Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Anas Urbaningrum: Revisi UU TNI Harus Terbuka dan Partisipatif

Anas Urbaningrum: Revisi UU TNI Harus Terbuka dan Partisipatif

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, menekankan pentingnya keterbukaan dalam proses revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI). Ia mengingatkan agar semua pihak tidak bersikap apriori terhadap revisi ini, namun juga tidak terburu-buru dalam menyusunnya.

Menurut Anas, revisi UU TNI harus dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan zaman serta tantangan baru, tanpa harus dicurigai sebagai upaya menghidupkan kembali Dwifungsi ABRI atau membawa Indonesia kembali ke era Orde Baru.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah dan DPR tidak menutup diri dari masukan publik. Proses pembentukan atau revisi UU harus melibatkan diskusi yang luas dengan masyarakat, termasuk mendengar pendapat para ahli dari berbagai bidang.

“TNI adalah tentara rakyat. Sejarah panjang perjuangannya menunjukkan bahwa TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu, revisi UU TNI bukan hanya milik pemerintah, DPR, atau TNI, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia,” ujar Anas pada Radiant Voice Minggu (16/3/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keterbukaan dan partisipasi publik dalam revisi ini akan menghasilkan UU yang lebih tepat, lengkap, solutif, serta memiliki legitimasi yang tinggi. Meski prosesnya bisa memakan waktu lebih lama, namun hal tersebut lebih baik demi melahirkan regulasi yang berkualitas.

Di akhir pernyataannya, Anas menyatakan dukungannya agar TNI tetap menjadi tentara rakyat yang profesional dan terpercaya. Ia juga mengajak semua pihak untuk mengedepankan semangat kesabaran dan disiplin, sebagaimana yang diajarkan dalam bulan suci Ramadan, dalam membahas revisi UU TNI ini.

“Hidup TNI!” tutupnya dengan penuh semangat (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miftahul Arifin, Koordinator Nasional Kawal Pemilu dan Demokrasi (dua dari kanan) dalam suatu acara di Jakarta.

    Revisi Tatib DPR Dinilai Bermasalah, KPD: Bisa Ganggu Independensi Lembaga Negara

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Revisi Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib (Tatib) DPR yang disahkan dalam rapat paripurna menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Koordinator Nasional Kawal Pemilu dan Demokrasi (KPD), Miftahul Arifin, yang menyoroti potensi penyalahgunaan kewenangan dalam aturan baru tersebut. Pasal 228A yang ditambahkan dalam revisi tersebut […]

  • Hamid Basyaib (Penulis)

    Perang Iran-Israel : Siapa yang Akan Menang?

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Oleh : Hamid Basyaib JIKA saling serang antara Israel dan Iran mencapai titik eskalasi tertinggi dan pecah sebagai perang terbuka, apa yang akan terjadi di panggung Timur Tengah? Perang ini bukan sekadar duel dua negara yang bermusuhan. Ia akan menjadi gempa geopolitik yang getarannya akan terasa dari Tel Aviv hingga Teheran, dari Riyadh hingga Beirut, […]

  • Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrokhman.

    LBH Jakarta Soroti Gejala Autocratic Legalism di Parlemen

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menilai bahwa pernyataan Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada 17 Juni 2025 hanyalah salah satu contoh dari tren yang lebih besar dan mengkhawatirkan: menguatnya gejala autocratic legalism atau legalisme otoriter di dalam tubuh parlemen Indonesia. Dalam keterangannya, Direktur LBH Jakarta […]

  • Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi

    Maluku Utara Disiapkan Jadi Titik Tumbuh Ekonomi Baru

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    TERNATE, CUPLIKAN.CO.ID – Dalam sebuah rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Selasa (15/7/2025), Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menggarisbawahi pentingnya menjadikan transmigrasi sebagai strategi geostrategis untuk mengembalikan posisi Maluku Utara sebagai simpul utama ekonomi di kawasan timur Indonesia. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kota Ternate tersebut, Viva Yoga membawa angin segar: pemerintah pusat […]

  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Sumber foto : KOMPAS.COM

    Tambang Longsor Tewaskan 14 Orang, Dedi Mulyadi Langsung Copot Izin Operasinya!

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BANDUNG, CUPLIKAN.CO.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah tegas dengan menutup lokasi tambang Galian C Gunung Kuda yang berada di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Penutupan ini dilakukan menyusul longsornya tambang yang menewaskan 14 orang pekerja pada kejadian tragis yang mengguncang daerah tersebut. Dedi mengungkapkan bahwa izin pengelolaan tambang yang dipegang oleh […]

  • Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Riyono, saat foto bersama dengan pegiat kesenian Reog Ponorogo.

    Soroti Reog Ponorogo, Riyono : Warisan Dunia yang Penuh Makna

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    MAGETAN, CUPLIKAN.CO.ID – Akhir tahun 2024 menjadi momen istimewa bagi seni tradisional Indonesia, khususnya Reog Ponorogo. Riyono Caping, anggota DPR RI dari Komisi IV Dapil Ponorogo, menggelar pagelaran seni Reog di Joglo Kantor Komunikasi dan Informasi Semar, Desa Jambangan, Kawedanan, Magetan. Acara tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda […]

expand_less