Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Film » Review Film Series El Chapo : Kebangkitan dan Kejatuhan Sang Raja Narkoba

Review Film Series El Chapo : Kebangkitan dan Kejatuhan Sang Raja Narkoba

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID– NEl Chapo adalah serial televisi yang mengisahkan kehidupan Joaquín “El Chapo” Guzmán, salah satu gembong narkoba paling terkenal di dunia. Serial ini pertama kali dirilis pada tahun 2017 dan diproduksi oleh Univision dan Netflix. Dibagi menjadi tiga season, El Chapo menawarkan pandangan mendalam tentang kebangkitan, kekuasaan, serta kejatuhan dari bos kartel Sinaloa yang legendaris ini. Setiap episode menyuguhkan drama kriminal yang intens, penuh dengan kekerasan, manipulasi, dan permainan politik yang mendominasi dunia narkoba di Meksiko.

Season pertama berfokus pada awal karier Guzmán, yang dimulai dari kedudukannya sebagai anggota rendah dalam Kartel Guadalajara hingga menjadi pemimpin Kartel Sinaloa. Transformasi El Chapo dari seorang yang tidak dikenal menjadi salah satu tokoh kriminal paling ditakuti ditampilkan dengan detail, termasuk caranya memanfaatkan jaringan penyelundupan narkoba yang efisien serta kekejaman tak terukur dalam menghabisi pesaingnya.

Salah satu kekuatan serial ini adalah bagaimana ia berhasil menunjukkan sisi manusia dari sosok El Chapo. Meskipun dia adalah gembong narkoba yang brutal, serial ini juga memperlihatkan bagaimana hubungan pribadinya dengan keluarga, teman, dan kekasih. Kepribadiannya yang rumit membuat penonton tertarik sekaligus jengah—mereka menyaksikan seorang pria yang mampu melakukan tindakan kekerasan yang luar biasa namun juga menunjukkan kasih sayang kepada anak-anaknya.

Film Series El Chapo

Film Series El Chapo

Dalam season kedua, fokus beralih pada puncak kekuasaan El Chapo, saat ia menguasai pasar narkoba global. Serial ini menggambarkan dengan jelas bagaimana El Chapo memperluas pengaruhnya, tidak hanya di Meksiko tetapi juga di Amerika Serikat dan negara-negara lain. Namun, dengan kekuatan besar datang masalah besar, dan El Chapo mulai menghadapi perlawanan dari pemerintah Meksiko, saingan kartel, serta agen anti-narkoba internasional.

Sinematografi dalam serial ini patut diacungi jempol. Adegan-adegan kekerasan yang mendebarkan disajikan dengan gaya sinematik yang tajam, menciptakan suasana tegang dan dramatis yang menyelimuti keseluruhan serial. Setiap penembakan, pengejaran, dan operasi rahasia terasa sangat intens dan realistis, memperkuat daya tarik bagi penggemar genre kriminal.

Penampilan Marco de la O sebagai El Chapo juga luar biasa. Dia berhasil menangkap esensi dari karakter yang begitu kompleks, memberikan dimensi yang lebih dalam pada seorang pria yang di satu sisi adalah seorang penguasa narkoba tak kenal ampun, namun di sisi lain adalah seorang ayah dan suami. De la O berhasil menghidupkan kisah hidup El Chapo dengan penampilan yang penuh emosi dan keberanian.

Namun, meskipun ada banyak keunggulan, El Chapo juga tidak lepas dari kritik. Beberapa penonton merasa bahwa serial ini terlalu mengagungkan sosok kriminal seperti El Chapo, sementara yang lain mengkritik narasi yang kadang terasa lambat di beberapa bagian. Beberapa episode terasa bertele-tele dengan subplot yang kurang penting, yang membuat ketegangan utama sedikit memudar.

Di sisi lain, beberapa kritikus memuji El Chapo karena keberaniannya menggambarkan bagaimana korupsi di tingkat pemerintahan dan penegak hukum Meksiko berperan besar dalam memperkuat kartel narkoba. Serial ini memberikan pandangan realistis tentang bagaimana hubungan saling menguntungkan antara pejabat korup dan bos narkoba menciptakan sistem yang sulit dihancurkan.

Selain itu, serial ini juga memberikan gambaran mendalam tentang penderitaan masyarakat sipil akibat perang narkoba. Kekerasan yang dilakukan kartel, baik terhadap rival maupun masyarakat biasa, digambarkan dengan jujur dan mengerikan, menekankan betapa merusaknya perang narkoba di Meksiko bagi kehidupan sehari-hari warga biasa.

Season ketiga, yang menutup perjalanan serial ini, berfokus pada kejatuhan El Chapo. Ia dikejar oleh pemerintah, baik di Meksiko maupun Amerika Serikat, dan perjuangannya untuk tetap berkuasa menjadi semakin putus asa. Dalam babak terakhir ini, El Chapo harus menghadapi kenyataan bahwa bahkan kekuasaan terbesar sekalipun tidak dapat melawan waktu dan hukum.

Momen-momen kejatuhan El Chapo ditampilkan dengan tragis, terutama saat ia akhirnya tertangkap dan diekstradisi ke Amerika Serikat. Adegan-adegan ini memperlihatkan bagaimana seorang pria yang begitu berkuasa pada akhirnya tidak dapat menghindari takdirnya, dan penonton disajikan dengan refleksi mendalam tentang kejatuhan kekaisaran kriminal.

Secara keseluruhan, El Chapo adalah serial yang sukses menggambarkan kebangkitan dan kejatuhan salah satu tokoh kriminal paling terkenal di dunia. Dengan alur cerita yang kompleks, penampilan aktor yang kuat, dan sinematografi yang mengesankan, serial ini memberikan pengalaman menonton yang mendalam bagi para penggemar genre kriminal dan sejarah narkoba di Amerika Latin.

Bagi mereka yang tertarik pada dunia kartel narkoba dan dampaknya pada masyarakat, El Chapo adalah tontonan yang tidak boleh dilewatkan. Serial ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga memberi wawasan tentang dinamika kekuasaan, korupsi, dan kekerasan yang terjadi di balik layar perdagangan narkoba.

Pada akhirnya, El Chapo bukan hanya tentang seorang pria yang menjadi raja narkoba, tetapi juga tentang konsekuensi dari kekuasaan yang diperoleh melalui darah dan kekerasan (RED)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPP Partai Golkar, Nurul Arifin, saat menyampaikan kata sambutan dalam diskusi bertajuk “Arah Kebijakan Geostrategi dan Geopolitik Indonesia” yang digelar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (8/5/2025).

    Nurul Arifin Soroti Peran MPO Golkar di Era Baru

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPP Partai Golkar, Nurul Arifin, membuka diskusi bertajuk “Arah Kebijakan Geostrategi dan Geopolitik Indonesia” yang digelar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (8/5/2025). Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia serta para tokoh nasional yang hadir. “Terima kasih […]

  • Wakil Ketua Komosi II DPR RI, Zulfikar Arse

    Soal Putusan MK, Zulfikar Arse: Saatnya Redesain Sistem Politik Nasional Daerah

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Zulfikar Arse Sadikin, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah. Menurutnya, keputusan tersebut membuka ruang lebar untuk mendesain ulang sistem politik Indonesia agar selaras dengan struktur pemerintahan yang diatur dalam UUD 1945. “Putusan MK ini […]

  • Pj. Gubernur Adhy saat menghadiri acara Do’a Bersama Pilkada Jawa Timur Tahun 2024 serta Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Lapangan Mapolda Jatim, Kamis (26/7) malam. Sumber foto : Pemprov Jatim

    Pj Gubernur Adhy Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SURABAYA, CUPLIKAN.CO.ID – Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, hingga penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, untuk bersama-sama menjaga kondusifitas di Jawa Timur pada tahun politik ini. Ajakan tersebut disampaikan Pj. Gubernur Adhy saat menghadiri acara Doa Bersama untuk Pilkada Jawa Timur 2024 yang […]

  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2024 di Monumen Nasional (Monas), Rabu (20/11/2024).

    Tragedi Sampang Berdarah, Gibran : Jangan Sampai Terulang, Pilkada Damai Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Gibran meminta seluruh pihak untuk belajar dari insiden pembacokan terhadap seorang saksi di Sampang, Jawa Timur, agar tidak ada lagi kekerasan terkait politik. “Jika ada potensi konflik, walau sekecil apa pun, segera selesaikan. Jangan sampai membesar […]

  • Pengamat Politik dan Militer Universitas Nasional, Selamat Ginting.

    Selamat Ginting Ingatkan Prabowo : “Publik Percaya TNI, Tapi Jangan Sampai Lupa!”

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Pengamat militer dan jurnalis senior Selamat Ginting memberikan pandangan kritis terkait penempatan militer dalam jabatan sipil. Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/5), Ginting menegaskan bahwa penguasaan jabatan sipil oleh militer tidak boleh menjadi kebijakan permanen dan harus dibatasi dengan tegas. “Misalkan ini hanya pergantian peran aja, jangan permanen,” ujarnya. Ia mencontohkan langkah […]

  • Peringatan Tragedi Trisakti Jadi Momentum Menjaga Demokrasi

    Peringatan Tragedi Trisakti Jadi Momentum Menjaga Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle DDY
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA, EDITORIA.CO.ID – Bangsa Indonesia kembali memperingati Tragedi Trisakti yang terjadi pada 12 Mei 1998, sebuah peristiwa bersejarah yang menjadi tonggak lahirnya era reformasi. Insiden tersebut dikenang sebagai salah satu tragedi kemanusiaan paling kelam dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Peristiwa itu bermula ketika mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi damai di tengah kondisi ekonomi dan politik nasional […]

expand_less