Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Esti Desak Regulasi Anti-Bullying Diperkuat dalam RUU Sisdiknas

Esti Desak Regulasi Anti-Bullying Diperkuat dalam RUU Sisdiknas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, mendesak pemerintah memperkuat regulasi anti-bullying dalam revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Langkah itu dinilai mendesak mengingat kasus perundungan di sekolah semakin marak dan membutuhkan mekanisme penanganan yang lebih tegas serta terukur.

Esti menegaskan bahwa penguatan regulasi tidak hanya cukup dalam bentuk pasal, tetapi harus dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengawasan yang jelas.

“Perilaku bullying di sekolah bukan hanya persoalan disiplin, tetapi masalah sistemik yang berkaitan dengan kualitas lingkungan belajar, kesehatan mental siswa, kapasitas guru, serta budaya sekolah yang belum sepenuhnya menghargai keselamatan dan martabat anak,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).

RUU Sisdiknas diketahui akan memuat bab khusus mengenai perlindungan peserta didik dari kekerasan dan perundungan. Kebijakan tersebut memberikan landasan hukum yang lebih kuat untuk pencegahan dan penanganan perundungan di lingkungan pendidikan.

Menurut Esti, regulasi tegas mengenai bullying dibutuhkan agar implementasi kebijakan tidak kembali lemah. “Tanpa mekanisme pengawasan yang jelas, tanpa sanksi yang tegas, dan tanpa regulasi turunan yang kuat, regulasi sering kali tidak berjalan di lapangan,” kata Legislator dari DIY itu.

Ia menjelaskan banyak istilah seperti bullying, pelaporan ramah anak, atau pendampingan psikologis muncul dalam regulasi lama, namun definisi operasional dan standar pelaksanaan sering kabur. Akibatnya, sekolah menafsirkan mandat pencegahan bullying secara berbeda-beda. “Kasus yang seharusnya ditangani serius justru tertutup oleh prosedur administratif yang lemah,” tegasnya.

Esti juga menyoroti bentuk-bentuk bullying yang kian beragam, termasuk cyberbullying yang meningkat di kalangan remaja. Karena itu, ia menilai penting adanya pemetaan tingkat keparahan kasus serta prosedur penanganan sesuai kategori. “Tanpa pemetaan yang jelas… risiko yang muncul adalah penanganan yang setengah-hapus,” katanya.

Selain itu, Esti menilai Indonesia dapat berkaca pada Korea Selatan yang akan menerapkan kebijakan menampilkan riwayat pelaku bullying saat mendaftar ke perguruan tinggi mulai 2026. “Ini menarik, bisa menjadi contoh untuk penanganan sanksi sosial kepada pelaku bullying,” ujarnya.

Tidak hanya regulasi, peningkatan kapasitas guru juga menjadi sorotan. Esti mengingatkan bahwa pencegahan dan penanganan bullying tidak mungkin berjalan jika guru tidak dibekali kompetensi konseling dan manajemen konflik. “Banyak sekolah bahkan belum mendapatkan pelatihan dasar, sehingga tidak siap merespons kasus secara cepat dan profesional,” katanya.

Esti menegaskan bahwa revisi UU Sisdiknas harus mendorong pemerintah menerbitkan aturan turunan dengan definisi dan prosedur yang jelas, termasuk alur pelaporan anonim, timeline respons, kewajiban pelatihan, hingga anggaran minimum untuk program anti-bullying. Tanpa itu, regulasi hanya akan menjadi normatif.

Ia juga meminta setiap dinas pendidikan dan sekolah menyusun SOP anti-bullying yang dapat diakses publik untuk memastikan hak dan perlindungan bagi siswa. Selain sekolah, ia menilai penanganan bullying memerlukan pendekatan lintas sektor, termasuk dengan dinas kesehatan, dinas sosial, lembaga konseling, hingga aparat penegak hukum.

“Revisi UU Sisdiknas harus menjadi fondasi bagi sistem perlindungan anak yang tidak hanya reaktif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan,” tegasnya.
“Anak-anak Indonesia berhak tumbuh dalam lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan, dan negara wajib memastikan itu terjadi melalui implementasi nyata di setiap sekolah,” pungkas Esti (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Megawati Dorong Kolaborasi Global, Soroti Dampak AI pada Pendidikan

    Megawati Dorong Kolaborasi Global, Soroti Dampak AI pada Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    ST.PETERSBURG, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam pidatonya di hadapan para rektor di Rusia, Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa AI memiliki potensi besar untuk membantu produktivitas manusia, tetapi harus dikelola dengan bijak. “Saya mencermati bahwa perkembangan AI memang luar biasa, tapi juga berbahaya jika disalahgunakan,” ujar […]

  • Asap membubung di wilayah selatan Lebanon setelah serangan Israel, di tengah bentrokan lintas perbatasan yang sedang berlangsung antara Hizbullah dan pasukan Israel, terlihat dari Tirus, Lebanon selatan, 23 September. REUTERS/Aziz Taher

    Israel Lancarkan 300 Serangan Udara di Lebanon, Tewaskan 182 Orang

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JERUSSALEM/BEIRUT, CUPLIKAN.CO.ID – Israel melancarkan serangan udara pada ratusan target Hizbullah di Lebanon pada Senin (23/9), yang menurut otoritas kesehatan Lebanon menewaskan setidaknya 182 orang. Ini menjadi hari paling mematikan dalam hampir setahun konflik dengan kelompok yang didukung Iran tersebut. Setelah salah satu pertukaran tembakan terberat di perbatasan, Israel memperingatkan warga untuk mengungsi dari daerah […]

  • Ledakan Pagers Lebanon

    Hezbollah Alami Pelanggaran Keamanan Terbesar, 2.750 Terluka

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ledakan pager genggam milik Hezbollah di Lebanon pada Selasa (17/9/24) telah menyebabkan sedikitnya sembilan orang tewas dan sekitar 2.750 orang terluka. Menteri Kesehatan Lebanon, Firass Abiad, menyatakan bahwa korban tewas termasuk seorang gadis berusia delapan tahun, sementara lebih dari 200 orang lainnya berada dalam kondisi kritis. “Pelanggaran keamanan ini merupakan yang terbesar […]

  • Brasil Bungkam Haiti 3-0, Selecao Puncaki Grup C dan Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia

    Brasil Bungkam Haiti 3-0, Selecao Puncaki Grup C dan Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Philadelphia, editoria.co.id – Tim nasional Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Haiti pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Jumat (19/6/2026) waktu setempat. Kemenangan tersebut membawa skuad asuhan Carlo Ancelotti ke puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat poin. Sebaliknya, Haiti semakin terpuruk di dasar […]

  • Lesley Stahl dan Agen Mossad

    Mossad dan Bom Dalam Saku : Operasi Rahasia Melumpuhkan Hezbollah

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Operasi rahasia dan perang bayangan di Timur Tengah tidak hanya dimainkan di medan tempur, tetapi juga dalam kecanggihan intelijen dan tipu daya. Dalam sebuah wawancara eksklusif yang disiarkan CBS News, dua mantan agen senior Mossad mengungkap operasi terselubung yang disebut sebagai “pager plot”—sebuah operasi intelijen yang memanfaatkan teknologi komunikasi sebagai senjata mematikan. […]

  • Blackout Sumatera dan Alarm Besar Ketahanan Energi Nasional

    Blackout Sumatera dan Alarm Besar Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Oleh: Agustian Hutriady Editoria.co.id – Pemadaman listrik massal yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera beberapa waktu terakhir tidak hanya menjadi gangguan teknis semata, tetapi juga membuka kembali pertanyaan besar mengenai ketahanan sistem kelistrikan nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan ancaman cuaca ekstrem. Di tengah proses investigasi yang masih berlangsung, Ketua Umum PLN Watch KRT […]

expand_less