Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Jejak Rp14 Triliun AS di Balik Krisis Politik Nepal

Jejak Rp14 Triliun AS di Balik Krisis Politik Nepal

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEPAL, CUPLIKAN.CO.ID – Gelombang protes yang melengserkan Perdana Menteri K.P. Sharma Oli menyingkap lapisan lain dari dinamika politik Nepal: aliran dana asing yang nilainya fantastis. Sejak 2020, Amerika Serikat disebut telah mengucurkan lebih dari 900 juta dolar AS (sekitar Rp14 triliun) untuk berbagai program yang menyentuh langsung sektor politik, media, hingga kelompok muda di negeri Himalaya itu.

Data internal USAID dan konsorsium CEPPS menunjukkan bahwa dana ini tidak hanya diarahkan untuk pembangunan infrastruktur atau kesehatan, tetapi juga diarahkan ke proyek demokrasi, reformasi partai, pendidikan pemilih, serta penguatan organisasi sipil dan media. Angka-angka tersebut rinci dan terdokumentasi dalam perjanjian resmi, mulai dari $402,7 juta lewat perjanjian DOAG 2022 hingga $500 juta melalui Compact MCC yang penuh kontroversi.

Yang menarik, sebagian besar dana itu mengalir melalui jaringan LSM lokal dan kelompok sipil. Surat USAID yang bocor ke publik memperlihatkan ada lebih dari 100 sub-mitra lokal yang menerima dana, menjadikan mereka aktor penting dalam membentuk opini publik dan memobilisasi massa. Hal ini membuat banyak pihak menilai dana bantuan telah menjelma jadi instrumen rekayasa politik sistematis.

Laporan NDI, IRI, dan IFES antara 2020–2024 memperlihatkan fokus mereka pada isu-isu sensitif: federalisme, hak minoritas Dalit, inklusi pemuda, hingga transparansi anggaran daerah. Program pelatihan kepemimpinan dan toolkit advokasi bagi anak muda kemudian dianggap berkontribusi melahirkan gelombang aktivisme yang kini mendominasi jalanan Kathmandu.

Meski tujuan resmi program-program tersebut adalah memperkuat demokrasi dan keterlibatan warga, banyak pengamat menilai arahannya jelas: membangun basis politik baru yang lebih responsif terhadap kepentingan Barat.

Polanya juga bukan hal baru. Laporan sebelumnya di Bangladesh dan Kamboja menunjukkan metode serupa, di mana program demokrasi AS menargetkan kelompok muda, LSM, dan media sebagai pintu masuk perubahan rezim. Nepal kini menunjukkan gejala yang sama—besarnya alokasi dana, keterlibatan mitra yang identik, serta munculnya krisis politik besar.

Kini, pertanyaan yang menggantung di tengah masyarakat Nepal adalah: apakah demokrasi mereka sedang berkembang secara organik, atau sedang diarahkan oleh kekuatan asing dengan modal jumbo? (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rachmat Gobel

    Kolaborasi Rachmat Gobel dan Desainer Nasional Dorong UMKM Hijau

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    GORONTALO, CUPLIKAN.CO.ID – Upaya memperkuat ekonomi daerah melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus digencarkan. Anggota DPR RI asal Gorontalo, Rachmat Gobel, menggandeng Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPP Partai NasDem, Lusyani Suwandi, dan desainer nasional Chossy Latu untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM di Gorontalo. Kegiatan yang digelar di Olaku, galeri […]

  • Viva Yoga menerima audiensi dari Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PBPDHI), Dr. drh. Muhammad Munawaroh, di Jakarta, Senin (11/11/2024).

    Wamen Transmigrasi Dorong Sentra Sapi Perah di Kawasan Transmigrasi

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi berkomitmen untuk mengembangkan kawasan sentra peternakan sapi perah di daerah transmigrasi. Langkah ini dinilai penting guna memenuhi kebutuhan susu dalam negeri yang semakin meningkat, terutama untuk mendukung program makan bergizi gratis bagi anak-anak Indonesia tanpa mengandalkan impor. “Kita perlu mengembangkan kawasan peternakan baru, dan potensi ini […]

  • Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina. Sumber foto : Vatican News

    Habemus Papam! Asap Putih Mengepul dari Kapel Sistina

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    VATIKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina di Vatikan, Kamis dini hari waktu Indonesia, menandakan terpilihnya Paus yang baru. Momen sakral ini mengakhiri masa sede vacante dan menjadi penanda awal kepemimpinan Paus ke-266, penerus tahta Santo Petrus. Demikian dikutip dari laporan Vatican News. Dilansir dari Reuters, tidak lama setelah asap putih terlihat, […]

  • Romy Sukarno

    Romy Soekarno Gantikan Sri Rahayu dan Arteria Dahlan di DPR

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID  – Romy Soekarno, cucu Presiden pertama RI Soekarno, resmi dilantik sebagai anggota DPR periode 2024-2029. Romy berhasil melenggang ke Senayan setelah dua caleg PDIP, Sri Rahayu dan Arteria Dahlan, memilih mundur sebagai caleg terpilih dari daerah pemilihan Jawa Timur VI. Keputusan mundurnya dua tokoh PDIP ini membuat Romy mendapatkan kesempatan untuk duduk di […]

  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian

    Presiden Iran Serukan Persatuan Dunia Islam Lawan Israel

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    TEHERAN, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyerukan pentingnya persatuan dan koordinasi di antara negara-negara Muslim untuk menghadapi agresi dan provokasi yang dilakukan oleh Israel. Menurutnya, kerja sama strategis antarnegara Islam sangat dibutuhkan untuk menggagalkan berbagai upaya destabilisasi yang dilakukan oleh Tel Aviv. “Sejak awal berdiri, rezim Israel identik dengan kejahatan dan pertumpahan darah,” ujar […]

  • Sri Suparni (enam dari kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di RW 06 Pekayon Jaya, Bekasi Selatan pada Sabtu (15/3/2025) kemarin.

    Sri Bahlil Serukan Gotong Royong dalam Pemulihan Banjir Pekayon Jaya

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BEKASI, CUPLIKAN.CO.ID – Dewan Penasehat DPP Pengajian Al-Hidayah, Sri Bahlil, mengunjungi warga terdampak banjir di Kelurahan Pekayon Jaya, Bekasi, pada Sabtu (15/3/2025). Dalam kunjungannya, ia menyampaikan harapan agar situasi segera membaik dan mengajak seluruh pihak untuk bergotong royong dalam pemulihan wilayah. “Mudah-mudahan ini cepat berlalu dan Kota Bekasi, khususnya di Kelurahan Pekayon Jaya, bisa segera […]

expand_less