Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosok » Meitri Citra Wardani, Politisi Muda yang Mengakar pada Nilai Kearifan Lokal

Meitri Citra Wardani, Politisi Muda yang Mengakar pada Nilai Kearifan Lokal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Meitri Citra Wardani, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, dikenal sebagai sosok yang memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal dalam menjalankan perannya sebagai wakil rakyat. Meskipun tumbuh dalam lingkungan keluarga sederhana, Meitri telah menunjukkan keteguhan dan komitmen yang kuat untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.

Sejak muda, Meitri meniti karier politik dengan tekad dan semangat yang tinggi. Dengan latar belakang keluarga Sunda-Jawa yang mengakar kuat, ia membawa nilai-nilai budaya dan tradisi sebagai fondasi dalam bekerja.

“Saya percaya, budaya adalah bagian penting dalam setiap langkah kita, karena itu saya tetap menjaga nilai-nilai lokal dalam menjalani peran saya,” ujarnya.

Berasal dari keluarga sederhana, Meitri mengungkapkan bahwa perjuangannya tak lepas dari dukungan keluarga. Ayahnya, yang seorang pekerja keras, selalu menjadi inspirasi bagi Meitri untuk berjuang lebih keras dalam menjalankan tugasnya. Dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki, ia berhasil menjadi anggota dewan meskipun sebelumnya ia berkarier di bidang swasta.

Karier Meitri di dunia politik dimulai dari bawah, ia memulainya dengan aktif sebagai kader PKS sejak masa kuliah. Semangatnya untuk memperjuangkan keadilan sosial terus tumbuh hingga akhirnya ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Karawang pada tahun 2019. Pengalaman ini memperkaya pemahamannya mengenai isu-isu yang dihadapi masyarakat di daerah.

Meitri juga terkenal sebagai sosok yang peduli dengan kesejahteraan tenaga pengajar dan pekerja sektor pendidikan. Di Karawang, ia mendorong peningkatan kesejahteraan guru-guru ngaji, guru TK dan madrasah yang selama ini dianggap kurang diperhatikan. Dengan dedikasinya, ia berhasil mengalokasikan dana hibah yang diberikan kepada tenaga pendidik di daerah-daerah terpencil, sebuah langkah yang membuatnya semakin dihormati oleh masyarakat setempat.

Meskipun asalnya dari Jawa Timur, Meitri menunjukkan komitmennya untuk belajar dan memahami perbedaan budaya ketika bertugas di Jawa Barat. “Saya harus beradaptasi dengan bahasa, tata politik, dan kebiasaan setempat, tapi itu semua jadi pelajaran berharga bagi saya,” katanya. Ia berjuang keras di daerah yang baru baginya demi membawa perubahan positif.

“Walaupun saya bisa membawa nama baik di Karawang, meski belum sehebat yang lain seperti Ibu Cellica, saya merasa bahwa sudah saatnya pulang. Saya ingin pulang dan ikut bapak. Kalau pun saya nanti dicalonkan, saya berharap tidak di Kabupaten Karawang lagi, mungkin saya bisa ke Jawa Timur,”ujarnya.

Menurutnya. akan ada waktunya jika memang ia harus menuntaskan tugas di Jawa Barat, tapi untuk sekarang, ia ingin pulang dulu, merasakan kembali aroma budaya Jawa dan bahasanya. Karenanya, pada Pemilu 2024 lalu, Meitri mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif DPR RI Dapil Jatim VIII yang meliputi Kabupaten Mojokerto, Jombang, Madiun dan Nganjuk. Dapil ini bisa disebut dapil panas dan biasanya kursi DPR RI hanya bisa diraih oleh partai dari kelompok “Ijo dan Abhang”, alias hijau dan merah. Dalam hal ini, PKB dan PDIP.

Meski demikian, Meitri tak patah arang. Ia gencar turun menyapa warga di masa kampanye pada pemilu lalu. Perjuangannya yang keras itu membuatnya memperoleh suara sebanyak 117.957. Sebuah perolehan suara yang cukup besar bagi pendatang baru yang masuk di wilayah Dapil Jatim VIII ini.

“Alhamdulillah, segala upaya tidak terlepas dari dukungan keluarga, baik dari segi materi maupun moral. Mereka selalu turun membantu di lapangan,”katanya.

Ada kisah cukup mengharukan terkait masa kampanye saat Meitri bertarung di Dapil Jatim VIII ini. Ia bercerita, saudaranya yang disabilitas akibat kecelakaan, dalam kondisi hujan pun masih tetap turun mengkampanyekan Meitri di daerah Jombang dan Peterongan.

“Ketika dia tidak punya uang, dia rela menggunakan uang dari bapak saya. Tapi, saya bilang kepada saudara saya itu, bahwa saya ingin mandiri dalam politik ini, tanpa harus melibatkan usaha bapak,”tegas Meitri.

Meitri juga aktif menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan media dan masyarakat setempat. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menjaga transparansi serta memperkuat sinergi dengan masyarakat.

“Saya sangat menghargai peran wartawan yang selalu mendukung pemberitaan yang objektif dan berimbang,” ujar Meitri, yang selalu menjaga hubungan baik dengan media.

Sebagai seorang politisi muda, Meitri memiliki pandangan bahwa politik bukan sekadar jalan untuk mencari kekuasaan, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ia menolak segala bentuk pendekatan transaksional dalam menjalankan tugasnya dan lebih memilih untuk mengedepankan idealisme dan integritas dalam bekerja.

Dalam perjalanan kariernya, Meitri berusaha tetap mandiri secara finansial, bahkan menghindari ketergantungan pada dukungan keluarga. “Saya ingin menunjukkan bahwa politik itu tentang pengabdian, bukan tentang kepentingan pribadi,” tegasnya. Dengan semangat ini, ia berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan prinsip yang kokoh dan semangat yang tak kenal lelah, Meitri Citra Wardani bisa menjadi contoh politisi muda yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat melalui langkah-langkah konkret yang berbasis pada kearifan lokal (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Suparmanto

    Sidang Muktamar X PPP Diwarnai Interupsi Hingga Klaim Aklamasi

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menegaskan potret panasnya dinamika internal partai. Forum tertinggi PPP itu berlangsung ricuh sejak hari pertama, diwarnai interupsi, walk out, hingga berujung klaim aklamasi oleh kubu Agus Suparmanto. Pimpinan sidang dari kubu Agus, Qoyum Abdul Jabbar, mengungkapkan Sidang Paripurna I sempat dibuka oleh panitia SC, Amir […]

  • Agus Harimurti Yudhoyono

    AHY Makin Kuat Masuk Bursa Cawapres Prabowo di Pemilu 2029

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Peluang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam bursa calon wakil presiden 2029 makin menguat. Selain menjabat sebagai Menteri Koordinator Infrastruktur di kabinet Presiden Prabowo Subianto, AHY juga memiliki kapital politik historis sebagai putra Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat. Menurut Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, posisi […]

  • Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf

    Gus Yahya Sambut Seruan Islah Para Kiai Sepuh

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menyambut baik seruan islah yang disampaikan para kiai sepuh usai pertemuan Forum Masyayikh di Pondok Pesantren Ploso, Kediri. Pertemuan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian mendalam para ulama terhadap kondisi jam’iyah dan upaya menjaga keutuhan Nahdlatul Ulama di tengah dinamika yang berkembang. […]

  • Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait

    Maruarar Sirait Mulai Gerakan Gotong Royong Rumah untuk Rakyat

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memulai pembangunan rumah susun (Rusun) melalui acara peletakan batu pertama (groundbreaking) hari ini (1/11/2024) di atas lahan sumbangan Menteri PKP, Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Ara. Kegiatan ini menandai langkah awal Gerakan Nasional Gotong Royong Bangun Rumah untuk Rakyat yang diharapkan dapat memacu partisipasi pengembang […]

  • Ketimpangan Logistik di Maluku, Peti Kemas Kosong Masih Jadi Kendala

    Ketimpangan Logistik di Maluku, Peti Kemas Kosong Masih Jadi Kendala

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    AMBON, CUPLIKAN.CO.ID – Meskipun arus peti kemas di Terminal Peti Kemas (TPK) Ambon meningkat 5 persen pada periode Januari-September 2024, ketimpangan logistik masih menjadi masalah utama di Maluku. Data PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menunjukkan bahwa TPK Ambon mencatat arus peti kemas sebanyak 78.478 TEUs, naik dari 74.919 TEUs pada periode yang sama tahun 2023. […]

  • Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hasyim Djojohadikusumo bersama Reza Patria (Kiri) dan Habiburrokhman (Kanan)

    Hasyim : Prabowo Sudah Menunggu Dua Tahun untuk Bertemu Megawati

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa kakaknya, Prabowo Subianto, telah menunggu dua tahun untuk bertemu dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Hal tersebut disampaikan Hashim setelah menghadiri pelantikan anggota DPR di kompleks parlemen, Selasa (1/10/2024). Hashim menyebutkan bahwa Prabowo sudah cukup lama berharap bisa bertemu dengan Megawati. “Bapak […]

expand_less