Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Anas Urbaningrum: Overlap Politik dan Ekonomi Mengancam Demokrasi di Indonesia

Anas Urbaningrum: Overlap Politik dan Ekonomi Mengancam Demokrasi di Indonesia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Anas Urbaningrum menyuarakan kekhawatirannya terkait semakin kaburnya batas antara aktor-aktor politik dan ekonomi di Indonesia, yang menurutnya memperkuat cengkeraman oligarki dalam kehidupan partai politik. Dalam sebuah diskusi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Senin (14/10/2024), Anas menyoroti bahwa keberadaan aktor-aktor ekonomi di ranah politik telah mengubah partai politik menjadi alat bagi kepentingan bisnis.

“Ada kejumbuhan (kegamangan) antara aktor politik dan aktor ekonomi yang makin terlihat jelas, terutama di level DPR, DPRD provinsi, dan kabupaten/kota. Ini memperkuat oligarki yang bertentangan dengan cita-cita reformasi,” ujarnya.

Anas menambahkan bahwa fenomena ini semakin menegaskan peran partai politik sebagai “event organizer” untuk kepentingan ekonomi, menjauhkan partai dari fungsi idealnya sebagai penggerak aspirasi rakyat. Ia mengkritik bahwa banyak partai politik di Indonesia dikelola seperti toko kelontong, bukan sebagai organisasi modern yang dimiliki publik.

Menurut Anas, realitas politik saat ini berbeda jauh dengan era Orde Baru di mana aktor politik dan ekonomi dipisahkan oleh Soeharto.

“Sekarang, tanpa kuasa tunggal, partai-partai cenderung dikuasai oleh kepentingan ekonomi,” katanya.

Dalam pandangannya, pragmatisme politik yang berkembang saat ini lebih berbahaya daripada pragmatisme ideologi karena melemahkan fondasi demokrasi. Anas juga menilai bahwa kepemilikan partai politik cenderung bersifat tunggal dan otoriter, di mana pengurus bisa dengan mudah diganti atau dipecat, tanpa melalui proses demokratis yang seharusnya menjadi bagian dari kultur internal partai.

“Kalau internal partai tidak membiasakan adanya kompetisi dan perdebatan, maka leadership yang lahir juga tidak akan memiliki kemampuan politik yang solid,” ujarnya.

Anas mengajak para akademisi dan mahasiswa untuk mencermati dan meneliti lebih jauh kondisi partai politik di Indonesia yang masih jauh dari prinsip demokratis. Selain itu, ia menegaskan pentingnya untuk menata ulang UU partai politik secara mendasar agar sistem demokrasi bisa berjalan dengan lebih baik.

“Kalau tidak ada reformasi mendasar dalam tata kelola partai politik, maka demokrasi kita hanya akan menjadi alat untuk mencapai tujuan-tujuan pragmatis, bukan sebagai prinsip dasar yang harus dipegang teguh,” tutupnya (RED).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I: KI Pusat Harus Hilangkan Kendala Akses Informasi Publik

    Komisi I: KI Pusat Harus Hilangkan Kendala Akses Informasi Publik

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle MA
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menegaskan bahwa tugas utama Komisi Informasi Pusat bukan sekadar memperbanyak publikasi informasi, melainkan memastikan tidak ada lagi hambatan yang menghalangi akses masyarakat terhadap informasi publik. Penegasan tersebut disampaikan Sukamta saat memimpin sesi ketiga uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KI Pusat periode 2026–2030 di Gedung DPR […]

  • Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas

    Menkumham Supratman Tunggu Verifikasi Dualisme Kepemimpinan PPP

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Supratman Andi Agtas mengaku belum menerima data resmi terkait kepemimpinan baru atau dugaan dualisme di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia menegaskan pemerintah akan menunggu proses verifikasi sebelum mengambil keputusan. “Saya belum dapat datanya, belum tahu apa yang terjadi di PPP,” kata Supratman saat ditemui di Hotel […]

  • AS: Iran Bisa Akses Dana Rekonstruksi Rp5 Kuadriliun Jika Patuhi Kesepakatan Perdamaian

    AS: Iran Bisa Akses Dana Rekonstruksi Rp5 Kuadriliun Jika Patuhi Kesepakatan Perdamaian

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Washington, editoria.co.id  – Amerika Serikat (AS) menyatakan Iran berpotensi memperoleh akses terhadap dana rekonstruksi senilai 300 miliar dolar AS atau sekitar Rp5 kuadriliun apabila memenuhi seluruh kewajiban yang tercantum dalam kesepakatan perdamaian yang sedang disusun kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Presiden AS J.D. Vance dalam wawancara dengan CBS News pada Senin (15/6/2026), saat menanggapi […]

  • Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

    Said Iqbal: Kenaikan PPN 12% Ancam Stabilitas Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menilai rencana pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada 2025 sebagai kebijakan yang akan memperburuk kondisi ekonomi masyarakat kecil dan buruh. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya menurunkan daya beli, tetapi juga memperbesar kesenjangan sosial serta menjauhkan target […]

  • Debat Kedua Pilkada Lamongan Tekankan Inovasi Pelayanan Publik

    Debat Kedua Pilkada Lamongan Tekankan Inovasi Pelayanan Publik

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    LAMONGAN, CUPLIKAN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan menyelenggarakan debat publik kedua untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Serentak 2024. Acara ini berlangsung di Harris Hotel Surabaya pada Kamis malam (7/11/2024), menampilkan adu gagasan dari kedua pasangan calon mengenai tema inovasi pelayanan publik. Debat tersebut dihadiri oleh Komisioner KPU Lamongan, kedua […]

  • Romy Sukarno

    Romy Soekarno Gantikan Sri Rahayu dan Arteria Dahlan di DPR

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID  – Romy Soekarno, cucu Presiden pertama RI Soekarno, resmi dilantik sebagai anggota DPR periode 2024-2029. Romy berhasil melenggang ke Senayan setelah dua caleg PDIP, Sri Rahayu dan Arteria Dahlan, memilih mundur sebagai caleg terpilih dari daerah pemilihan Jawa Timur VI. Keputusan mundurnya dua tokoh PDIP ini membuat Romy mendapatkan kesempatan untuk duduk di […]

expand_less