Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Polemik Pagar Laut Bekasi: Proyek Resmi atau Tak Berizin?

Polemik Pagar Laut Bekasi: Proyek Resmi atau Tak Berizin?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pembangunan pagar laut di perairan Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, menuai perhatian publik setelah dinyatakan sebagai proyek resmi pemerintah oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat. Namun, di sisi lain, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut proyek tersebut tidak memiliki izin.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem DKP Jawa Barat, Ahman Kurniawan, menjelaskan bahwa pagar bambu sepanjang 2 kilometer ini adalah bagian dari proyek pembangunan alur pelabuhan untuk Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pal Jaya. Proyek ini direncanakan meluas hingga 5 kilometer dengan area seluas 50 hektare.

“Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan dua perusahaan swasta, yakni PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) dan PT Mega Agung Nusantara (MAN),” ujar Ahman, Selasa (14/1).

Proyek ini mencakup tiga fasilitas utama: alur pelabuhan, fasilitas penunjang seperti dermaga dan mercusuar, serta fasilitas fungsional seperti tempat pelelangan ikan (TPI) dan pasar ikan. Ahman menyebut proyek ini diharapkan rampung dalam lima tahun, sesuai kontrak kerja sama yang dimulai pada Juni 2023.

Namun, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan, Doni Ismanto, mengatakan bahwa pembangunan pagar laut tersebut tidak memiliki izin Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL). KKP telah mengirimkan surat peringatan pada 19 Desember 2024, meminta penghentian aktivitas yang dianggap melanggar aturan.

“KKP belum pernah menerbitkan izin untuk pemagaran bambu yang dimaksud,” tegas Doni. Ia menambahkan bahwa Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan telah melakukan investigasi untuk mengumpulkan informasi terkait proyek tersebut.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Marjaya Sargan, memastikan proyek ini berbeda dengan pagar laut di Tangerang yang sebelumnya juga menjadi sorotan. “Di Bekasi ini legal, karena untuk PPI. Resmi,” ujarnya.

Meski terdapat klaim legalitas dari pihak pemerintah daerah, ketidakhadiran izin dari KKP dan investigasi yang masih berjalan memunculkan pertanyaan besar tentang pengelolaan proyek ini. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan segera memberikan kejelasan untuk menghindari polemik yang berkepanjangan, terutama terkait dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paus Fransiskus bersama penerusnya Robert Francis Prevost, kini Paus Leo XIV. Sumber foto : Vatican Media

    Ini Pidato Lengkap Paus Terpilih

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    VATIKAN, CUPLIKAN.CO.ID – Setelah masa sede vacante, dan proses konklaf telah usai ,Paus baru terpilih dini hari tadi waktu Indonesia. Dalam pidato pertamanya dari balkon Santo Petrus Basilika, Vatikan, tak lama usai terpilih menjadi penerus Paus Fransiskus, Kardinal Robert Francis Prevost menyampaikan pidato pertamanya. Paus Leo XIV menyapa umat beriman dan dunia dengan menyerukan perdamaian […]

  • Presiden Indonesia Prabowo Subianto

    Citra Prabowo Tergerus, Publik Makin Tidak Percaya

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah menghadapi ujian serius. Tidak hanya dari segi kinerja kabinet yang dinilai stagnan, namun juga merosotnya kepercayaan publik akibat lemahnya komunikasi politik dan kepemimpinan yang dinilai permisif. Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), Fathorrahman Fadli, mengungkapkan bahwa publik mulai kehilangan kepercayaan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurutnya, struktur Kabinet Merah […]

  • Mantan Menko Polhukan, Mahfud MD.

    Presiden Diminta Tegas, Kasus Pagar Laut Tangerang Harus Segera Ditindak!

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    TANGERANG, CUPLIKAN.CO.ID – Kasus pagar laut misterius di perairan Tangerang yang telah bersertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) memicu kecurigaan berbagai pihak. Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan. Menurutnya, Kejaksaan Agung (Kejagung), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki kewenangan penuh […]

  • Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam.

    Mufti Anam : Jangan Sampai Negara Jadi Makelar Tambang!

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pernyataan tegas datang dari anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, yang mengecam keras penerbitan izin tambang di kawasan konservasi Raja Ampat. Ia menyebut kasus tersebut sebagai bentuk nyata kelalaian negara yang nyaris menjual masa depan ekosistem Indonesia. Pencabutan empat Izin Usaha Pertambangan (IUP) oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendapat dukungan, namun […]

  • Ketua Umum DPP Partai Gokar, Bahlil Lahadalia, saat menjadi keynote speech pada diskusi bertajuk "Arah Kebijakan Geostrategi dan Geopolitik Indonesia", yang digelar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (8/5/2025).

    Indonesia Harus Cerdas Hadapi Perang Dagang Global

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID — Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa Indonesia harus bersikap cerdas dan taktis dalam menghadapi ketegangan geopolitik serta dinamika perang dagang global yang terus berkembang. Hal tersebut disampaikan dalam diskusi “Arah Kebijakan Geostrategi dan Geopolitik Indonesia” di Sekretariat DPP Partai Golkar, Slipi Jakarta, pada Kamis (8/5/2025). Menurut Bahlil, perang dagang […]

  • Dukcapil DKI Luncurkan Alpukat Betawi 2.0, Layanan Kependudukan Kini Lebih Cepat dan Praktis

    Dukcapil DKI Luncurkan Alpukat Betawi 2.0, Layanan Kependudukan Kini Lebih Cepat dan Praktis

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta, editoria.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan aplikasi layanan administrasi kependudukan terbaru, Alpukat Betawi versi 2.0. Pembaruan ini dilakukan untuk meningkatkan kecepatan, kenyamanan, dan kemudahan layanan bagi warga Jakarta. Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto mengatakan, Alpukat Betawi merupakan singkatan dari Akses Langsung Pelayanan Dokumen Kependudukan […]

expand_less