Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Buku » Buku Prabowo Jadi Simbol Diplomasi Strategis Indonesia–Rusia

Buku Prabowo Jadi Simbol Diplomasi Strategis Indonesia–Rusia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ST. PETERSBURG, CUPLIKAN.CO.ID – Peluncuran versi bahasa Rusia dari buku Kepemimpinan Militer karya Presiden Prabowo Subianto menjadi momen penting dalam kunjungan kenegaraan Presiden RI ke Rusia, 18–20 Juni 2025. Buku tersebut diterbitkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia dan mendapat atensi khusus dari kalangan militer serta ilmuwan strategis negeri Beruang Merah.

Wakil Direktur Sains Akademi, Vladimir Sautov, menyebut karya Prabowo sebagai buah pikir yang bernilai, mencerminkan filosofi kepemimpinan militer yang kuat dan relevan dalam konteks pertahanan modern.

“Buku ini tidak hanya ditulis oleh seorang pemimpin, tetapi juga pemikir yang memahami tantangan geopolitik,” ujarnya, Kamis (19/6).

Peluncuran ini bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan bagian dari kerja sama intelektual lintas negara, yang semakin memperkuat poros Jakarta–Moskow di bidang pertahanan, pendidikan militer, dan strategi kawasan.

Buku tersebut sebelumnya telah dikaji oleh kalangan militer Rusia atas rekomendasi Staf Umum Federasi Rusia, dan diterjemahkan oleh seorang diplomat Rusia yang fasih berbahasa Indonesia.

Dalam proses penyusunan naskah terjemahan, sejumlah tokoh yang pernah bertugas di Indonesia ikut berperan, termasuk mantan Dubes Rusia untuk ASEAN, Alexander Anatolievich Ivanov, dan Vladimir Morozov, mantan diplomat yang pernah tinggal lebih dari 11 tahun di Indonesia.

“Kami ingin memastikan penerjemahan ini setia pada semangat dan jiwa penulisnya,” kata Sautov.

Peluncuran buku yang bertepatan dengan kehadiran Presiden Prabowo di Rusia disebut sebagai bukti bahwa kerja sama pertahanan bisa dibangun di atas pondasi intelektual dan saling pengertian (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul

    PDIP Siap Tulis Ulang Buku Sejarah Tandingi Versi Negara

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua DPP PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul, menyatakan partainya akan menulis ulang sejarah sebagai bentuk respons atas narasi sejarah yang tengah disusun oleh Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinan Fadli Zon. Langkah ini disebut sebagai reaksi terhadap pernyataan kontroversial Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyebut pemerkosaan massal dalam […]

  • Tiktok

    TikTok Masih Bernapas di Amerika, Trump Cari Titik Tengah

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memberi ruang napas bagi TikTok. Tenggat waktu penjualan aset TikTok oleh perusahaan induknya asal China, ByteDance, diperpanjang hingga 17 September 2025. Keputusan ini diambil Trump melalui perintah eksekutif, menunda implementasi undang-undang yang mewajibkan penjualan atau penutupan aplikasi tersebut di AS sejak awal tahun. Langkah Trump ini […]

  • Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi

    Iran Tuduh Rafael Grossi Rusak Program Nuklir Damai

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Mohammad Eslami, menuding Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, memainkan peran destruktif terhadap program nuklir damai Republik Islam Iran. Dalam pernyataannya pada Rabu (19/6), Eslami menegaskan bahwa Grossi gagal menjalankan tanggung jawabnya secara profesional dalam menangani isu nuklir Iran. Ia menyebut peran destruktif […]

  • Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ahmad Irawan. Sumber foto : instagram @ahmadirawan.id

    Komisi II DPR : Dana Gelap Parpol Bisa Dicegah Lewat APBN

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, menilai penambahan dana partai politik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan langkah krusial untuk mencegah pembiayaan dari sumber-sumber tak resmi yang rawan korupsi. Menurut Irawan, skema pendanaan yang jelas dari negara dapat memutus ketergantungan parpol terhadap pendana pribadi atau kelompok […]

  • Pemerintah Keluarkan CV dan PT Non-Perseorangan dari Skema PPh Final 0,5 Persen, Ini Alasannya

    Pemerintah Keluarkan CV dan PT Non-Perseorangan dari Skema PPh Final 0,5 Persen, Ini Alasannya

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jakarta, editorial.co.id – Pemerintah resmi mengeluarkan badan usaha berbentuk CV dan PT non-perseorangan dari skema pajak penghasilan (PPh) final 0,5 persen sebagaimana diatur dalam perubahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026. Kebijakan tersebut diambil untuk mencegah penyalahgunaan insentif pajak yang selama ini ditujukan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menteri Usaha Mikro, […]

  • Ketua Majelis Wali Amanah Universitas Indonesia, KH.Yahya Cholil Staquf.

    Polemik Doktor Bahlil: Yudisium Ditunda, Gelar Tetap Sah

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI) akhirnya menjelaskan isu terkait gelar doktor Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Ketua MWA UI, Yahya Staquf, menegaskan bahwa gelar tersebut tidak dibatalkan, melainkan penundaan yudisium dilakukan karena aturan akademik. “Yang ditangguhkan adalah yudisium, bukan gelar doktornya. Promosi sudah selesai, tetapi yudisium […]

expand_less