Pertemuan Prabowo-Megawati Dijajaki Ulang, Momen Rekatkan Silaturahmi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025, yang berlangsung di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (2-6-2025).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto direncanakan akan kembali bertemu dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam waktu dekat. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut bisa terjadi dalam momentum tertentu yang mempertemukan keduanya, tanpa harus melalui kesepakatan lokasi secara formal.
“Insya Allah akan segera ketemu. Karena ketemu itu kan ada banyak momentum yang bisa mempertemukan. Tidak harus keduanya bertemu dalam tempat yang disetujui,” ujar Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Menurutnya, sejumlah agenda nasional ke depan menjadi peluang pertemuan antara dua tokoh besar yang sempat berseberangan dalam beberapa kontestasi politik nasional. “Tapi banyak event yang akan mempertemukan antara Ibu Mega dengan Pak Prabowo,” kata Muzani.
Isyarat rekonsiliasi ini diperkuat oleh suasana akrab yang terekam dalam video sebelum upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (2/6). Dalam momen tersebut, Prabowo sempat berkelakar kepada Megawati mengenai penampilan fisiknya.
“Ibu agak kurus Bu, waduh luar biasa, Ibu kurus, Ibu berhasil,” ucap Prabowo sambil tertawa, yang langsung disambut senyum Megawati yang menjawab bahwa dirinya sedang menjalani diet.
“Ya diet ngurusin, habis gimana,” kata Megawati.
Prabowo kemudian memuji keberhasilan diet tersebut, sambil menambahkan bahwa ngopi di pagi hari tetap penting. “Dietnya berhasil. Yang penting kalau pagi ngopi,” ujarnya santai.
Kehangatan dan canda dalam momen singkat tersebut memberikan sinyal bahwa hubungan Prabowo-Megawati yang sempat renggang kini berpeluang mencair kembali, seiring dinamika baru politik nasional pasca Pilpres 2024 (RED).
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar