Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Usai Kritik Prabowo-Gibran Melalui Satire, BEM Fisip Unair Dibekukan Dekanat

Usai Kritik Prabowo-Gibran Melalui Satire, BEM Fisip Unair Dibekukan Dekanat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga dibekukan oleh dekanat setelah melontarkan kritik satire terhadap pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Kritik itu disampaikan melalui karangan bunga yang dipasang di area kampus, memicu kontroversi di kalangan publik dan akademisi.

Karangan bunga tersebut, yang ditempatkan di Taman Barat FISIP Unair, menampilkan ucapan selamat kepada Prabowo dan Gibran dengan kata-kata bernada tajam. Dalam karangan bunga itu, tertulis, “Selamat, atas pelantikan jenderal bengis pelanggar HAM dan profesor IPK 2,3 sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang lahir dari rahim haram konstitusi. Dari Mulyono (bajingan penghancur demokrasi),” yang menjadi pemicu pembekuan organisasi mahasiswa ini.

Presiden BEM FISIP Unair, Tuffahati Ullayyah Bachtiar, menjelaskan bahwa karangan bunga itu merupakan karya satire dari Kementerian Politik dan Kajian Strategis BEM sebagai bentuk ekspresi kekecewaan terhadap peristiwa Pemilu 2024.

“Karangan bunga tersebut adalah karya seni satire yang bertujuan untuk mengungkapkan ekspresi kekecewaan atas rentetan fenomena yang terjadi selama pemilu 2024,” ujarnya.

Usai dipasang, karangan bunga tersebut diunggah ke media sosial, dan dalam waktu singkat unggahan tersebut viral. Pihak fakultas kemudian mengambil tindakan dengan mengirimkan surat kepada BEM FISIP Unair untuk klarifikasi terkait pemasangan karangan bunga tersebut, yang dijawab oleh BEM keesokan harinya.

Pada Jumat (25/10/2024), BEM FISIP Unair memberikan klarifikasi kepada dekanat, menjelaskan bahwa pemasangan karangan bunga itu memang inisiatif dari mereka.

“Karangan bunga tersebut murni hasil inisiasi dari Kementerian Politik dan Kajian Strategis BEM FISIP Unair,” kata Tuffahati, memperjelas tujuan kritik tersebut.

Namun, beberapa jam setelah klarifikasi tersebut, dekanat menerbitkan surat pembekuan resmi terhadap BEM FISIP Unair. Surat tersebut menegaskan bahwa penggunaan narasi dalam karangan bunga dinilai melanggar etika dan kultur akademik kampus serta dipasang tanpa izin fakultas. Dekan FISIP Unair, Prof. Dr. Bagong Suyanto, menandatangani surat itu yang menyatakan bahwa kepengurusan BEM FISIP Unair dibekukan hingga diterbitkan Surat Keputusan Dekan.

Tuffahati menegaskan bahwa pembekuan tersebut tidak akan menghentikan perjuangan kabinetnya. Ia menyampaikan bahwa mereka tetap akan menjalankan tugas dan berjuang untuk keadilan meskipun organisasi mereka sedang dibekukan.

“Kami sepakat untuk tidak menyerah untuk memproses keadilan bagi seluruh fungsionaris dan tetap melanjutkan perjuangan sampai waktu demisioner yang telah ditentukan,” tegasnya.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada diskusi lanjutan antara BEM FISIP Unair dengan pihak dekanat terkait pembekuan tersebut. Tuffahati berharap masih ada ruang untuk dialog demi menyelesaikan polemik yang tengah terjadi antara organisasi mahasiswa dengan pihak kampus.

Kasus ini mengundang perhatian publik dan menjadi diskusi hangat di kalangan mahasiswa dan aktivis kampus (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, saat menyampaikan pemaparan dalam Webinar Refleksi Akhir Tahun bertema "Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas" yang diadakan oleh Universitas Insan Cita Indonesia pada Senin (30/12/2024).

    Menteri Wihaji: Ketahanan Keluarga Kunci Masa Depan Indonesia Emas

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam Webinar Refleksi Akhir Tahun bertajuk “Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas”, yang diselenggarakan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) pada Senin (30/12/2024), Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai langkah strategis menghadapi tantangan masa depan. “Institusi keluarga adalah fondasi paling dasar yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Investasi […]

  • Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Sumber foto : DETIK.

    Menag Sindir Rektor yang Tidur di Seminar: Hemat Anggaran Negara!

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BOGOR, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan para rektor perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengurangi perjalanan dinas yang tidak perlu. Ia menilai anggaran negara seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih mendesak, seperti peningkatan kualitas pendidikan dan bantuan kepada kaum duafa. “Kasihan uang Kementerian Agama itu seharusnya kita gunakan untuk memberi bantuan kepada […]

  • DPR: Penyesuaian Harga BBM Cerminkan Respons Cepat Pemerintah

    DPR: Penyesuaian Harga BBM Cerminkan Respons Cepat Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia Paruntu menilai pemerintah semakin adaptif dalam menetapkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Ia mengapresiasi langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama badan usaha penyedia BBM yang melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi mulai 1 […]

  • Pengamat Sarankan Prabowo Kurangi Pidato Sementara, Fokus pada Kebijakan yang Menyentuh Rakyat

    Pengamat Sarankan Prabowo Kurangi Pidato Sementara, Fokus pada Kebijakan yang Menyentuh Rakyat

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi aktivitas pidato dalam beberapa waktu ke depan guna meredam ketegangan dan kritik yang berkembang di masyarakat. Menurut Pangi, gelombang kritik dan aksi demonstrasi yang belakangan muncul tidak semata-mata dipicu oleh kebijakan pemerintah. Ia […]

  • Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi saat menerima kunjungan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung di Kantor Kementrans, Kalibata, Jakarta (21/7/2025)

    Listrik Masuk Desa Transmigrasi, Kolaborasi Pemerintah Kian Solid

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah terus memperkuat kerja sama antar kementerian guna mendorong pemerataan pembangunan, salah satunya melalui program listrik masuk desa transmigrasi. Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menerima kunjungan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung di Kantor Kementrans, Kalibata, Jakarta (21/7/2025), dan menegaskan komitmen kolaborasi lintas sektor tersebut. “Kedatangan Bapak Yuliot […]

  • kKetua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, saat menyerahkan hasil Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan terhadap RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah kepada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

    DPR Setujui Kementerian Haji, Ditjen PHU Terancam Hilang

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Disahkannya Perubahan Ketiga atas UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah membawa konsekuensi besar terhadap tata kelola urusan haji di Indonesia. Dengan persetujuan DPR dan pemerintah membentuk Kementerian Haji dan Umrah, struktur lama di Kementerian Agama (Kemenag) dipaksa menyesuaikan diri. Pergeseran ini paling jelas menyasar Direktorat Jenderal Penyelenggaraan […]

expand_less