Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Publik Curiga Penjarahan Rumah Politikus Bukan Aksi Spontan Biasa

Publik Curiga Penjarahan Rumah Politikus Bukan Aksi Spontan Biasa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Gelombang penjarahan yang menyasar rumah sejumlah politikus dan pejabat negara menggegerkan publik. Dalam waktu kurang dari 24 jam, kediaman Uya Kuya, Ahmad Sahroni, Eko Patrio, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani diserbu massa yang sebagian besar berusia remaja. Pola kejadian yang berurutan dan minimnya pengamanan memunculkan dugaan adanya koordinasi yang rapi di balik aksi brutal tersebut.

Rumah Uya Kuya di Jalan Statistik, Duren Sawit, Jakarta Timur, porak-poranda setelah digeruduk massa, Sabtu (30/8) malam. Kaca jendela pecah, tembok dipenuhi coretan, pagar jebol ditutup seng, dan barang-barang berharga raib dijarah. “Sekitar pukul 9 malam massa mulai menyerang,” kata Bagus, saksi mata, yang menyebut ratusan orang datang sambil berteriak.

Sebelumnya, rumah anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, di Jakarta Utara sudah lebih dulu jadi korban. Ketua RT setempat menegaskan, massa bukan warga sekitar, melainkan orang tak dikenal yang mendominasi lokasi selepas Magrib.

Tak berhenti di situ, massa bergerak ke kediaman Eko Patrio di Jakarta Selatan. Polanya mirip: kerumunan awal berkumpul, jumlah bertambah hingga ratusan, lalu sekelompok orang memprovokasi sebelum massa merangsek masuk. Barang-barang rumah tangga ludes digondol, bahkan dengan kendaraan roda empat.

Gelombang terakhir menimpa rumah Sri Mulyani di Bintaro pada Minggu (31/8) dini hari. Seorang saksi menyebut bunyi kembang api menjadi aba-aba bagi ratusan massa untuk masuk kompleks. “Setelah kembang api meletus, mereka langsung menyerbu,” ujarnya.

Keanehan lain muncul pada aspek pengamanan. Di hampir semua lokasi, aparat disebut ada, tetapi dalam jumlah terbatas, sebagian besar berpakaian sipil, dan tidak mencegah massa masuk. Di rumah Eko Patrio, aparat kepolisian dan TNI sempat hadir sebelum penyerbuan, namun hanya berjumlah belasan dan tidak melakukan tindakan signifikan saat rumah dijarah.

Dugaan Terkoordinasi

Rangkaian peristiwa itu menunjukkan pola berulang: massa berkumpul selepas Magrib, bukan warga sekitar, serangan berurutan dari satu rumah ke rumah lain, dan barang-barang dijarah lalu dibawa kendaraan. Para saksi menyebut seolah ada “tangan tak terlihat” yang mengarahkan jalannya penjarahan.

Peneliti sosial menilai pola ini mengingatkan pada praktik riot specialists, pihak-pihak yang memang ahli mengatur kerusuhan untuk tujuan tertentu. Publik pun bertanya-tanya: mengapa rumah politikus dan pejabat menjadi target, bukan rumah warga biasa?

Di tengah situasi sosial-ekonomi yang memanas, aksi penjarahan ini dipandang sebagai ekspresi kemarahan terarah kepada elite politik. Beberapa warga menilai, pejabat dinilai tidak cukup empatik dengan kondisi rakyat. Namun, ketiadaan pengamanan yang memadai juga memunculkan kecurigaan adanya pembiaran atau skenario yang lebih besar.

Kepolisian sejauh ini telah menetapkan 10 tersangka terkait penjarahan rumah Uya Kuya. Namun, publik menunggu jawaban lebih luas: apakah gelombang penjarahan ini benar spontan, atau ada aktor yang sengaja memainkan skenario? (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Montella Frustrasi Turkiye Kalah dari Australia Meski Dominasi Laga

    Montella Frustrasi Turkiye Kalah dari Australia Meski Dominasi Laga

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Pelatih Timnas Turkiye, Vincenzo Montella, mengaku frustrasi setelah timnya harus menelan kekalahan 0-2 dari Australia pada laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026, Minggu (14/6/2026). Turkiye sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Berdasarkan statistik, tim asuhan Montella menguasai bola hingga 78 persen dan melepaskan 30 tembakan ke arah gawang Australia. Namun, dominasi tersebut […]

  • Tiktok

    TikTok Masih Bernapas di Amerika, Trump Cari Titik Tengah

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    WASHINGTON, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memberi ruang napas bagi TikTok. Tenggat waktu penjualan aset TikTok oleh perusahaan induknya asal China, ByteDance, diperpanjang hingga 17 September 2025. Keputusan ini diambil Trump melalui perintah eksekutif, menunda implementasi undang-undang yang mewajibkan penjualan atau penutupan aplikasi tersebut di AS sejak awal tahun. Langkah Trump ini […]

  • Wakil Ketua Komosi II DPR RI, Zulfikar Arse

    Soal Putusan MK, Zulfikar Arse: Saatnya Redesain Sistem Politik Nasional Daerah

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Zulfikar Arse Sadikin, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah. Menurutnya, keputusan tersebut membuka ruang lebar untuk mendesain ulang sistem politik Indonesia agar selaras dengan struktur pemerintahan yang diatur dalam UUD 1945. “Putusan MK ini […]

  • PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP)

    SPTP Gelar Pelatihan Manajerial untuk Peningkatan Kinerja Terminal Makassar

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    MAKASSAR, CUPLIKAN.CO.ID – PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menyelenggarakan pelatihan intensif bagi manajer di Terminal Petikemas New Makassar. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, dari 28 September hingga 1 Oktober 2024, berfokus pada pengembangan keterampilan teknis dan manajerial untuk mendukung kinerja operasional terminal. Direktur Operasi SPTP, Muarip, […]

  • Pemberian gelar kehormatan untuk Cak Imin dari Bodhisastra University Florida, USA yang diwakili politisi PKB, Luluk Hamidah.

    Cak Imin Raih Gelar Doktor Kehormatan Internasional Prestisius!

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin berhasil meraih gelar doktor kehormatan honoris causa (HC) dari Bodhisastra University, Florida, Amerika Serikat. Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi luar biasa Cak Imin dalam bidang kepemimpinan dan perubahan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat. Acara pemberian […]

  • Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan, Arwani Thomafi.

    Ulama Sepakat PPP Butuh Transformasi dan Kepemimpinan Baru

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Jelang Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2025, suara perubahan menggema kuat dari wilayah Jawa Timur. Dalam agenda halal bihalal dan konsolidasi DPW PPP Jawa Timur, ulama dan seluruh kader serta pengurus dari 38 DPC kabupaten/kota menyatakan dukungan penuh terhadap agenda transformasi partai, termasuk pergantian Ketua Umum. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekjen DPP […]

expand_less