidang Hubungan Luar Negeri (HLN) DPP Persatuan Ummat Islam (PUI) dan Bidang HLN DPN Partai Gelora Indonesia pada Jumat (1/8/2025) menjadi ruang diskusi strategis membedah perubahan peta politik luar negeri Amerika Serikat (AS) dan dampak luasnya terhadap konstelasi geopolitik global. Ketua Bidang HLN DPP PUI, Dr. Adhe Nuansa Wibisono, memaparkan […]

  • Citra satelit memperlihatkan tampilan dekat kawah di atas fasilitas bawah tanah Natanz Enrichment Facility, setelah dihantam serangan udara AS, dekat Natanz, Iran, 22 Juni 2025. Sumber Foto : Maxar Technologies. Disiarkan melalui REUTERS.

    Serangan AS Tak Lumpuhkan Nuklir Iran

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Serangan udara Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran tidak berhasil melumpuhkan kemampuan nuklir negara tersebut dan hanya menundanya selama satu hingga dua bulan. Hal ini terungkap dalam laporan awal intelijen AS yang bocor ke media, bertolak belakang dengan klaim Presiden Donald Trump yang menyebut program nuklir Iran telah “dihancurkan total.” Gempuran militer […]

  • Ketua Umum PPP, Mardiono

    PPP Gelar Muktamar X, Mardiono Klaim 70 Persen Dukungan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah bersiap menggelar Muktamar ke-X pada 27–29 September 2025 di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Forum ini menjadi momentum penting untuk menentukan arah kepemimpinan partai berlambang Kakbah ke depan. Tiga nama mencuat sebagai calon kuat Ketua Umum PPP periode 2025–2030, yakni Plt Ketum saat ini Muhammad Mardiono, mantan Menteri […]

  • Ra Hamid (Kiri) Bersama Gina Belanza (Kanan) dalam acara Launching Komunitas Kawula Bangsa pada Selasa malam, (24/09/2024) di Cafe Nyok Kelurahan Kotakulon Bondowoso.

    Gina Belanza Luncurkan Kawula Bangsa, Wadah Pemuda Bondowoso

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, CUPLIKAN.CO.ID – Gina Belanza Mulia, anggota DPRD Kabupaten Bondowoso dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, resmi meluncurkan Kawula Bangsa pada Selasa malam, (24/09/2024) di Cafe Nyok, Kelurahan Kotakulon, Bondowoso. Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk calon bupati Bondowoso nomor urut 1, Abdul Hamid Wahid (Ra Hamid), dan ketua DPC PKB Bondowoso, Ahmad Dhafir. Dalam […]

expand_less