Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » MPR Periode 2019-2024 Beri Rekomendasi Pokok Haluan Negara untuk 2024-2029

MPR Periode 2019-2024 Beri Rekomendasi Pokok Haluan Negara untuk 2024-2029

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menjelang berakhirnya masa jabatan, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI periode 2019-2024 mengeluarkan sejumlah rekomendasi strategis untuk periode MPR berikutnya. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan MPR Nomor III/MPR/2024 tentang Rekomendasi MPR Masa Jabatan 2019-2024. Salah satu rekomendasi utama adalah menyelesaikan pembahasan substansi dan bentuk hukum Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) paling lambat Agustus 2025.

Ketua MPR RI ke-16, Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa Pokok-Pokok Haluan Negara merupakan salah satu isu penting yang harus segera dituntaskan oleh MPR periode 2024-2029.

“Kami merekomendasikan agar MPR periode berikutnya dapat menuntaskan pembahasan PPHN. Hal ini penting untuk memberikan panduan strategis bagi pembangunan nasional ke depan,” ujar Bambang usai Sidang Paripurna di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (25/9/2024).

Rekomendasi ini muncul sebagai respons atas berbagai dinamika yang terjadi selama lima tahun terakhir. MPR periode 2019-2024 merasa perlu untuk memberikan panduan bagi MPR yang akan datang, agar memiliki acuan yang jelas dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.

“PPHN diharapkan dapat menjadi landasan bagi penyusunan kebijakan yang berkelanjutan dan tidak tergantung pada pergantian pemerintahan,” tambah Bambang.

Selain PPHN, MPR juga merekomendasikan agar dilakukan evaluasi terhadap Ketetapan MPR RI Nomor I/MPR/2003 tentang Peninjauan Materi dan Status Hukum Ketetapan MPR RI Tahun 1960-2002, khususnya pada pasal 2 dan 4. Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum terhadap status berbagai ketetapan MPR yang masih berlaku hingga saat ini.

MPR juga menekankan pentingnya pembudayaan nilai-nilai Pancasila, UUD NRI 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Dalam rekomendasinya, MPR meminta agar pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama membangun kesadaran akan pentingnya empat pilar kebangsaan ini sebagai landasan bernegara.

Lebih lanjut, MPR juga merekomendasikan agar dilakukan pengkajian secara komprehensif terhadap UUD NRI 1945. Kajian ini, menurut Bambang, perlu melibatkan partisipasi masyarakat luas sehingga dapat menjadi bahan rekomendasi bagi perubahan dan penyempurnaan konstitusi di masa mendatang.

“Kajian ini harus melibatkan seluruh elemen masyarakat agar konstitusi kita tetap relevan dan menjawab tantangan zaman,” tegas Bambang.

Rekomendasi lainnya adalah penguatan kelembagaan MPR melalui pembentukan Undang-Undang tentang MPR. Hal ini dinilai perlu agar MPR memiliki landasan hukum yang lebih kuat dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Undang-undang ini diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai kewenangan dan tugas MPR, sehingga MPR bisa berfungsi lebih optimal,” ujarnya.

MPR juga merekomendasikan agar dilakukan kajian terhadap pola hubungan antar lembaga negara dan etika kehidupan bernegara. Hal ini penting untuk memastikan sinergi yang baik antara lembaga-lembaga negara, sehingga tidak terjadi tumpang tindih kewenangan atau konflik antar lembaga.

“Harmonisasi hubungan antar lembaga negara sangat penting agar pemerintahan dapat berjalan efektif dan efisien,” tambah Bambang.

Sidang paripurna ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, Sjarifuddin Hasan, Hidayat Nur Wahid, Fadel Muhammad, Yandri Susanto, dan Amir Uskara. Hadir pula Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus, Sufmi Dasco Ahmad, Rachmad Gobel, dan Muhaimin Iskandar, serta Wakil Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin.

Dengan berbagai rekomendasi yang telah disampaikan, MPR periode 2019-2024 berharap agar MPR periode 2024-2029 dapat melanjutkan upaya-upaya strategis yang telah dirintis, terutama dalam menyelesaikan isu-isu fundamental terkait konstitusi dan ketatanegaraan. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi panduan dan acuan kerja bagi MPR di masa mendatang (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi menolak pembredelan Tempo

    Pimred Tempo Kritik Gugatan Amran Sulaiman Ancam Kebebasan Pers

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menegaskan bahwa gugatan Menteri Pertanian Amran Sulaiman terhadap Tempo dapat menjadi preseden berbahaya bagi masa depan kebebasan pers di Indonesia. Dalam pernyataannya, Senin (3/11/2025), Setri mengingatkan bahwa langkah membawa sengketa pemberitaan ke ranah pengadilan merupakan kemunduran dalam tata kelola pers di negara demokrasi. Setri menyebut, Undang-Undang Pers […]

  • AHWA Ditetapkan, Pemilihan Ketum PBNU Masuki Babak Baru

    AHWA Ditetapkan, Pemilihan Ketum PBNU Masuki Babak Baru

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle MA
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jombang – Sidang Pleno III Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, memutuskan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Keputusan tersebut diambil melalui pemungutan suara dalam Sidang Pleno III Muktamar ke-35 NU yang digelar pada Ahad (30/8/2026). Dari total […]

  • Ketua MPR RI saat menghadiri perayaan HUT ke-46 FKPPI di Jakarta pada Kamis (12/9/24)

    Bamsoet: Reformasi Birokrasi Terkendala Maraknya Korupsi di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyoroti tantangan besar yang dihadapi reformasi birokrasi di Indonesia akibat maraknya praktik korupsi. Dalam orasinya pada perayaan HUT ke-46 FKPPI, Bamsoet mengungkapkan bahwa korupsi yang dipicu oleh politik uang menghambat tata kelola pemerintahan yang efektif. “Korupsi masih menjadi salah satu hambatan utama dalam reformasi birokrasi di Indonesia. […]

  • Rudal Hipersonik Fattah

    Pakai Rudal Hipersonik Fattah, Iran Kirim Pesan Tegas kepada Amerika Serikat

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Korps Garda Revolusi Islam Iran (I.R.G.C.) menyatakan bahwa serangan rudal terbaru ke wilayah Israel merupakan pesan langsung kepada Amerika Serikat, sekutu utama rezim Zionis, bahwa Iran memiliki kendali penuh atas jalur udara wilayah pendudukan. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Rabu (18/6) pagi waktu Teheran, I.R.G.C. mengonfirmasi penggunaan rudal generasi pertama Fattah, yang […]

  • Hasil tangkapan layar saat Presiden Prabowo menelepon Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump. (Sumber foto : Instagram Prabowo)

    Prabowo Temui Biden dan Trump, Janjikan Kerja Sama Kuat

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di Gedung Putih pada Selasa (12/11/2024) lalu, sekaligus menyampaikan ucapan selamat melalui telepon kepada Presiden terpilih Donald Trump selama kunjungan resminya ke Washington. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Prabowo untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat. “Saya akan bekerja […]

  • Prabowo Ajak BRICS Satukan Kekuatan Industri dan Sumber Daya

    Prabowo Ajak BRICS Satukan Kekuatan Industri dan Sumber Daya

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto mengajak negara-negara anggota BRICS memperkuat kolaborasi di bidang industrialisasi dan rantai pasok global. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan global sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang. “Izinkan saya menawarkan sesuatu yang konkret. Mari kita melakukan industrialisasi bersama. Mari kita mengoptimalkan sumber daya dan kapasitas yang kita miliki […]

expand_less