Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Armand Maulana Soroti Ketidaktransparanan LMKN yang Rugikan Musisi

Armand Maulana Soroti Ketidaktransparanan LMKN yang Rugikan Musisi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, RADIANRVOICE.ID – Kritik tajam terhadap tata kelola royalti kembali mengemuka dalam audiensi Vibrasi Suara Indonesia (VISI) bersama Fraksi Partai Golkar DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Senin (3/11/2025). Dalam forum tersebut, Ketua Umum VISI Armand Maulana menegaskan bahwa akar persoalan utama industri musik Indonesia terletak pada ketidaksempurnaan kerja, ketidakkompetenan, dan ketidaktransparanan lembaga pengelola royalti, baik LMK maupun LMKN.

Armand menyebut selama bertahun-tahun banyak permasalahan royalti muncul karena sistem pengelolaan yang tidak akurat, tidak disiplin, dan minim keterbukaan. Akibatnya, penyanyi hingga pencipta lagu kerap tidak menerima hak secara adil, sementara proses perizinan justru membebani para pelaku musik.

“Masalah ini bermula dari ketidaksempurnaan kerja, ketidakkompetenan, dan ketidaktransparanan LMK-LMK serta LMKN di masa lalu,” tegas Armand.

Menurutnya, performing rights adalah aktivitas yang masif, berulang, dan terjadi dalam waktu bersamaan, sehingga mustahil jika musisi harus meminta izin langsung kepada pencipta lagu setiap kali tampil. Ketidakjelasan prosedur inilah yang kerap menimbulkan potensi kriminalisasi musisi, bahkan kepada siswa sekolah yang tampil di acara pensi.

Wakil Ketua Umum VISI Ariel NOAH menambahkan bahwa perjuangan VISI bukan untuk menguntungkan satu kelompok musisi saja, melainkan memperjuangkan sistem yang seimbang dan adil bagi seluruh ekosistem musik—mulai dari pencipta lagu, penyanyi, sampai penyelenggara konser.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji mengakui persoalan yang disampaikan para musisi dan menilai kritik tersebut menggambarkan perlunya reformasi besar dalam tata kelola LMKN. Ia menegaskan DPR akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui alat kelengkapan dewan terkait.

Dengan semakin kuatnya desakan musisi terhadap pembenahan sistem, audiensi ini menjadi momentum penting mendorong LMKN dan LMK menjalankan praktik pengelolaan royalti yang lebih profesional, transparan, dan berkeadilan (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dialog Pemuda DPP KNPI

    Pemuda Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Pemilu Nasional

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/Tahun 2025 yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk mendorong evaluasi komprehensif terhadap sistem pemilu di Indonesia. Hal ini muncul dalam Dialog Pemuda bertajuk “Perspektif Pemuda Pasca Putusan 135 MK” yang digelar DPP KNPI di Jakarta, Jumat (14/11/2025). Diskusi menghadirkan […]

  • Ketum PBNU Tekankan Integritas dalam Pengelolaan Program MBG

    Ketum PBNU Tekankan Integritas dalam Pengelolaan Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle MA
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mendukung evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam memperkuat tata kelola dan integritas pelaksanaannya. Gus Kikin menyampaikan hal tersebut menyusul kasus dugaan keracunan makanan dalam program MBG yang dialami ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo, […]

  • Presiden RI Prabowo Subianto

    Ini Pernyataan Lengkap Presiden Prabowo Subianto Terkait Situasi Terkini

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve. Om Swastiastu. Namo Buddhaya Saudara-saudara sekalian, Saya telah mengikuti perkembangan beberapa hari ini, terutama peristiwa tadi malam, di mana terjadi demonstrasi yang mengarah kepada tindakan-tindakan anarkis. Juga ada peristiwa di mana seorang petugas menabrak pengemudi ojek online yang mengakibatkan almarhum Affan […]

  • Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba (kiri) duduk bersama di ruang kerja Presiden saat kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2025)/Foto: ANTARA.

    Prabowo Ajak Jepang Perkuat Kerja Sama Hilirisasi SDA di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengundang Jepang untuk terlibat dalam program hilirisasi sumber daya alam (SDA) Indonesia. Tawaran ini disampaikan dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (11/1/2025). “Program hilirisasi kami sangat terbuka untuk industri Jepang berpartisipasi di semua sektor sumber daya alam,” ujar Prabowo. Hilirisasi menjadi […]

  • Adlin Pandjaitan

    Adlin Panjaitan Desak Pertamina Berantas Mafia Migas SPBU Nakal

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dugaan manipulasi kualitas BBM jenis Pertalite oleh sejumlah SPBU kembali menjadi sorotan publik. Pakar Komunikasi Adlin Panjaitan menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa lagi dipandang sebagai kasus per SPBU, melainkan indikasi kuat adanya jaringan mafia migas di tingkat distribusi yang harus segera diberantas. “Ini bukan kejadian baru. Dugaan manipulasi kualitas BBM sudah […]

  • Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Sumber foto : Detik

    Fadli Zon Tolak Istilah Pemerkosaan Massal Mei 1998

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa tindak pemerkosaan terhadap perempuan memang pernah terjadi dalam kerusuhan Mei 1998. Namun, ia menolak penggunaan istilah “pemerkosaan massal” apabila tidak dibuktikan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Hal ini disampaikannya dalam dialog kebudayaan di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Selasa (24/6/2025). “Harus ada fakta hukum, akademik, siapa […]

expand_less