Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pernyataan Fadli Zon Terkait Kekerasan Mei 1998 Dikecam Publik

Pernyataan Fadli Zon Terkait Kekerasan Mei 1998 Dikecam Publik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pernyataan kontroversial Menteri Kebudayaan Fadli Zon menuai kecaman luas dari berbagai kalangan. Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube IDN Times bertajuk “Real Talk: Debat Panas!! Fadli Zon vs Uni Lubis Soal Revisi Buku Sejarah”, Fadli menyebut bahwa tidak ada bukti kekerasan terhadap perempuan, termasuk perkosaan massal, dalam Peristiwa Mei 1998. Ia juga menyebut informasi soal kekerasan seksual itu hanya rumor yang tidak pernah tercatat dalam sejarah resmi.

Koalisi Masyarakat Sipil Melawan Impunitas merespons keras pernyataan tersebut dan menilainya sebagai bentuk manipulasi sejarah serta pelecehan terhadap para korban.

“Ini adalah upaya sistematis negara dalam memutihkan dosa Orde Baru,” tegas pernyataan bersama koalisi yang terdiri dari berbagai LSM dan individu pemerhati HAM.

Menurut mereka, Fadli Zon tidak hanya menunjukkan sikap tidak empatik terhadap korban, namun juga mendiskreditkan kerja Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dan Komnas HAM yang telah menginvestigasi langsung kekerasan seksual dalam tragedi tersebut.

Laporan akhir TGPF pada Oktober 1998 mencatat kekerasan seksual dalam berbagai bentuk: perkosaan, perkosaan disertai penganiayaan, serangan seksual, hingga pelecehan. Total ada 85 korban yang berhasil didokumentasikan, sebagian besar merupakan perempuan keturunan Tionghoa dan menjadi target kekerasan bernuansa rasial.

Salah satu temuan paling mencengangkan adalah bahwa sebagian besar kasus perkosaan dilakukan secara bergilir (gang rape) dan bahkan di depan umum. TGPF juga menemukan bahwa kekerasan terjadi di Jakarta, Medan, Surabaya, dan beberapa kota lain bahkan sebelum dan sesudah kerusuhan 13–15 Mei 1998.

“Pernyataan Fadli Zon berusaha membungkam fakta ini dan mencederai ingatan kolektif bangsa,” tegas koalisi.

Komnas Perempuan: Bukti Nyata Tak Bisa Dihapus

Peristiwa Mei 1998 menjadi pemicu lahirnya Komnas Perempuan lewat Keppres No. 181/1998. Keberadaan Komnas Perempuan adalah bukti pengakuan negara atas tragedi kekerasan seksual massal yang menimpa perempuan kala itu. Bahkan, memorial khusus didirikan di Pondok Rangon pada 2015 sebagai bentuk penghormatan terhadap para korban.

Menghapus sejarah ini, menurut koalisi, sama saja dengan mengkhianati semangat reformasi.

Koalisi juga menyoroti pengangkatan Fadli Zon sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK). Jabatan ini dinilai berbahaya karena membuka peluang bagi revisi narasi sejarah secara politis, termasuk wacana lama: menjadikan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional.

Fadli Zon diketahui pernah menyatakan dukungan terhadap pemberian gelar tersebut, sebuah langkah yang dinilai menyakitkan bagi korban pelanggaran HAM era Orde Baru.

Koalisi menyampaikan 10 poin tuntutan, di antaranya:

  • Fadli Zon diminta mencabut pernyataan dan meminta maaf secara terbuka.

  • Pemerintah diminta menghentikan proyek penulisan ulang sejarah resmi.

  • Penunjukan Fadli Zon sebagai Ketua GTK harus dibatalkan.

  • Penyidikan pelanggaran HAM berat Mei 1998 harus dilanjutkan oleh Jaksa Agung.

  • Gelar pahlawan untuk Soeharto ditolak keras.

Koalisi menyerukan kepada masyarakat sipil, akademisi, media, dan komunitas korban untuk terus mengawal narasi sejarah.

“Bangsa yang besar tidak menghapus jejak lukanya, tapi belajar dari situ,” tutup mereka (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Aceh, Irmawan

    Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang,DPR Minta Pemulihan Dipercepat

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    ACEH, CUPLIKAN.CO.ID – Pemerintah Aceh resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor selama 14 hari, terhitung mulai Jumat (12/12/2025) hingga Kamis (25/12/2025). Kebijakan ini mendapat respons positif dari Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Aceh, Irmawan, yang menilai kondisi di lapangan masih memerlukan penanganan intensif. Menurut Irmawan, perpanjangan […]

  • KPU Sidoarjo

    KPU Sidoarjo Tetapkan DPT Pilkada 2024 Sebanyak 1,47 Juta

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SIDOARJO, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo secara resmi telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur Jawa Timur dan Bupati Sidoarjo tahun 2024. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi DPT pada Jumat, 20 September 2024. Dalam rapat tersebut, KPU Sidoarjo menetapkan bahwa jumlah pemilih yang terdaftar mencapai 1.479.539 orang, yang […]

  • MN KAHMI

    Kemenkumham dan MN KAHMI Perkuat Penegakkan Hukum

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Bidang Hukum Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI, di Setiabudi-Jakarta Selatan pada Jum’at, (20/9/2024). Kunjungan ini diterima langsung oleh Menkumham RI Supratman Andi Agtas beserta jajaran kementeriannya. Sementara dari MN KAHMI dipimpin langsung oleh Koordinator Presidium (Korpres) Herman […]

  • Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan dalam pertemuan antara perwakilan Mahasiswa dan Pimpinan DPR RI di Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (03/09).

    PB HMI Gagas Koreksi Indonesia, Desak Reformasi Partai Politik

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan meluncurkan gerakan “Koreksi Indonesia” dalam audiensi bersama Pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/9), sebagai refleksi keresahan generasi muda atas masa depan bangsa dan kinerja institusi publik. Ia memperingatkan, abainya pembenahan institusi merupakan “bom waktu” yang dapat meledak kapan saja karena kesenjangan dan ketidakadilan […]

  • Ahmad Doli Kurnia (Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI)

    Doli Kurnia: Kholis Malik, Sosok Diam Penuh Makna

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam peringatan 40 hari wafatnya Kholis Malik, Ahmad Doli Kurnia, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI sekaligus Politisi Partai Golkar, mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang penuh keteladanan dan pengabdian. Acara berlangsung di Cakung, Jakarta Timur, pada Jumat (27/12/2024), dan dihadiri keluarga, sahabat, serta kolega almarhum. Ahmad Doli memulai sambutannya dengan mengenang […]

  • Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunnisa

    Erick Thohir Didesak Satukan Pemuda Indonesia

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pengangkatan Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) oleh Presiden RI langsung menuai sorotan. Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Putri Khairunnisa, menegaskan bahwa tantangan utama Erick bukan hanya soal prestasi olahraga, melainkan juga tugas berat menyatukan pemuda Indonesia yang hingga kini masih terfragmentasi. “Agenda penyatuan pemuda harus menjadi […]

expand_less